alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fakta! Pekerja Asing di Indonesia Hanya 85,9 Ribu Orang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfbe7fd582b2ef5368b4567/fakta-pekerja-asing-di-indonesia-hanya-859-ribu-orang

Fakta! Pekerja Asing di Indonesia Hanya 85,9 Ribu Orang

Fakta! Pekerja Asing di Indonesia Hanya 85,9 Ribu Orang

ncoro

MATA INDONESIA, JAKARTA– Keberadaan pekerja asing di Indonesia kembali digoreng kubu oposisi. Mereka menuding, Indonesia sudah diserbu pekerja asing.

Pemerintah menilai perizinan Tenaga Kerja Asing (TKA) dipermudah untuk meningkatkan investasi, sementara pihak lain memandang kebijakan itu tidak berpihak pada tenaga kerja dalam negeri. Padahal kenyataannya tidak benar seperti itu.


Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia, Prof Ari Kuncoro mengungkapkan bahwa jumlah tenaga kerja asing Indonesia hanya 85.900 orang. “Jumlah ini kira-kira 0,067 persen tenaga kerja yang ada di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 0,03 persen atau sekitar 25.000 orang berasal dari Cina,” kata Ari menjawab MataIndonesia.id, di Jakarta, Senin 26 November 2018.


Menyoal 1,2 juta orang yang diduga TKA asal Cina, Ari menuturkan bahwa jumlah itu merupakan turis dan bukan pekerja asing. Jumlah itu bisa dilihat dari data-data yang masuk dari pelabuhan.


Ari pun menambahkan bahwa total tenaga kerja asing yang mencari rejeki di Indonesia masih sedikit, ketimbang Indonesia yang sudah mengirim 9 juta tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. 10 persennya bekerja di Malaysia dan 900 ribu orang di Cina.


“Pertanyaannya adalah apakah ada isu Indonesia menyerbu Malaysia dan Cina? Malah mereka tetap terima kan. “


Ia pun meminta semua pihak harus dewasa dan jangan paranoid dalam menyikapi TKA. Sebab, kata dia, kondisi saat ini merupakan hal yang biasa dalam pergaulan internasional yang sudah ada aturan mainnya.


“Jadi jangan paranoid juga ngeliat tetangga punya mobil baru mau juga, kita liatnya sebagai pergaulan aja. Ada azas reciprocal alias timbal balik, karena tanpa reciprocal kita itu malah tidak dihormati jadi kita fair aja. Kita buka untuk TKA, tapi apa yang bisa Anda lakukan untuk negara kami,” kata dia. (Yurinta Aisarah)


Sumber


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Mas2 ku, saya pikir jangan angkat isu tenaga kerja asing terus dong.
Mending bantu rencana saya, gini nih.
Mau lulusan sma, strata 1 atau s2. Fokuslah untuj mempelajari bahasa asing(selain english) aku rekomendasi jepang, jerman, sama prancis.
Lalu kejar sertifikasi toefl yabkalau bisa C1 (europe)dan N2(japanese).
Nah sembari proses jalan toefl belajar, tetap bekerja dan kumpulkan softskill sebanyak dan seahli mungkin dan selalu update CV anda.
Bilamana sudah merasa siap, coba apply kerjaan di negara2 tersebut.
Urgensi saya disini adalah negara2 tersebug dalam 30 tahunan mendatang akan banyaj memerlujan tenaga kerja karena kurang produktif citizennya.
Sudah basi indonesia diserang tenaga asing atau dijajah asing, sudah waktunya kita invasi eropa atau japan with our resource. Its our time, when the right time for us to retired. We will went back to indonesia with much money, and then you will have a happy ending old life.
Dont worry about girlfriend, soon we will find it by the time.
Intinya jangan terlena akan keadaan dan zona nyaman.
Dunia itu makin sempit, khususnya indo.
Fakta! Pekerja Asing di Indonesia Hanya 85,9 Ribu Orang
yang di ruko ga dihitung?
Balasan post l4d13put
Quote:


coba lu yg ngitung emoticon-Thinking
gw sih ga tau emoticon-Big Grin
Quote:


Kata Arif Puyono banyak tapi doi belum ngitung

Ampe capres aja impor dr mengleng..

emoticon-Marah
Quote:

Temen gue lulusan SMA, kuliah di Binus sama di Gunadarma gagal. Alhasil dia ikut les design grafis 6 bulan (24x pertemuan), di bulan ke 6 dia lulus dan dapat sertifikat. Pertahun ini dia udah 4 tahun kerja di sebuah EO dgn penghasilan 5/6jt-an perbulan, modal sertifikat itu. Jaman sekarang kerja itu gampang asal ada skill khusus terutama yg berkaitan dgn IT emoticon-Embarrassment
Quote:


Alhamdulillah turut senang dengan nasib temen agan, ya saya juga dan anda tentunya harud terus meningkatkan kapabilitas diri kita.
Tujuannya mungkin pekerjaan lebih baik, bonusnya ya tentu SDM negara kita will be better than before. Intinya kita mau berkembang.
Quote:


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


Yakin? Bisa maju itu gerombolan nasbung yang hoax sarumpaet aja didukung dokter emoticon-Ngakak ?
Quote:


Aku juga bingung mas'e.
Mbak hanum kuliah dokter itu susah loh, pusing baca buku kedokteran karena literature english atau luar semua ditambah biaya kuliah dokter sulit(terlepas dia itu dokter gigi sih). Kampus negeri aja dokter kena biaya minimal mahal loh, kampus Undip misalkan (saya anak sini) uang semester dokter palingmurah itu 7,5jt dan 17jt kalau gak salah paling mahal. Nah kalau mau swasta bisa Yarsi yang bisa 1 M.

Intinya saya bingung kok role model Anaknya Pak Amien Rais ini melakukan blunder sedemikian rupa.
Balasan post floriantito
Quote:


B.inggris lo aja salah..
Quote:


Haha gapapa, kemarin toefl gue masih 497. Kan masih belajar, ga percaya mau gua pm?
dari dulu memang ekspat di indonesia tidak pernah banyak, itupun (yang dari negara maju ya, bukan kelas-kelas pinoy ataupun afrika) untuk supaya mau tinggal di indonesia mereka minta syarat dibayar setara tinggal di afrika atau negara-negara high risk lainnya walaupun tidak semahal bayaran untuk tinggal di negara konflik perang.
Quote:


Ane kl ngobrol sm petinggi tempat kerja yg dr luar sono nyambung2 aja bre, apalagi kl lg ketemu bule cewek semok jg bisa diterima dg baik...tp toefl jelek emoticon-Frown minta tips bre biar toefl ane josss...ane pengen ke canada soalnya mau nebeng dosen ane emoticon-Big Grin
Quote:


Saya aja 500an terus mas, ya syarat bisa bagus sesuai dengan apa yang diomongin orang2 itu, kita diharuskan membiasakan baca berita luar, nonton film tanpa subtitle, sama untuk speakingnya disuruh ikut bimbel kayak LIA,
saya juga mau belajar juga lagi, english saya saja gak stabil. Huhu .


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di