alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Sedikit Saja, Cintai dan Hargai Dirimu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfc46e8dc06bde02a8b4578/sedikit-saja-cintai-dan-hargai-dirimu

Sedikit Saja, Cintai dan Hargai Dirimu

Mari bicara, dari hati ke hati. Tidak, ini bukan percakapan antara konselor dan klaien, buru BK dan murid bermasalah, dokter dan pasien rumah sakit jiwa. Ini hanya obrolan tentang hati yang porak-poranda, perasaan yang terluka disana- sini, jiwa yang berharap sedikit penghiburan setelah rusak sedemikian rupa. Maka santailah. Kau boleh menangis, jika mau. Tak perlu menahan dan menyembunyikan semuanya sendirian. Kau pun perelu melepaskan bebanmu. Tidak apa-apa. Tak akan ada yang memarahimu.

Apakah saat ini kau sudah sedikit tenang? Jika sudah kau boleh memulai kisahmu. Jangan khawatir, sekonyol apapun, tak akan ada yang meneretawakan ceritamu. Wajar, bukan, jika manusia melakukan hal-hal konyol dalam prosesnya untuk bertumbuh? Ya, tak perlu dijawab. Itu pertanyaan retoris. Kau benar lagi. Tak ada yang tahu luka macam apa yang kau alami. Karena memang tak seorang pun bisa melihat melalui matamu, berpikir menggunakan otakmu dan merasa dengan hatimu. Kau tak perlu berusaha membuat siapapun mengerti.

Dalam hati kau sudah memahaminya, bukan? Bahwa satu-satunya yang membuatmu tersiksa justru dirimu sendiri. Bahwa kau tak mampu bahagia karena dirimu sendiri yang tak bersedia mengijinkanmu berbahagia. Setelah sesuatu—yang entah apa—yang kau lakukan, kau merasa bersalah. Karenanya kau menghukum dirimu sendiri dalam rasa bersalah berkepanjangan. Tahukah kamu bahwa di luar sana ada yang akan bersedih jika mengetahui bahwa kamu terluka? Pernahkah terpikir olehmu bahwa entah dimana, dan siapa, seseorang merasa terluka ketika melihatmu tak bahagia? Kamu sama berartinya dengan yang lain. Jangan kurung dirimu dalam derita yang tak berkesudahan karena rasa bersalah. Itu tak hanya akan menghancurkanmu, tapi juga orang-orang yang peduli padamu. Tegakah kamu merusak mereka juga? Jika kamu merasa tak sanggup melepaskan belenggu itu demi dirimu sendiri, setidaknya lakukanlah demi mereka.

Pernahkah kau mendengar kutipan berbunyi “berbuat baiklah kepada dirimu, agar kau cukup bahagia untuk berbuat baik kepada dunia”? itu saran yang tak buruk untuk kau coba. Meski kau berusaha menyembunyikan cemberutmu di balik senyum ramah, rasa tak nyaman akan terus menghantui, seperti rasa gatal di hidung yang hanya tinggal tunggu waktu untuk menjadi bersin. “Topeng” senyum itu tak akan bertahan lama dan tentunya jelas terlihat bahwa lekukan di bibirmu itu sama sekali tak tulus. Kau tak akan pernah benar-benar berhasil membahagiakan orang lain jika dirimu tak bahagia.

Bukan berarti kau tak boleh bersedih. Tak ada yang mengatakan kau tak boleh terluka. Sedih, kecewa, marah, itu semua manusiawi. Semua orang pun tahu, taka da yang bisa terus-menerus berbahagia. Hidup semacam itu hanya ada di akhir cerita dongeng. Maka jika kamu memang sedih, sedihlah. Jika kamu kecewa, kecewalah. Jika kamu marah, marahlah. Kamu hanya perlu kembali. Ya, setelah semua emosi yang ingin kamu luapkan menemukan penyalurannya, kamu hanya perlu kembali pada dirimu, yang mencintai dan menghargai hidupmu.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di