alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mengapa PDIP Berlindung di Balik Politik Playing Victim?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfbb308dcd770c7058b4571/mengapa-pdip-berlindung-di-balik-politik-playing-victim

Mengapa PDIP Berlindung di Balik Politik Playing Victim?

Mengapa PDIP Berlindung di Balik Politik Playing Victim?

Usia demokrasi Indonesia mestinya sudah memasuki usia mature (dewasa). Dimana gagasan seharusnya yang menjadi corong mendulang suara. Faktanya berbeda, justru pola politik playing victim masih digunakan sebagai alat meraih simpati.

Sebagai contoh dalam kasus tersebarnya poster ‘Raja Jokowi’ di sejumlah daerah Jawa Tengah, yang dinarasikan PDIP sebagai upaya oposisi menjatuhkan petahana menjadi bukti sahih bagaimana politik playing victim mencoba dibangun.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto meradang dan menuding poster ‘Raja Jokowi’ merupakan black campaign untuk merusak nama Jokowi. “Atribut itu seolah mendukung kami, padahal bersifat black campaign,” ungkap Hasto, Selasa (13/11/2018) dikutip dari keterangan tertulisnya.

Sayang, narasi itu layu sebelum berkembang, setelah diketahui pelaku penyebar poster ‘Raja Jokowi’ adalah tim internal pendukung petahana sendiri.

Pertanyaannya, mengapa partai sekelas PDIP masih menggunakan strategi politik ‘playing victim’ dalam konteks Pilpres 2019? Bukankah berlindung di balik playing victim justru hanya akan mengkerdilkan kebesaran PDIP sebagai partai penguasa?

Baca Juga:
Poster ‘Raja Jokowi’ dan Terbongkarnya Skenario Politik Playing Victim
Narasi ‘Playing Victim’ PDIP di Balik Poster Raja Jokowi

Pengamat politik nasional, Ujang Komarudin saat dihubungi kantor berita online nasional NUSANTARANEWS.CO menjelaskan alasan mengapa politik playing victim langgeng di negeri ini? Ia menjawab karena berdasarkan tipologi sosial, masyarakat Indonesia adalah tipikal masyarakat yang memiliki tingkat rasa empati tinggi terhadap orang yang teraniaya.

“Indonesia kan terkenal dengan pemaaf, baik hati, dan selalu simpati kepada orang yang didholimi begitu,” kata Ujang, Minggu (18/11/2018).

Nah, playing victim dalam politik Indonesia sendiri, kata dia, dari pilpres ke pilpres selalu terjadi. Dirinya memberikan contoh dulu saat pilpres 2004, petinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sukses menerapkan politik playing victim.

“Misal zamanya pak SBY tahun 2004 lalu. Bagaimana Pak SBY bertanding melawan Bu Mega sebagai incumbent. Beliau (SBY) memperlakukan diri sebagai playing victim. Dan ternyata berhasil,” sambungnya.

Ujang menceritakan, ketika itu playing victim yang dimainkan adalah SBY didholimi Taufiq Kiemas (suami Megawati). Dimana SBY diminta untuk tidak kekanak-kanakan oleh Taufiq Kiemas.

“Nah ini sebenarnya buat (mendulang) simpati masyarakat kecil. Masyarakat ujung ujungnya kan akan memilih begitu. Ini terjadi pula pada Pilpres masa kini,” terangnya.

Dalam tatanan demokrasi yang mapan, gagasan merupakan modal paling penting bagi partai partai politik untuk mendongkrak elektoralnya. Dan tampaknya Indonesia saat ini masih sangat jauh dari kata mapan.

Pewarta: Romadhon Emka
Editor: Alya Karen

https://nusantaranews.co/mengapa-pdi...laying-victim/

jadi inget jaman penyerangan markas PDIP dulu 90an.serang sendiri dibela sendiri biar masuk berita.

PDIP pake orang yang sama dgn strategi usang.termasuk strategi sembako2an.

usang banget
Diubah oleh V8P
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
karena untuk menghadapi orang gila yah harus
Mana buku putih
Balasan post hainserr
iya, orang indonesia gila-gila . gitu maksud elo.

ga lulus SD ya hahaha
Inget kudatuli, kobannya gak dpt simpati dari megawatim.
Balasan post the.commandos
Mengapa PDIP Berlindung di Balik Politik Playing Victim?

partai tukang Bo ong.

sementara bonekanya ?
Mengapa PDIP Berlindung di Balik Politik Playing Victim?

huekkk
Ga kebalik?
Balasan post imba.ruiner
maksudnya apa cah? jangan melupakan sejarah..
lah orang yg harusnya bertanggung jawab di kasus perebutan markas itu malah dijadiin gubernur

kalau gak ada kasus perebutan kantor dpp pdi mega gak akan setenar itu
yah gan...masa gitu aja heran...partai isinya preman2 gitu ko, udah biasalah
Di hasut pak
pelecehan namanya
masa dari Negara Republik mau di jadikan Negara Monarki
Belum tentu Jokowi Nolak Juga buktinya gak di tabok emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
Balasan post pisangkepok008
karna biar terpilih lagi
Maunya sih unlimited periods. Tapi baru sekali koq amburadul gini emoticon-Cape d...
Balasan post hainserr
Nape gw merasa jawaban u yg paling masuk akal ya
Quote:


Lu org gilanya maksud gw
PDIP pro wong cilik, amat sangat merakyat.
luar biasa pro wong cilikkk emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di