alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfb0cb898e31bee7a8b4584/menkominfo-imbau-media-arus-utama-terus-jaga-kepercayaan-publik

Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik

Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik

JPP JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, media arus utama (mainstream) di Indonesia telah terbukti memperoleh kepercayaan dari masyarakat sebagai penyaji informasi yang valid. Oleh karena itu, Rudiantara mengimbau agar pekerja media terus menjaga kepercayaan itu.

Hal itu terbukti dengan tercatatnya media arus utama di Indonesia dapat menduduki peringkat kedua di dunia yang memperoleh tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat sebagai pembacanya.

"Media mainstream di Indonesia meningkat 2 persen karena mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Kepercayaan itu yang mengantarkan media mainstream kita menerima penghargaan peringkat kedua di dunia setelah Tiongkok," ujar Menteri Rudiantara pada ajang Graduation Master Class Digital Financial Literacy 2018 and Media Massa Appreciation Night yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Citibank, di Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Oleh karena itu, Menteri Rudiantara menyatakan tingkat kepercayaan tersebut harus selalu dijaga media sebagai insan pers dengan memberitakan informasi positif serta mengedukasi berdasarkan akurasi data.

Menurut Menteri Rudiantara, perkembangan pesat era teknologi digital saat ini di seluruh negara-negara di dunia tidak dapat dipungkiri ikut berdampak kepada masifnya penyebaran berita bohong (hoaks) ke masyarakat.

Sehingga peran pers amat dituntut dapat memberikan informasi maupun kabar berita yang benar dan sesuai fakta datanya kepada masyarakat melalui media arus utama.

Guna mencapai keinginan tersebut, Menteri Rudiantara beranggapan, amat penting pelatihan ataupun pendidikan kepada Jurnalis sehingga dapat menunjang aspek kualitas maupun profesionalitasnya.

"Meningkatkan kualitas profesional Wartawan itu salah satunya melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Usaha yang patut diapresiasi karena Wartawan yang berkualitas telah melakukan training sejak dasar hingga level paling atas," kata Menteri Rudiantara.

Sementara, Ketua Umum AJI Indonesia Abdul Manan menuturkan, untuk meningkatkan profesionalisme Jurnalis, media memiliki peran strategis membangun kepercayaan kepada publik.

Manan menjelaskan, perkembangan era teknologi digital juga ikut memengaruhi kerja media untuk menyampaikan dan menyebarkan berita kepada publik yang tetap berkualitas serta mengedukasi.

"Digital komunikasi telah mendefinisikan ulang bagaimana suatu berita dikemas dan disampaikan kepada khalayak umum. Itu juga telah mengubah cara kami melayani klien dan nasabah. Semoga program ini dapat mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat melalui media dengan kualitas liputan yang terpercaya, edukasi, beretika serta dipertanggungjawabkan," ungkap Manan.

Program Graduation Master Class Digital Financial Literacy 2018 merupakan ajang pemberian penghargaan kepada Jurnalis dan media massa sebagai bentuk apresiasi terhadap karyanya dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.(kom)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...rcayaan-publik

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik BPPT Meraih Penghargaan ASEAN Engineering Achievement Award 2018

- Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik Menghadiri ABAC, Presiden Jokowi Bahas Pembangunan di Era Digital

- Menkominfo Imbau Media Arus Utama Terus Jaga Kepercayaan Publik Di Forum ABAC, Presiden: Penting! Bersikap Inklusif di Era Digital

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di