alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Satu Jam Ditangkap, Dibina, dan Diberi Makan, 24 Pengemis Malah Kembali Beroperasi
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfbb97aded770b4538b4579/satu-jam-ditangkap-dibina-dan-diberi-makan-24-pengemis-malah-kembali-beroperasi

Satu Jam Ditangkap, Dibina, dan Diberi Makan, 24 Pengemis Malah Kembali Beroperasi

Senin, 26 November 2018 | 15:44 WIB

Satu Jam Ditangkap, Dibina, dan Diberi Makan, 24 Pengemis Malah Kembali Beroperasi

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Tim gabungan Pemerintah Kota Lhokseumawe menangkap 24 pengemis di sejumlah tempat dalam kota itu, Senin (26/11/2018).

Tim terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan dan Dinas Sosial, Lhokseumawe menangkap sejumlah pengemis di lampu merah, kafe,stasiun pengisian bahan bakar, dan sejumlah jalan protokol di Lhokseumawe.

Setelah ditangkap selama satu jam dan diberi pembinaan, pengemis itu diminta pulang, namun mereka tetap beroperasi di sejumlah tempat di Lhokseumawe.

Misalnya pengemis di Simpang Taman Riyadah, setelah ditangkap sejam kemudian kembali beroperasi di lokasi itu.

Kepala Satpol PP Lhokseumawe, Irsyadi, menyebutkan dari 24 orang tersebut, 23 orang diantaranya warga Kabupaten Aceh Utara.
Hanya satu orang warga Kota Lhokseumawe.

“Kami lakukan pembinaan, kami nasehati, kita beri makan siang. Lalu kami minta pulang ke rumah masing-masing. Kami juga serahkan data mereka ke Dinas Sosial Aceh Utara untuk dibina di sana,” kata Irsyadi.

Dia tak menutup kemungkinan pengemis itu tetap beroperasi walau sudah diminta pulang ke rumah masing-masing. Karenanya, sambung Irsyadi, razia intensif terus dilakukan.

“Tadi pagi kami tangkap, lalu kami minta pulang. Itu kan menganggu kenyamanan pengguna jalan dan menganggu kesehatan mereka juga. Untuk memastikan itu, kami akan razia sore ini lagi, besok dan lusa juga masih kami razia,” katanya.

Dia menyebutkan, dalam jangka panjang pengemis akan dibina dengan cara memberikan keterampilan. Agar mereka tak lagi mengemis untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Tahun ini belum kami lakukan pembekalan kemampuan kerja. Karena rumah singgah itu belum rampung. Tahun ini mungkin rampung, lalu diperlukan sarana dan prasarana, baru setelah itu kami bina dengan cara memberi pelatihan kemampuan kerja, agar mereka tak mengemis lagi,” pungkasnya.

Penulis: Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Editor: Aprillia Ika

Source: https://regional.kompas.com/read/2018/11/26/15444371/satu-jam-ditangkap-dibina-dan-diberi-makan-24-pengemis-malah-kembali

Mungkin yang ada di pikiran mereka "mending minta -minta di pinggir jalan, lumayan dapet duit biar cuma 100 perak. Daripada gk ngapa - ngapain..." emoticon-Traveller

P.s: kalo ada yang posting berita ini sebelum ane, mohon dihapus ya...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
jelas tinggal ngatungin tangan dapet duit brew
masalah mentalkah ini...? emoticon-Bingung (S)
kl udah watak malas mau lo bina gmnpum mau lo blg itu memalukanpun. selama duit malas itu lebih gampang dpt ya gk bakal tobat apalagi dpt dr ngemisnya setara gaji manageremoticon-Ngakak
mengemis itu klo hitung2an untung rugi adalah usaha yang paling menguntungkan. persentase keuntungannya gede banget. modal 0 keuntungan berlipat ganda. klo dah mental males ya akhirnya usaha pembinaan apapun gagal.
yg ditangkep kudunya yg ngasih duit, gak dapet duit gak bakalan ngemis tuh kaipang

emoticon-Ngakak
Kasih aturan larangan ngasih uang ke pengemis, melanggar denda emoticon-Malu
ya ampun nasbung emg ngerepotin
Satu Jam Ditangkap, Dibina, dan Diberi Makan, 24 Pengemis Malah Kembali Beroperasi
Diubah oleh kentutwangi22
ya begitulah mereka
Quote:


Setuju bray...
Apalagi kalo daerah operasinya lahan basah yang banyak orang..
Gaji UMR buruh mah lewat...
itulah para korban revolusi mental...


emoticon-Turut Berduka
Siapa bilang jadi pengemis tuh gampang????
Pikir lagi deh bang....

Setau ane...ditempat ane ada yg jadi pengemis, kerjaaannya jalan kaki, dari pagi sampe sore buat ngemis dari rumah kerumah, dari toko ke toko. Pertama liat sekitar taun 2007, sampe sekarang belum pensiun.

Ya jelas aja dapatnya banyak, karena jam kerja nya tinggi.
Belum lagi kalau di kaki mereka ada panel kilometernya, mungkin sudah puluhan kilometer yg mereka tempuh buat narik ngemis.
Dibutuhkan fisik yg prima setara Wolferine kali ya buat mereka
Belum lagi harus kuat nahan malu karena profesi mereka yg kaya gitu

Agan agan kuat gak fisik nya kaya mereka?kuat gak mental nya kayak mereka???

Kalau gak kuat, berarti si agan agan tuh masih WARAS.....

Masalah pengemis, kayaknya bukan lagi sekedar ngemis. Skarang dah jadi profesi

Inget artikel di Jawa Pos beberapa tahun lalu, dikota mereka cuma pengemis. Tapi di desa nya Rumah gedong, mobil CRV. Punya anak buah lagi.

Ngemis masalahnya ada di Mental pelakunya.
Walaupun sering di tertibkan, tapi di otak mereka kerjaan ngemis tuh halal, ya bakalan di lakoni sampai kapanpun, kaya contoh di atas

Mulailah dari diri sendiri, STOP kasih uang ke pengemis, mereka enggam sesusah seperti yg agan pikirkan.

Orang yg ane ceritain ngemis dari 2007 sampai sekarang tuh kalau pagi ngemis, siangan dikit sarapan Soto ayam, sore pulang belanja ke Indomaret. Dan maunya nerima uang minimal 500 rupiah. Dikasih dibawah itu bakalan di lempar balik ke yg ngasih...
#pengalaman ane pribadi
Balasan post khakhapu
Quote:


pengemis kalo di kasih 500 perak di balikin lagi "nih buat kamu aja" begitu katanya emoticon-Leh Uga
lho kok di acehtopia ada kemiskinan? berita bohong ini, hoax! merendahkan ummat !






emoticon-Wkwkwk
pengemis disitu kebanyakan ada paspornya, uang ngemis di pake buat jalan-jalan ke malaysia emoticon-Wink
Pekok kabeh asyuuuuu wuenak men, hidup terkadang tidak adil.
Tapi ojo jadi pengemis juga sampeyaan pekoooook.

Asyuuu kabeh
Quote:


pengalaman sama , udah ngemis ada minimal tarif yang di pasang ... padahal duit2 juga kok emoticon-Leh Uga
Nasbung kalo ga bisa dibina ya dibinasakan saja emoticon-shakehand
berita luar negeri ini emoticon-Bingung
mereka ga salah, ngemis duitnya gede. yg ngasih duit ke pengemis yg goblok. iya emang cuma 2 rebu.
Diubah oleh kamuhujat21
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di