alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pemerintah Pangkas Jatah Pupuk Subsidi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfbf56f60e24bec748b4567/pemerintah-pangkas-jatah-pupuk-subsidi

Pemerintah Pangkas Jatah Pupuk Subsidi

Pemerintah Pangkas
Jatah Pupuk Subsidi

Senin, 19 Nov 2018 11:05 |
Editor : Abdul Basri
Pemerintah Pangkas Jatah Pupuk Subsidi
MEMASUKI MASA TANAM:
Seorang petani mencangkul di
sawahnya di Desa Tunjung,
Kecamatan Burneh. (JUPRI/
RadarMadura.id)

BANGKALAN – Musim hujan
telah tiba. Sejumlah petani di
Bangkalan mulai menggarap
lahan pertaniannya. Sayangnya,
pemerintah malah memangkas
jatah pupuk subsidi.

Kasubbag Program Dinas
Pertanian Tanaman Pangan
Hortikultura dan Perkebunan
(Dispertapahorbun) Bangkalan
Moeh. Ridhwan membenarkan
bahwa pemerintah mengurangi
jatah pupuk subsidi. Hal itu
berlaku di semua wilayah di
Indonesia. ”Pengurangan
terjadi secara nasional, sama
semua se-Indonesia,” ungkap
dia Minggu (18/11).

Ridhwan menjelaskan,
berkurangnya jatah distribusi
pupuk subsidi karena produksi
pupuk banyak yang
menggunakan bahan impor.
Selain itu, nilai tukar rupiah
terhadap dolar juga
memengaruhi.

”Karena itu, pemerintah
mengambil kebijakan produksi
pupuk yang sangat terbatas,
sehingga jatah pupuk untuk
semua daerah dikurangi”
terangnya.

Dia berharap petani bisa
menggunakan pupuk subsidi
seefisien mungkin. ”Dengan
begitu, ketersediaan pupuk itu
mampu memenuhi luasan
tanam yang ditargetkan,”
harapnya.

Ridhwan meminta petani tidak
bergantung kepada pupuk
kimia. Dirinya berharap agar di
musim tanam seperti saat ini
petani menggunakan pupuk
organik. ”Sehingga pupuk
organik seperti kompos
mampu memenuhi kebutuhan
petani, ketika pupuk kimia itu
terbatas,” sarannya.

Disebutkan Ridhwan, terdapat
tiga jenis pupuk yang jatahnya
dikurangi oleh pemerintah
pusat. Yakni NPK, SP-36, dan
pupuk urea. Sementara untuk
pupuk jenis ZA justru jatahnya
ditambah.

Petani Kota Salak masih
banyak yang bergantung ke
pupuk urea. Padahal
menurutnya, pupuk ZA bisa
dijadikan sebagai pengganti
pupuk urea saat stok
berkurang. Ridhwan
mengimbau agar petani tidak
panik dengan kondisi
pengurangan jatah beberapa
pupuk itu.

Pihaknya berjanji akan meminta
Komisi Pengawasan Pupuk dan
Pestisida (KP3) supaya
memonitor lapangan agar
tidak terjadi kesalahan
pemanfaatan pupuk. ”Itu
sangat membantu kepada
petani kita dengan kondisi
pupuk yang sangat terbatas,”
katanya.

Meski sejumlah pupuk telah
dikurangi, Ridhwan optimistis
tidak akan memengaruhi
terhadap produktivitas
pertanian. ”Kami akan bekerja
keras dan berharap bisa
memenuhi produktivitas telah
ditargetkan,” janjinya.

Di tempat terpisah, anggota
Komisi B DPRD Bangakalan
Muchlis Assyuryani berjanji
akan memanggil
dispertapahorbun dan
distributor pupuk. Hal itu untuk
meminta agar pemerintah
turut andil dalam penjualan
pupuk di lapangan.

”Supaya tertib penyalurannya
dan jangan ada penyimpangan.
Sewaktu-waktu kita akan turun
ke distributor tingkat
kecamatan ” janjinya. (jup)
(mr/onk/bas/JPR)

https://radarmadura.jawapos.com/read...-pupuk-subsidi
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Org pintar tarik subsidi
Semoga dapat diangkat ke berita nasional ya, supaya isu pupuk yang bermasalah bisa lebih cepat dipahami dan dilakukan tindakan pusat bilamana memang daerah tidak mampu mengatasinya.
oh ini penyebab terjadi import beras krn gagal panen emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
Petani harus dimuliakan.
ngak terlalu masalah. cara subsidi yang menjual pupuk murah yang khusus (dibawah harga yang beredar di pasar) kepada petani memang lebih banyak buruknya, dan manfaatnya hanya sedikit sekali. kalau bisa cara subsidi seperti ini dihilangkan saja. karena yang paling merasakan manfaatnya adalah para mafia pupuk.
Diubah oleh kecapbasi
Pangkas jatah Pupuk

ujung ujungnya Import beras lagi emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
yang Petani butuhkan itu..

1. Harga bibit stabil
2. Harga pupuk terjangkau/stabil
3. Harga jual gabah stabil tidak tiba2 seminggu fluktuatif.. wong panennya ga mingguan.
4. Cuaca bersahabat alias tidak banjir
5. bibit varietas unggul bisa masuk ke seluruh wilayah tdk cuma di Jawa saja, bahkan di Jawa msh ada yg belum menjangkau..
6. potong distribusi tengkulak.
7. alih teknologi petani dari usia tua ke muda dan dari manual ke alat terbarukan.

masalahnya disitu2 saja sih..
subsidi2 macam traktor yg malah ga tepat sasaran atau subsidi harga pupuk yg malah bukan kena ke petani tapi ke pedagang pupuk kurang tepat
Diubah oleh anarchy0001
kalo jokowi yang pangkas gak papa
asal bukan sby
jokowi selalu benar
he he he


cakep nih cara pemerintah "memuliakan petani" biar gak nadah² ke pemerintah emoticon-Recommended Seller



emoticon-Traveller






×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di