alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfc7861529a45c02a8b4588/inilah-wujud-pemerataan-ekonomi-melalui-dana-desa-dan-dana-kelurahan

Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan

Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan



JPP, PALEMBANG - Geliat ekonomi terlihat di Desa Tampu Langit, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Dahulu, kondisi desa tersebut terbilang memprihatinkan bahkan terisolir. Hal itu disebabkan tidak adanya infrastruktur jalan menghubungkan pemukiman warga yang tinggal di RT1 hingga RT3 di desa tersebut.

Kini, desa tersebut mulai terbuka. Berkat dana desa yang disalurkan Pemerintah Pusat dan keseriusan aparatur desa serta masyarakat setempat memanfaatkannya, infrastruktur jalan pun mulai terbangun, kata Kepala Desa Tampu Langit Kasiati, sebagaimana yang dilansir Antaranews Kalteng, Senin. "Walau secara bertahap tapi pembangunannya mulai terlihat dan akan segera rampung di tahun 2019. Infrastruktur yang kami bangun yakni siring dan jalan untuk menghubungkan antara warga RT 1 dan RT 3. Di lokasi tersebut ada yang sering disebut masyarakat Luwaw Sima," jelas Kasiati.

Desa Tampu, hanyalah satu dari ribuan desa di tanah air yang ekonominya terangkat berkat dana desa. Hal ini, kata Presiden Joko Widodo, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah. Yakni, mewujudkan pemerataan ekonomi. "Pembangunan yang selama ini telah kita kerjakan dalam empat tahun ini orientasinya kita ubah, kita balik. Pembangunan dimulai dari desa," ujar Presiden pada Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Palembang Sport and Convention Center, Sumatra Selatan, Minggu, (25/11/2018).

Contoh lain adalah Desa Ponggok di Jawa Tengah. Dahulu dianggap desa tertinggal dengan masalah kemiskinan dan pengangguran menjadi sebuah desa yang memiliki nilai ekonomi tinggi dengan membangun infrastruktur desa penunjang pariwisata mata air untuk berenang dan menyelam.

Pemerintah desa setempat yang terletak di Klaten, Jawa Tengah, saat itu membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan Dana Desa sebesar kurang lebih Rp800 juta pada tahun anggaran 2017, kemudian satu tahun berikutnya dapat menghasilkan omzet sebesar Rp14 miliar. "Hasilnya, satu tahun bisa mendatangkan income Rp14 miliar. Ini menjadi kekuatan desa," ucap Presiden. 

Presiden mengajak desa-desa lainnya yang memiliki potensi serupa untuk belajar dan meniru apa yang dilakukan desa tersebut."Saya lihat banyak sekali desa-desa yang sangat indah yang perlu disentuh sedikit. Dengan Dana Desa, bisa jadi produk yang bisa dipasarkan dengan baik," tandasnya.

Alokasi Anggaran Dana Desa

Kenaikan alokasi anggaran untuk pembangunan desa setiap tahunnya menjadi salah satu indikasi bahwa pemerintah memang memprioritaskan desa sebagai program utama pembangunan. "Jadi, sampai tahun ini sudah Rp187 triliun kita gelontorkan ke desa-desa sebanyak 74 ribu desa yang ada di seluruh Tanah Air ini," kata Presiden seperti dikutip dari rilis resmi Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Dari pemanfaatan Dana Desa itu, sejak 2015 hingga 2017, tercatat sejumlah infrastruktur dan fasilitas desa dibangun secara masif. Sepanjang 123 ribu kilometer jalan desa, 11.500 posyandu, 18.100 PAUD, 6.500 pasar desa, hingga 791.000 meter jembatan berhasil dibangun dari Dana Desa yang disalurkan.

Melihat capaian tersebut, di sejumlah desa, infrastruktur jalan desa menjadi lebih baik dibanding sebelumnya dan dilengkapi dengan fasilitas penunjang lain seperti irigasi, embung, hingga fasilitas kesehatan seperti Posyandu. "Keinginan kita, semakin banyak perputaran uang yang ada di desa, kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat pesat. Ini teori ekonominya seperti itu," ucap Presiden.

Dalam perkembangannya, kota-kota menginginkan kucuran dana serupa yang didapatkan oleh desa. Pemerintah di tingkat kelurahan diharapkan dapat menyelesaikan berbagai persoalan perkotaan disebutnya yang kian kompleks.

Setelah empat tahun mengalokasikan Dana Desa, mulai tahun 2019 mendatang, pemerintah juga telah mengalokasikan Dana Kelurahan untuk mengakomodasi kebutuhan pemerintah-pemerintah kota/kabupaten. "Di kota, banyak yang lebih tidak baik daripada di desa kampung-kampungnya. Gunakan untuk drainase atau jalan di kampung-kampung yang ada di kota. Dana kelurahan kita arahkan ke sana karena kemiskinan di kota dan desa itu ada semua," pungkas Presiden.(keu)


Sumber : https://jpp.go.id/keuangan/investasi...dana-kelurahan

---

Kumpulan Berita Terkait KEUANGAN :

- Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan

- Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan Presiden Minta Raden Inten II Jadi Bandara Internasional

- Inilah Wujud Pemerataan Ekonomi Melalui Dana Desa dan Dana Kelurahan Temui Petani Lampung, Presiden Sampaikan Pentingnya Fungsi Bendungan

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di