alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Presiden Didesak Copot Budi Gunawan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfa7cbf9e7404973f8b4568/presiden-didesak-copot-budi-gunawan

Presiden Didesak Copot Budi Gunawan

Presiden Didesak Copot Budi Gunawan
 RABU, 21 NOVEMBER 2018 , 01:33:00 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO


Presiden Didesak Copot Budi Gunawan
Budi Gunawan/Net

RMOL. Presiden Joko Widodo didesak untuk mencopot Kepala Badan Intelijen Negara, Jenderal (Pur) Pol Budi Gunawan, sebagai bentuk tanggung jawab atas pernyataan instansinya.

"Copot Kepala BIN (Budi Gunawan) karena sudah merugikan nama baik BUMN yang sudah dikelola secara baik oleh karyawan BUMN," papar kata Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu. Arief Poyuono, Selasa malam (20/11).

Desakan pencopotan Budi Gunawan oleh Arief adalah sebagai respons pernyataan BIN soal temuan 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme yang didapat dari hasil survei oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) Nahdlatul Ulama.

"Karena tuduhan BIN tersebut, berdampak negatif terhadap kinerja BUMN yang sudah sangat bagus saat ini," tambah Arief. 

Arief pun mengungkapkan akan mengerahkan seluruh karyawan BUMN untuk berdemo ke kantor BIN mendesak pencabutan pernyataan tersebut dan Presiden segera mencopot Budi Gunawan.

"Jika tidak ada respons, kami akan mengkonsolidasi kawan-kawan pekerja BUMN untuk melakukan aksi demo kepung kantor BIN," demikian Arief. 

https://politik.rmol.co/read/2018/11/21/367186/Presiden-Didesak-Copot-Budi-Gunawan-

Aktivis HAM: Jangan Sampai BIN Menjadi Offside
 MINGGU, 25 NOVEMBER 2018 , 14:40:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA



Presiden Didesak Copot Budi Gunawan
Foto: Net

RMOL. Badan Intelijen Negara (BIN) adalah lembaga yang menaungi pekerjaan yang sifatnya kledestein. Karenanya informasi hasil kerja BIN seharusnya hanya bisa diakses oleh pihak yang terbatas.

Sekretaris Jenderal PAHAM Indonesia, Rozaq Asyhari mengingatkan, pasal 29 huruf b UU 17/2011 menyebutkan bahwa produk inteljen merupakan pertimbangan pemerintah dalam mengambil keputusan. 

"Jadi hasil kerja BIN bukanlah konsumsi publik," terang Rozaq menanggapi informasi Jurubicara BIN, Wawan Hari Purwanto bahwa ada puluhan penceramah radikal. 

Rozaq Asyhari juga mengingatkan bahwa kerja BIN harus profesional, jangan sampai informasi yang tidak akurat justru membuat publik menjadi gaduh. 

"Adanya klarifikasi bahwa yang radikal adalah penceramahnya, bukan masjidnya. Ini seolah menunjukkan bahwa informasi yang disampaikan tidak sepenuhnya akurat," tutur pengacara publik dari lembaga bantuan hukum PAHAM Indonesia tersebut.

Publik kemudian semakin bertanya, ketika disampaikan bahwa kesimpulan itu diambil dari hasil survei. 

"Kenapa lembaga sekelas BIN menggunakan hasil survei. Bukankah seharusnya BIN menyediakan informasi yang sepenuhnya dapat dipercaya dan kebenarannya dikonfirmasi oleh sumber lain, atau informasi berjenis A1," kritiknya. 

Menurut dia, sebaiknya ada perhatian khusus dari Presiden untuk memperbaiki tata kelola lembaga ini. Sehingga mereka akan bekerja sebagaimana tugas yang diberikan oleh UU 17/2011 tentang Inteljen, khususnya di pasal 29. 

"Jangan sampai masyarakat menilai lembaga ini sudah offside atau melakukan tugas di luar kewenangannya," tutup doktor alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia tersebut.

https://politik.rmol.co/read/2018/11/25/367888/Aktivis-HAM:-Jangan-Sampai-BIN-Menjadi-Offside-


--------------------------------------

Panglima TNI sudah diganti, KSAD juga sudah, Kapolri sebentar lagi, terus Ketua BIN giliran berikutnya?


emoticon-Ultah
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
KASKUS[color=#000000]
1 thread 1 berita.

Locked.
×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di