alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Cerita Tentang Penyiar Radio neh, Mau Baca?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfc9d4660e24b65548b4572/cerita-tentang-penyiar-radio-neh-mau-baca

Cerita Tentang Penyiar Radio neh, Mau Baca?

Cerita Tentang Penyiar Radio neh, Mau Baca?DIA BUKAN SI BOY
Dia siapa? Ih, dia Bukan Boy. Iyalah. Lihat itu Motornya saja gitu. Bukan Motor Sport. Motor Jadul. Motor Jaman Icikiprit, katanya. Lalu siapa dia? Lah, udah dibilang kan? Dia Bukan Boy.Aku tau, bakalan nggak menarik ceritain tentang dia. Kenapa? Karena dia bukan Si Boy. Gak segagah Boy pula. Gak setampan BoyDia kurus. Dia misterius. Itu mungkin yang membuatku tertarik menceritakannya....

Aku satu tempat kerja dengan dia. Aku anak baru. Banyak pekerja lama yang caper pasti. Kecuali dia. Saat pertama melihatnya di meeting. Bos mengenalkanku. Ada tiga anak baru. Satu cowok. Dan dua cewek; Aku dan Uut. Tapi saat dikenalkan Bos hanya dia satu satunya orang yang cuek dan acuh tak acuh. Bahkan ketika senior kerja bersalaman kepada anak baru,dia tidak. Dia tidak mengenalkan diri. Ini yang membuatku jadi penasaran. Kepada diaDia yang bukan Si Boy.

Sebagai penyiar baru, aku belum ON AIR. Masih latihan-latihan siaran dulu di ruang rekaman. Dan saat aku sedang latihan siaran itulah dia, Senior Unik itu tahu-tahu masuk ruang recording. Hanya bilang; 'aku mau pakai dulu.' Aku sebagai penyiar baru mengalah. Terus keluar dari ruang rekaman. Gak lama dia keluar, jadinya kan aku nanya; 'sudah, Mas? Oh, iya kita belum kenalan... Saya Mio....' Ah, tapi dia tak menyambut uluran tanganku dan berlalu begitu saja!


Kata Alfi, senior di radio yg kemudian karib denganku, dia, ya dia si senior yg tak mau berkenalan denganku, si acuh, cuek, memang Karyawan Anti Sosial di Radio ini. Tak berteman kecuali dengan OB Radio. Dan kata Alfi lagi, dia, ya dia, yang bukan Si Boy itu... Penyiar Radio yang siarannya jelek, gak punya Fans, tapi Durjana Pemetik Bunga. Mending jangan-jangan deket sama dia deh, kata Alfi.... Dia BAD BOY!


Aku bingung mau latihan siaran di Ruang Rekaman tapi dari tadi mic nggak juga bunyi-bunyi. Mau minta tolong kepada siapa? Alfi, senior yang karib denganku sedang pergi. El dan Uut nggak bisa membantu. Juga penyiar senior yang sedang siaran. Padahal hasil rekaman harus diserahkan ke Mbak Mer, Bosku. Saat putus asa... tiba tiba dia masuk Ruang Rekaman. Ya, dia yang bukan Boy itu. Lalu tanpa banyak cingcong dia betulin itu mic, tes suara, satu dua tiga. Sampai mic bisa bunyi. Aku sudah siap grak mengucap Terima Kasih, tapi dia, ya, dia Si Alien itu ngeloyor keluar begitu saja dari Ruang Recording

Waktu aku maksi sama Alfi bilang ke dia kemaren ditolongin Si Aliens waktu mau rekaman siaran tapi Mic Ngadat. Tapi Alfinya malah mencibir. Katanya, wajarlah Penyiar Senior bisa benerin Mic. Terus Alfi dengan ketusnya bilang kalau Si Aliens biar Penyiar Senior tapi Siarannya Jelek. Terus kalau siaran jumlah yang SMS dari pendengar yang kirim salam sedikit. Dia jg gak punya Fans!

Momen yg paling nggak ngenakin adalah saat meeting. Di Radio ada meeting mingguan. Dipimpin Mbak Mer. Sebagai Penyiar Baru, di saat meeting lah hasil Rekaman Siaran diperdengarkan di forum meeting dan aku, uut, el, siap untuk dibantai Penyiar Senior.
Minggu ini giliran rekaman siaran ku dievaluasi. Semua Penyiar Senior membantai ku yg membuat aku merah kuping. Bahkan Alfi yg kalau makan ku traktir pun ikut membantai. Hanya satu Penyiar Senior yg nggak membantai hasil rekaman ku.
Ya, dia. Dia Bukan Si Boy itu. Giliran dia ditanya Mbak Mer, dia bilang; 'suara penyiar begini yg belum pernah aku denger di radio ini. Metropolis! Selintas didenger mirip suara Dian Sastro. Soal kurang ini kurang itu, namanya juga masih Pemula. Asah terus. Keren kok....'


Sejak dia membela aku di Forum Meeting saat Evaluasi Siaran, aku jadi diam diam memperhatikan diaDia Penyiar yang nggak pernah kelihatan di studio pagi pagi. Jam 2 siang datang, langsung masuk ruang rekaman, lalu asyik sendiri dengan leptopnya.
Benar kata Alfi. Dia gak berinteraksi dengan Kru Radio yang lain kecuali dengan OB dan Mbak Mer, Bos Radio. Siaran dia malam hari. Biasanya sebelum siaran dia masuk kamar OB, dan keluar satu jam sebelum siarannya jam 21.00. Dan sampai hampir 3 minggu jadi Penyiar Baru di Radio ini, aku belum pernah diajaknya bicara!

Setelah sebulan masa training, dari ketiga Penyiar Cupu, Bu Mer memilih Uut yg lebih dulu layak Siaran. Aku dan El masih disuruh Siaran di Ruang Rekaman. 
Aku rada kecewa sih. Terus aku denger dari Alfi, kalau dia, Bukan Si Boyitu malah deket sama Uut sekarang. Malah suka nongkrongin Uut kalau siaran Piket hari minggu. Gosip-gosipnya malah sudah jalan bareng....
Diubah oleh donjuanpicisan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di