alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfaa72d9e7404f4548b4576/menteri-eko-pendamping-desa-salah-satu-pilar-penting-pembangunan

Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan

Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan

JPP, SEMARANG - Peningkatan kapasitas pendamping desa terus dilakukan pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan di desa-desa. Pendamping desa juga diperlukan dalam upaya pendampingan program dana desa dan program inovasi desa.

"Pendamping desa ini kan salah satu pilar yang sangat penting untuk pembangunan desa. Desa-desa perlu pendampingan dan kapasitasnya kita tingkatkan terus," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat memberikan arahan pada acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa se-Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Kamis (22/11/2018).

Dia melanjutkan, dana desa pada tahun depan lebih banyak dipakai untuk pemberdayaan masyarakat, karena peningkatan Sumber Daya Manusia sangat penting, dan pemberdayaan ekonomi desa. Dengan adanya pendamping desa ini diharapkan bisa memunculkan potensi dan inovasi di desa-desa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa.

"Kita bisa mencontoh desa-desa yang BUMDes-nya sukses, sekarang sudah banyak BUMDes yang membayar pajaknya lebih besar dari dana desa yang diterima. Nah ini kita copy, kita tularkan melalui pendampingan pendamping-pendamping desa supaya disampaikan ke perangkat dan masyarakat desa binaannya masing-masing," jelasnya di hadapan para pendamping desa.

Lebih lanjut Ia mengatakan, pelatihan kepada pendamping desa ini terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pendamping desa. Salah satunya untuk menggenjot program inovasi desa. Karena dengan inovasi desa, desa-desa lebih cepat maju.

Contohnya seperti di Desa Kutuh, Bali. Karena inovasinya membelah tebing yang awalnya untuk budidaya rumput laut, ternyata bisa menjadi jalan ke pantai dan menjadi desa wisata dengai Pantai Pandawa-nya.

Tahun lalu sekitar 1 juta wisatawan yang berkunjung dengan penghasilan desanya dari BUMDes/ Badan Usaha Milik Desa Adat (BUMDA) sebesar Rp34 Miliar, penghasilan bersih Rp14 Miliar, dan Pajak 3 Miliar, padahal dana desanya Rp800 juta.

"Dengan bursa inovasi desa, keberhasilan desa lain kita copy. Kalian tinggal ambil saja dari media sosial, website kemendesa.go.id, atau inovasidesa.kemendes.go.id ada ribuan video contoh pemberdayaan ekonomi seperti desa-desa wisata. Saya yakin inovasi-inovasi ini akan membantu pertumbuhan ekonomi di desa-desa dan membantu pendamping desa jadi pengusaha-pengusaha di masa datang," paparnya memberi semangat dan optimisme.

Selain itu, Menteri Eko juga mendorong para pendamping desa untuk menjadi pengusaha-pengusaha di desa. 

"Kalian tidak mungkin jadi orang kaya karena jadi pendamping desa. Tapi kalian bisa kaya karena pernah menjadi pendamping desa. Gimana caranya? Kalian para pendamping desa tahu potensi desa. Akan ada banyak peluang di desa. Saya berharap kalian lihat kesempatan di desa untuk peluang-peluang usaha di desa. Saat ini Kemendes  PDTT dengan World Bank sedang membangun bagaimana mendidik jiwa entrepreneur Pendamping Desa," tegasnya.

Dia pun mengungkapkan bahwa pendamping desa bisa berkontribusi pada pengembangan ekonomi berupa BUMDes. 

Pemerintah membentuk PT Mitra BUMDes Nusantara bekerja sama dengan BUMDes membentuk PT Mitra BUMDes Desa yang nantinya akan menyalurkan pupuk, sembako, dan lain sebagainya ke warung-warung, desa-desa, dan bisa kerja sama juga dengan Pertamina melalui pompa-pompa bensin, kemudian Indo grosir serta E-commerce. 

"Kalian bisa lihat peluang-peluang itu. Kalian bisa bikin satu usaha," ujarnya.

Terkait kontrak pendamping desa, Menteri Eko mengungkapkan ada sekitar 40 ribu pendamping desa yang sudah mendapatkan pelatihan dari pemerintah dengan biaya 2 Triliun, yang akan terus ditingkatkan kapasitasnya.

"Jadi jangan takut kontrak diputus kalau berkinerja baik, kita juga supaya tidak memulai mendidik lagi dari nol kalau rekrut lagi pendamping desa yang baru. Saya lebih butuh pendamping desa, ketimbang pendamping desa butuh saya," pungkasnya.

Acara Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pendamping Desa se-Provinsi Jawa Tengah ini dilaksanakan dari tanggal 19-23 November dan dihadiri sekitar 1.380 pendamping desa serta 141 Pelatih dari Tenaga Ahli. Pelatihan ini melingkupi isu-isu pengembangan inovasi desa dan mempertegas posisi pendamping desa. (des)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/pembangun...ng-pembangunan

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan Dana Desa 2019 Fokus pada SDM, Wapres: Menjaga Keseimbangan Kota-Desa

- Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan Program Profesor Kelas Dunia Memperkuat Inovasi dan Publikasi Ilmiah

- Menteri Eko: Pendamping Desa Salah Satu Pilar Penting Pembangunan Kejar Target 10 Besar, Pemerintah Rancang Insentif, Indeks dan Inovasi Industri 4.0

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di