alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Usulkan Pendirian Fakultas Kelapa Sawit & Fakultas Kopi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfb34c31a99754a5e8b4571/jokowi-usulkan-pendirian-fakultas-kelapa-sawit-amp-fakultas-kopi

Jokowi Usulkan Pendirian Fakultas Kelapa Sawit & Fakultas Kopi

Jokowi Usulkan Pendirian Fakultas Kelapa Sawit & Fakultas Kopi
21 November 2018

Jokowi Usulkan Pendirian Fakultas Kelapa Sawit & Fakultas Kopi

Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan saat membuka pameran Ideafest 2018 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (26/10/2018). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

"Negara kita ini memiliki kekuatan besar misalnya kelapa sawit, tapi sampai sekarang ini belum ada fakultas kelapa sawit. Ada yang namanya produk kopi, tidak ada di Indonesia ini (fakultasnya)."


tirto.id - Presiden Joko Widodo mengusulkan pendirian fakultas kelapa sawit dan fakultas kopi di perguruan tinggi di Indonesia.

Hal ini disampaikan Presiden di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan, Jawa Timur pada Senin (19/11/2018).

"Negara kita ini memiliki kekuatan besar misalnya kelapa sawit, tapi sampai sekarang ini belum ada fakultas kelapa sawit. Ada yang namanya produk kopi, tidak ada di Indonesia ini (fakultasnya)," kata Jokowi.

Presiden menyampaikan hal itu dalam acara peresmian masjid Kampus "Ki Bagus Hadikusumo" dan perubahan bentuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah serta peletakan batu pertama pembangunan menara atau tower Universitas Muhammadiyah Lamongan di kampus STIKES Lamongan tersebut.

Jokowi menambahkan bahwa luasnya lahan kelapa sawit dan kopi merupakan kekuatan besar Indonesia.
Jokowi Usulkan Pendirian Fakultas Kelapa Sawit & Fakultas Kopi
"Padahal kekuatan kita besar sekali. 14 juta hektare kelapa sawit kita, tapi kita enggak punya fakultas kelapa sawit. Kopi berapa hektare juta kita miliki, tapi tidak punya fakultas kopi," ujar Jokowi.

Presiden pun mengusulkan pendirian fakultas khusus yang mempelajari sekaligus mengajarkan proses produksi hingga pemasaran kopi.

"Cappucino itu yang mengeluarkan Italia, yang tidak punya jutaan kebun kopi. Kenapa kita tidak punya fakultas kopi yang mengurus mulai dari pembibitan, pemupukan, penanaman, diajari pascapanen, diajari bagaimana membuat produk, kemudian kita bisa membuat produk sendiri. Kapujowo, Kapugayo, kenapa tidak? Kopi kita ini enak-enak, tapi kita selalu menjualnya dalam bentuk raw material (bahan mentah), Tidak pernah kita memproduk dalam sebuah kemasan apalagi produk-produk akhir seperti cappucino," jelas Presiden.

Presiden pun meminta agar fakultas-fakultas yang ada di universitas dan perguruan tinggi merespons dengan merumuskan agenda riset yang baru.

"Inilah tugasnya universitas, fakultas. Fakultas sudah 30-40 tahun dari dulu kita bikin fakultas ekonomi, pertanian, sospol. Padahal ekonomi kita sekarang sudah berubah. Kenapa tidak ada fakultas ekonomi digital? " tegas Presiden.

Ia pun perjanji akan mendatangi universitas yang menyediakan fakultas ekonomi digital.

"Tapi enggak ada (fakultas ekonomi digital), padahal sudah berubah dunia sekarang. Jurusannya toko online misalnya. Kenapa tidak? Dunia sudah berubah," jelas Presiden.

Presiden mengatakan perkembangan teknologi juga membawa perubahan besar dalam jenis pekerjaan. Nantinya akan ada banyak jenis pekerjaan yang hilang digantikan dengan teknologi.

"Misalnya, tukang pos pengantar surat sudah tidak relevan lagi sekarang ini. Contoh kecil saja, tapi nanti akan banyak sekali. Mungkin ke depan profesi kasir dan tellerakan semakin tidak dibutuhkan karena berkembangnya e-banking. Hal-hal seperti ini harus direspons," ungkap Presiden. 

https://tirto.id/jokowi-usulkan-pend...ltas-kopi-dajN


-------------------------------

Itu para staff Presiden bidang Pertanian, mbok yaa presidennya dibisiki yang pas, bahwa keilmuan Kopi, Sawit, Coklat, Teh, Karet dan ilmu budidaya serta ilmu marketing produk pertanian itu, sudah terangkum dalam program studi Agribisnis di bawah fakultas pertanian, bahkan semenjak pak Jokowi masih kuliah di S1 di UGM dulu, sudah ada kok!

emoticon-Sorry
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
setau ane, problemnya di regulasi Kemenristek Dikti dan Tiap Universitas - aturan mendirikan Fakultas ribet

Presiden harus turun tangan emoticon-Smilie
akademi pendidikan selebram aja ada..
emoticon-Ngakak
Gini nih klo Presiden nya cuma tau cekrak cekrek.
Sekalian aja fakultas buzzer pemerintah!
sekalian lah: fakultas banjir; fakultas demo; fakultas ngibul
presiden cerdas, lanjut 2 periode.
makin melantur saja
gw setuju,, petani kopi skrg hanya bisa menanam dan petik tanpa bisa mengolah.. padahal harga olahan kopi jauh lebih tinggi dibanding kopi yg masih bentuk buah.. emoticon-Traveller
Quote:


itu lah knapa di sebut petani kopi
sama saja lu ngarep petani punya penggilingan padi trus buka restoran nasgor
Quote:


kog ga di kuot bre?
Quote:


Emang salah klo petani padi punya penggilingan padi dan restoran nasgor? emoticon-Traveller
Quote:


ga salah
tapi ga semua bisa
Quote:


Klo semua bisa apa juga salah? emoticon-Traveller
Quote:


salah?
Quote:


Salahnya dmn bong? emoticon-Traveller
Quote:


mana?
Quote:


Di komen di quote atau nggak di quote tetep bisa dibalas gan, bisa dilihat lewat pc, pasti ada notifnya. Kalau lewat aplikasi nggak keliatan.
Quote:


emoticon-Wkwkwk
Quote:


maksud gue, post lo kan biasanya di karungin

Quote:
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di