alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfb54a1c0d770dd648b4570/komnas-perempuan-harap-ruu-pks-segera-dibahas

Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas

Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas

JPP, JAKARTA - Komnas Perempuan menemukan banyak pengaduan dan kasus kekerasan seksual yang tidak tertangani dan terlindungi, karena ketiadaan payung hukum yang dapat memahami dan memiliki substansi yang tepat tentang kekerasan seksual.

Demikian disampaikan Ketua Sub Komisi Partisipasi Masyarakat Komnas Perempuan Mariana Amirudin, dalam Siaran Pers di Jakarta, Senin (26/11/2018). Pernyataannya itu disampaikan terkait kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan pada 2018.

Tak hanya soal payung hukum, Mariana menyebut, tidak dikenalinya kekerasan seksual yang melatarbelakangi kasus pelanggaran Pasal 27 ayat(1) jo, Pasal 45 UU ITE (dalam hal ini kasus Ibu Baiq Nuril di Mataram), sehingga perbuatan merekam dan dapat membuat akses orang lain atas dokumen elektronik yang dilakukan Baiq Nuril tidak dilihat sebagai akibat upaya membela dirinya sendiri atas kekerasan seksual secara verbal yang dialaminya. 

“Kondisi tersebut menggambarkan sistem hukum belum menjamin perlindungan bagi perempuan dari kekerasan seksual. Sistem hukum saat ini menunjukkan minimnya perlindungan terhadap korban dan pelanggengkan impunitas kepada pelaku,” terangnya.          

Menurut Mariana, kekerasan kepada perempuan juga terjadi di dunia maya. Akhir 2017, terdapat 65 kasus kekerasan terhadap perempuan di dunia maya tercatat yang dilaporkan korban ke Unit Pengaduan untuk Rujukan (UPR) Komnas Perempuan. 

Bentuk kekerasan yang dilaporkan, kata dia, cukup beragam dan sebagian besar masih dilakukan oleh orang yang dekat dengan korban, seperti pacar, mantan pacar, dan suami korban sendiri.

Luasnya akses dalam ranah dunia maya juga memungkinkan adanya pihak lain yang menjadi pelaku kekerasan, seperti kolega, supir transportasi online, bahkan orang yang belum dikenal sebelumnya (anonim). 

“Umumnya, korban berasal dari Jabodetabek atau kota-kota besar di Indonesia dan pada beberapa kasus melibatkan pelaku dengan kewarganegaraan asing atau berlokasi di luar negeri,” imbuhnya.      

Lanjut Mariana, hal ini menunjukkan kejahatan siber bukanlah bentuk kekerasan terhadap perempuan biasa. Tapi, sambung dia, juga kejahatan transnasional yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Dengan tren kekerasan seksual yang kian meningkat, Mariana mengaku, pihaknya mendesak eksekutif dan legalislatif untuk segera membahas dan mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dengan tidak mengabaikan hal-hal prinsip terkait pencegahan, hukum acara pembuktian, pemulihan dan perlindungan hak-hak korban;

“Presiden Republik Indonesia agar memberikan arahan kepada Pemerintah untuk memperhatikan kasus kekerasan seksual dalam proses penyusunan payung hukum agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual yang dibahas dan disahkan memiliki ketepatan substansi untuk membangun, menjaga, memelihara dan membantu ruang-ruang pengaduan untuk penanganan dan pendampingan korban kekerasan seksual dengan tenaga-tenaga ahli yang memiliki kapasitas yang memadai,” tandasnya.

“Masyarakat untuk secara terus menerus mengawal proses RUU Penghapusan Kekerasan Seksual termasuk juga melakukan kampanye #GerakBersama "Hentikan Kekerasan terhadap Perempuan" termasuk terlibat dalam mencegah kekerasan pada orang-orang dekat di ranah personal, domestik, komunitas, maupun negara ,” pungkasnya. (rri)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...segera-dibahas

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas Perempuan Indonesia Dukung KLHK Budayakan Wawasan Lingkungan

- Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas Prevalensi Hipertensi di Indonesia Hampir 40%, Menkes Meminta Masyarakat Hidup Sehat

- Komnas Perempuan Harap RUU PKS Segera Dibahas Puncak Hari Kesehatan Nasional, Kemenkes Kembali Ingatkan Pola Hidup Sehat

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di