alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahasiswa Jadi Sasaran Perekrutan Teroris
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfc9767de2cf25a198b456a/mahasiswa-jadi-sasaran-perekrutan-teroris

Mahasiswa Jadi Sasaran Perekrutan Teroris

Mahasiswa Jadi Sasaran Perekrutan Teroris
Mudahnya pelaku terorisme dalam melakukan perekrutan berawal dari rasa keingintahuan yang tinggi dari calon targetnya.

Apalagi di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini yang berkembang pesat.

Media sosial dimanfaatkan para pelaku terorisme merekrut calon pengikut.

Berawal dari media sosial, terjadilah diskusi antara perekrut dan calon yang akan direkrut.

Hal ini disampaikan oleh Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Dr Badrus Sholeh Phd saat memberikan kuliah umum dan lokakarya kepada para mahasiswa program studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisip) Universitas Sriwijaya (Unsri).

Maka dari itu, Dr Badrus Sholeh menghimbau mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh terhadap perbedaan paham ideologi pelaku kejahatan terorisme.

Karena sasaran terorisme adalah orang-orang pintar, kalangan-kalangan intelektual dan orang terdidik.

"Diawali dari rasa penasaran dan keingintahuan. Sehingga berlanjutlah diskusi melalui jejaring sosial, diakhiri keinginan mereka untuk pergi berperang ke Iraq atau pun Suriah. Tentu itu tidak dibenarkan," kata Dr Badrus Sholeh.

Kegiatan kuliah umum berlangsung, Senin pagi (26/11) pukul 09.00, di gedung C Fisip Unsri Indralaya dan dihadiri Wakil Dekan II Fisip Unsri Ir Sofyan Effendi dan Kaprodi HI Dr Azhar serta para mahasiswa Prodi HI Unsri.

Puliah umum dan lokakarya yang bertema "Tindakan Pelaku Terorisme Lintas Negara di Asia Tenggara (internasional) atau "Foreign Terrorist Fighters and Returnees: Managing Security in Southeast Asia", Dosen UIN Dr Badrus Sholeh menjelaskan mengenai hubungan internasional terhadap kaitannya dengan tindakan terorisme lintas negara Asia Tenggara.

Parahnya saat ini para pelaku terorisme tidak hanya berkaitan dengan kaum laki-laki saja melainkan perempuan pun turut terjerumus kedalam hal-hal seperti demikian.

Karena diketahui baru-baru ini pelaku bom bunuh diri yang terjadi di tanah air, pelakunya melibatkan satu keluarga, diantaranya merupakan kaum perempuan ibu dan anak. Mirisnya apalagi berkaitan dengan Agama.

Dikawasan Asia Tenggara, ada 20 organisasi yang berkaitan dengan ISIS, dari 20 organisasi tersebut estimasinya lebih kurang 700-800 orang yang berasal dari Asia Tenggara ikut berperang ke Iraq dan Suriah.

Seperti di Afganistan ada organisasi Al-Qaidah, Asia Tenggara Jamaah Islamiah ISIS 2013-2015 jaringan ISIS, Asia Tenggara Katibah Nusantara, Philifina Abu sayyaf Group, Maute, ETC, Indonesia : JAD, JAT, JAK. Lanjut Dr Azhar, dari studi yang sudah dilakukan pihaknya ternyata banyak lubang-lubang yang membuat para pelaku leluasa melakukan tindakan terorisme di tanah air.

Maka dari itu peran Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Tahun depan nanti, pemerintah pusat bakal melibatkan 13 Kementerian yang bakal ikut serta bertanggung jawab dalam menangani masalah terorisme. Karena tidak hanya peran TNI dan Polri saja," ujar Dosen UIN Jakarta Dr Badrus Sholeh Phd.

http://palembang.tribunnews.com/2018/11/26/mahasiswa-jadi-sasaran-perekrutan-teroris-begini-cara-perekrutannya-menurut-dosen-uin-jakarta

Gitu...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Maka dari itu, Dr Badrus Sholeh menghimbau mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh terhadap perbedaan paham ideologi pelaku kejahatan terorisme.

Karena sasaran terorisme adalah orang-orang pintar, kalangan-kalangan intelektual dan orang terdidik.
Sasarannya orang pintar dan terdidik
Biasanya juga berduit

Jadi alasan terorisme karena kemiskinan dan kebodohan salah dong ? emoticon-Malu
itu mahasiswa pasti tempurung nya kosong
cukup di puter cuplikan film di yutub...orang dh bisa jadi teroris...
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Balasan post 54m5u4d183
Quote:

ideologi para terorist itu apa ya?
kok bisa beda beda gitu. padahal tujuannya jelas dan visi misinya terbukukan.

btw sampe skrg masih banyak kok yg sebut "terorist" itu sebagai "pejuang"

berawal dari berita model ganteng malaysia yg diberitakan tewas saat bergabung isis, gue lihat di yutub malay para yutubernya nyebut dia sebagai pejuang agama dan banyak yg mau daftar begituan.

gak cuma dimalaysia, indo juga sama.
katanya tentara "all$#&"


antara yg benar dan salah perbandingannya 50% vs 50%
antara yg diem dan beraksi juga sama.
antara yg ngaku damai dan membela agama jg sama

kembali ke perbedaan ideologi, kok bisa beda beda gitu ya?

emoticon-Thinking
makanya klo msh jd mahasiswa gak usah yg aneh2, lurus2 aja lah, pacaran, hepi2, dugem jgn lupa tuh ngobel kayak si uduy emoticon-Traveller
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Orang yang ingin menunaikan ajaran kepercayaan yang dipeluk oleh orang tersebut.
Jika memang ada di dalam doktrin kepercayaan tersebut mendukung kegiatan terorisme seperti yang sudah sering kali terjadi maka saya rasa tidak tepat menyalahkan pelaku terorisme.
Apalagi menurut thread ini banyak yang berlatar belakang pendidikan tinggi.

Saya pribadi memandang mereka sebagai korban yang sudah tidak dapat ditolong lagi.
Dan memang sudah selayaknya yang tidak dapat diperbaiki dibuang dan ditumpas

emoticon-terimakasih
Diubah oleh unicorn.phenex
Balasan post masdhekijunior
Quote:

emoticon-Wakaka

Ente ngomong ape?
Kagak ada perekrutan teroris di kampus
Itu cuma drama aje karena takut diganti..


Orang kaya kalau kuliah itu bawa mobil,bawa motor sport,mereka bikin genk sendiri,hidup foya foya,nongkrongnye di kafe,rata-rata kagak tertarik beragama macam orang-orang psi itu..
Mungkin maksud ente perekrutan teroris ateis bisa jadi tuh gan,tangan kanan komunis..
kagak pernah kuliah ye?
Opssss,ane lupa nastak kan otak kopong..
emoticon-Wakaka
Diubah oleh ooolala
rata2 mahasiswa yang direkrut jadi terroris itu agama apa gan?
apa random?

emoticon-Bingung

Kemarin ada anggota polisi ngebunuh ustad..
Dipecat,terus dendam ame polisi,bawa ketapel menyerang polisi,langsunh drama dimainkan and dituduh deh itu pecatan polisi sebagai anggota kelompok teroris,..
Padahal mah..?
emoticon-Cape d...
Balasan post ooolala
Quote:


Situ tanya aja dosen UIN yang di berita emoticon-Malu
Balasan post masdhekijunior
Quote:



Kagak ada perekrutan teroris,kalau perekrutan relawan jokowi itu nyata..
emoticon-Big Grin
Mungkin yang kagak mau jadi relawan itu dituduh teroris kali ye..

Yang ada itu;
1. Kemiskinan meroket di rezim don kowi
2. Pengangguran meroket di rezim dob kowi
3. Harga-harga meroket di rezim don kowi


Mantap!!
emoticon-Cool
Quote:


Idiologi dilawan dengan idiologi.
Balasan post ooolala
Quote:


ini info darimana ? grup wa atau fesbuk ?


gue minta link nya
mejeng di trit banyak komen sara.. emoticon-Big Grin
Pasti mahasiswa atheis emoticon-Big Grin
Kemarin toh kuliah umumnya emoticon-Ngakak.

Pernah punya pengalaman paling lawak semenjak kuliah di sini, di jalan antara gedung b fak ekonom dengan masjid arah mau ke pantai(kantin). Sering dipakai untuk parkir kendaraan mahasiswa maupun dosen, padahal ada rambu-rambu dilarang parkir dan koplaknya bus dosen fe kadang parkir di area tersebut. Setelah beberapa minggu kemudian, itu rambu2 kok hilang dan pas ane liat tuh rambu2 tiduran di tempatnya. Beberapa minggu setelahnya, ajaibnya tuh rambu2 hilang tak berbekas. Sudah mulai lelah barangkali. Sejak itu separuh jalan jadi parkiran emoticon-Ngakak

Inilah gambaran sedikit "perguruan tinggi" di indonesia. Benar-benar agent of changeemoticon-fuck.
Diubah oleh leenet


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di