alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfad7dea2c06eef1c8b4567/maafkan-aku-tom

Maafkan aku tom

Halo semuanya emoticon-Peace ini adalah thread ku yang pertama
Jadi kalo terkesan kagak rapi thread nya mohon dimaklumin emoticon-Maaf Agan
===========
《Lanjut gan 》
==========
Terinspirasi dari sebuah kisah berjudul Gomen jerry
=++++++++++++++++++
Pada jaman dahulu kala ada seorang anak laki-laki memiliki sebuah perliharaan seekor biawak, dia selalu merawat nya setiap saat, namun dia harus pergi meningalkan biawak nya untuk pindah. Tapi sang biawak terus mengikutinya sampai akhirnya sang majikan bilang "diam lah aku akan kembali nanti". Ucap sang majikan kepada biawak, biawak itu segera menurutinya dan diam ditempat, kemudian sang majikan pergi. Sang biawak menunggu.terus menunuggu,hingga akhir hayat. Namun sang majikan tidak mengetahui hal itu dia sangat cemas sampai, dia mengujungi biawak yg bernama tom itu
Sesampai disana dia melihat sang biawak begitu mengenaskan kurus kering dan sangat lemas kemudian dia menangis "tidak mungkin" ucap sang majikan dengan penuh air mata.lalu seorang kakek mendekat dan dia berucap "bukankah dia sangat menyedihkan dia menunggu tuan nya hingga seperti itu..."."tapi ini tidak mungkin tom tidak mungkin mati"
"Tidak tom masih ada"."apa maksut mu dia tidak mungkin ada"."tidak dia ada di.......BELAKANG MU......!!!!Maafkan aku tomMaafkan aku tom
-Sekian-
-----------------------------------------
Jangan lupa emoticon-Cendol Gan emoticon-Rate 5 Star
Saya akan lebih senang jika gan tidak memberi emoticon-Lempar Bata
Dan jangan lupa share emoticon-Jempol
Diubah oleh Bungkussaja
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
akoh maapin kok emoticon-Malu
Part 1


Sudah sangat klise rasanya memberikan alasan tentang mengapa akhirnya aku jadi wanita simpanan dan panggilan. Uang. Itulah alasan satu-satunya, atau paling tidak yang paling utama. Jutaan wanita panggilan di dunia ini bekerja untuk yang satu itu. Uang. Tak lebih tak kurang.

Tetapi tidak semua wanita panggilan berawal dari kebutuhan akan uang. Aku kehilangan keperawananku 8 tahun yang lalu, bukan karena aku butuh uang. Aku memberikan keperawananku karena orangtuaku yang membutuhkan kepastian. Entah kepastian apa, tetapi mereka selalu bilang bahwa aku harus hidup layak, karenanya harus menikahi seseorang yang memiliki kepastian. Seorang pemilik perusahaan besar. Orangtuaku menganggap perusahaan adalah salah satu bentuk kepastian, padahal akhirnya perusahaan juga bisa bangkrut. Tiga tahun setelah perkimpoian itu, Arman -suamiku- tewas dalam kecelakaan lalulintas. Ia pulang dari sebuah pertemuan pemilik saham dalam keadaan mabuk. Pertemuan itu sendiri konon sangat kacau, karena berakhir dengan kesepakatan untuk tidak melanjutkan perusahaan yang dibebani hutang jutaan dollar. Suamiku tewas oleh galaunya sendiri, setelah sadar bahwa ia tak bisa mempertahankan perusahaan yang diwarisinya dari orangtuanya.

Kehidupan ekonomi ku langsung hancur. Orangtuaku minta maaf, tetapi untuk apa minta maaf kepadaku? Orang tua Arman ikut terpukul, karena suamiku adalah anak laki-laki tunggal. Kakak dan adiknya semua telah menikah, ikut suami-suami mereka hidup jauh dari sini. Orangtuaku maupun orangtua Arman sama-sama tak bisa menanggungku lagi. Untunglah kami belum punya anak, karena Arman belum mau punya anak.

Kehidupan psikologis ku juga hancur. Terutama karena aku terlalu bodoh membiarkan diriku bergantung sepenuhnya kepada suami. Aku tidak tahu, sampai sekarang, apakah aku mencintainya. Tetapi aku menggantungkan diri kepadanya, luar-dalam. Ia adalah pria pertama yang hadir dalam kehidupanku. Aku baru berusia 17 waktu menikah, dia berusia 26. Selama sekolah, aku belum pernah pacaran, walau selusin lebih teman pria berusaha mendekati. Aku cuma pernah sekali dicium, itu pun karena si nakal penciumnya menipu ku dengan pura-pura akan berbisik. Aku tak menikmati sama sekali ciuman yang cuma 2 detik itu.


bersambung....
oke gan
Quote:


kentir emoticon-Ngakak
Quote:


Anjay malah stensilan bangemoticon-Ngakak
Balasan post kena.semprot
Quote:


Makasih ini adalah kisah inspiratif dan sangat menyentuh :v sekali lagi terima kasih gan
Note: Walaupun kagak gua baca semuanya
Balasan post zeenanju18
Quote:


Sip deh gan kalau begitu emoticon-Ngakak
Balasan post zellim
Quote:


Makasih gan udah maafin emoticon-Frownemoticon-Big Grin


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di