alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
BI Akui WeChat Pay China Telah Menjamur di Bali, Lalu?
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfb95a89478680b7e8b4573/bi-akui-wechat-pay-china-telah-menjamur-di-bali-lalu

BI Akui WeChat Pay China Telah Menjamur di Bali, Lalu?

Bank Indonesia (BI) buka suara mengenai maraknya pembayaran melalui dompet digital asal China, WeChat Pay di Pulau Dewata, Bali.

Terkini, Swiss - Belhotel Indonesia mengaku sudah menyediakan layanan tersebut khusus turis asal China. Sebanyak 5 dari 9 hotel dan resor yang dikelola perusahaan akan menawarkan sistem itu.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Causa Iman Karana pun membenarkan bahwa ada pembayaran di sejumlah merchant di wilayah Bali yang menggunakan WeChat Pay.


"Memang benar terdapat pembayaran dengan WeChat Pay di beberapa merchant di Bali, dan kami telah memonitor. Yang pasti quotasinya rupiah," kata Causa kepada CNBC Indonesia, Senin (26/11/2018).



BI Provinsi Bali pun mengaku sudah menyampaikan masalah ini kepada bank sentral pusat, untuk menunggu langkah-langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

"Kami dari BI bali telah menyampaikan info tersebut ke BI pusat," kata Causa.

Sampai saat ini, bank sentral belum bisa memberikan komentar mengenai pembayaran via WeChat Pay. Namun, salah seorang pejabat BI menyebut bahwa hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan.

"Belum boleh di Indonesia, kecuali kerja sama dengan bank BUKU IV," kata salah seorang pejabat BI yang enggan disebutkan identitasnya.

https://www.cnbcindonesia.com/fintec...r-di-bali-lalu

menjamur gan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Pengen Indonesia duitnya masuk Indonesia dahulu kayaknya supaya ada cadangan devisa walau sesaat.
pejabat BI yang gajinya fantastis itu nggak sempatkah mengurusi hal-hal beginian????
Belum boleh kok g ditindak?
kayak gede aja duitnya wisatawan china ampe diurusin sekelas BI emoticon-Big Grin
Wicet pan sama aja kayak pembayaran gopei, ofo, dll
Lantas dimana problemnya ?
Selain dengan Debt Trap policy melalui program OBOR, ternyata China juga memanfaatkan turis China untuk memasarkan produk-produknya secara ilegal.. Selain tidak mendapatkan visa, souvenir-souvenir yang dijual juga milik toko-toko milik warga negara China, pekerja di toko tersebut juga adalah warga negara China. Terus apa yang didapatkan Bali atas adanya turis China? Benar-benar penipuan dengan memanfaatkan bebas visa yang diberikan terhadap turis China.. Kasihan warga Bali..

emoticon-Najis


Sebenarnya peristiwa seperti di Bali ini juga banyak dilakukan oleh China di berbagai negara..



Quote:


emoticon-Ngacir
Diubah oleh dishfire
Balasan post caliber
Trus mustinya siapa dong bray kalo bukan BI ?
mudah2an ke depannya turis indonesia juga bisa bayar pakai go pay atau ovo kalau lagi belanja di negara tiongkok.
Quote:


kenapa gak lgsg ditindak?
beda perlakuan sama dompet bl, go-pay, dll yg lgsg ditindak karena blm ada ijin pdhl top up pakai rupiah sedangkan wechat pakai yuan
Quote:


Sibuk my nikmati gaji
perbedaannya,
org cina punya rasa nasionalisme yg tinggi.
pedagang cina disini rela duitnya masuk rekening di kampung halamannya
nanti buat belanja lg dr kampungnya pula, kirim kesini.
yg buat biaya hidup disini cukup sekedarnya aja

emoticon-Traveller

ibaratnya tipikal org tegal, gunungkidul.
mrk rela hidup sekedarnya di jkt.
yg penting dikampung halamannya, mrk sangat makmur
mrk bener2 niat mengeruk keuntungan dr jkt & dibawa ke kampungnya.

beda lagi ama org jawa lainnya,
sekali merantau, ya totalitas di tempat perantauan.emoticon-Big Grin
Diubah oleh yesknow
Balasan post yesknow
Itu tokonya milik warga negara China (Tiongkok) bukan milik orang Bali yang ber-etnis Chinese.. Pekerjanya juga warga negara China (Tiongkok).. Product-product yang dijual juga adalah product dari China (Tiongkok)..

Tiongkok menang banyak.. Sementara Indonesia dan Bali tidak mendapatkan apa-apa..

emoticon-Angkat Beer
Quote:


Diubah oleh dishfire
Balasan post dishfire
Quote:


yg salah yg bodoh.
knp mau dobodohin
emoticon-Ngakak
gpp dong mau bayar pake batu giok juga bisa asal sama2 setuju.
Asal jangan berak sembarangan aja.
Balasan post yesknow
Ada banyak online shopping (e-commerce) di China, akibatnya persaingan e-commerce di China pun sudah sampai berpenetrasi ke pedesaan di China sehingga mengakibatkan penjualan para online-shopping ini terus menurun tajam. Meskipun credit besar-besaran sudah diberikan kepada konsumen agar penjualan meningkat namun sales juga tetap turun.. Itu makanya 2 perusahaan besar online-shopping dari China, Alibaba dan JD.com pun terus mencoba menembus pasar Asia Tenggara termasuk Indonesia..

Namanya online shopping tentu saja tidak mengenal yang namanya batas waktu dan batas wilayah (area) dan tentu saja ini bisa mengakibatkan yang namanya mall, supermarket, minimarket, toko, grosir, warung, dan pasar bisa sepi bahkan bisa sampai tutup; dan tentu saja ini bisa mengakibatkan banyak pengangguran.. Tidak bagus buat ekonomi, terutama dalam jangka panjang..

Sebaiknya yang namanya e-commerce memang harus diatur, agar tidak sampai mematikan yang namanya Small Business atau Medium Business.. Namanya monopoli memang tidak bagus, di negara mana pun itu... Selain itu adanya perusahaan e-commerce asing ber-skala besar justru akan mengakibatkan product-product impor, yang sebenarnya tidak perlu, menjadi banjir di pasaran...

emoticon-Angkat Beer



Quote:

Quote:


Diubah oleh dishfire
BI Provinsi Bali pun mengaku sudah menyampaikan masalah ini kepada bank sentral pusat, untuk menunggu langkah-langkah selanjutnya yang akan ditempuh.

"Kami dari BI bali telah menyampaikan info tersebut ke BI pusat," kata Causa.

Sampai saat ini, bank sentral belum bisa memberikan komentar mengenai pembayaran via WeChat Pay. Namun, salah seorang pejabat BI menyebut bahwa hal tersebut seharusnya tidak boleh dilakukan.
lah kmrn bukannya teken kontrak ama BNI ya buat alipay dan wechat gitu....
jgn blg kasus yg paket murah bali itu lg yg di bahas.. kan udah diberitakan.. sengaja nyerempet kesana biar kesannya buruk kl dah legal emoticon-Ngakak
lagi2 ulah nguik nguik emoticon-babi tukang berak sembarangan, imigran gelap naik kontener emoticon-Imlek
Quote:


Bukan gedhe gan, tapi saking banyaknya wisatawan china yg berkunjung ke bali

Walaupun kebanyakan dari mereka itu PELIT
emoticon-Ngakak
Quote:


Man, nggak segampang itu warga negara China mainland beli tanah di Bali. Coba sini kasih liat akte tanah atau surat2 rumah kayak PBB atas nama siapa.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di