alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mengenal 7 Perbedaan Cincin kimpoi dan Cincin Tunangan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfbb1e131e2e6f86d8b456c/mengenal-7-perbedaan-cincin-kawin-dan-cincin-tunangan

Mengenal 7 Perbedaan Cincin kimpoi dan Cincin Tunangan

Halo agan semua selamat datang, sebelum agan lihat THREAD ini  jangan lupa kunjungi HOT REVIEW dan SUKSES STORIES NYA di bawah ini DULU ya :





Cincin selain digunakan untuk mempercantik dan meningkatkan kelas sosial penggunanya juga memiliki fungsi sebagai simbol sebuah ikatan, baik itu ikatan pernikahan maupun pertunangan.

Bentuk cincin yang melingkar melambangkan sebuah ikatan yang tidak berujung, abadi, kekal dan selamanya. Layaknya, lingkaran yang tidak memiliki ujung, itulah yang diharapkan setiap pasangan saat menjalani sebuah ikatan pertunangan hingga menjalin sebuah pernikahan. Lalu bagaimana dengan lambang cincin pertunangan?
Memangnya ada bedanya? Jelas saja beda! Cincin kimpoi dan cincin tunangan sudah jelas memiliki perbedaan yang cukup jelas. Apa sajakah perbedaan dari keduanya? Berikut ulasannya:

1. Cincin tunangan

Spoiler for spoiler:


pada umumnya bersifat berdiri sendiri yaitu tidak harus selalu sepasang. Saat tunangan, para pria umumnya hanya memberikan sebuah cincin tunangan untuk dikenalan perempuan sebagai simbol bahwa kini ia telah terikat.

2. Cincin tunangan

Spoiler for spoiler:


adalah simbol sederhana yang menjadi penanda dari seorang pria kepada keluarganya bahwa ia telah siap secara finansial menikahi perempuan yang menjadi tunangannya. Cincin tunangan juga sekaligus menjadi simbol pengikat bahwa perempuan yang sudah menggunakannya sudah tidak lagi "terbuka" untuk pihak lain. Sedangkan cincin kimpoi menjadi simbol ikatan pernikahan yang menandakan kedua pihak telah sama-sama terikat dalam hubungan pernikahan.


3. Faktanya

Spoiler for spoiler:


 cincin tunangan bisa juga sekaligus menjadi cicin kimpoi maupun tidak. Untuk para pria yang yakin bahwa perempuan yang dilamarnya akan langsung berkata 'ya' dan sama-sama sudah berkomitmen untuk menikah, cincin yang diberikan bisa cincin kimpoi namun ikatannya tetap ikatan tunangan. Untuk yang belum yakin bahwa si wanita akan menerima pinangannya dan sama-sama berkomitmen menikah, maka pilihlah cincin tunangan terlebih dahulu.


4. Sebenarnya tidak ada aturan baku cincin kimpoi atau cincin tunangan. 

Spoiler for spoiler:


Namun bila semuanya sudah pasti, tidak ada salahnya untuk langsung memberikan cincin kimpoi untuk menghemat keuangan yang harus dikeluarkan.

5. Cincin kimpoi yang menjadi pembeda utama dengan cincin tunangan 

Spoiler for spoiler:


adalah tidak adanya berlian berukuran besar yang diletakkan di tengah-tengah cincin. Bentuk berlian biasanya lebih kecil, tidak menonjol, dan hanya bersifat sebagai pemanis.

6. Di negara barat seperti di Amerika
cicin tunangan biasanya dikenakan wanita di jari manis tangan kiri. Cincin bisa terbuat dari emas, perak, atau platina yang bertahtakan berlian berukuran sedang hingga besar ditengahnya. Pemilihan berlian sebagai bebatuan yang paling sering diletakan pada cincin tunangan ini melambangkan sebuah batu yang paling berharga dan dipercaya tidak akan habis dimakan oleh zaman. Sedangkan cicin kimpoi adalah cicin yang diberikan oleh pria kepada wanita dan sebaliknya, wanita kepada pria saat melangsungkan upacara pernikahan. Fungsinya sebagai simbol pengikat janji sehidup-semati.

7. Sebuah tren baru muncul yang disebut dengan stacking atau penumpukkan. 
Para pengantin wanita memilih untuk mengenakan kedua cicin bersamaan pada jari tengah dan jari manis. Sebagian lainnya menyatukan atau menumpuk kedua cicin tersebut menjadi satu dengan cara dipatri dan dikenakan bersamaan pada satu jari.


sumber :https://logammuliajewelry.com/dnews/720023/mengenal-7-perbedaan-cincin-kimpoi-dan-cincin-tunangan.html
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di