alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfa6a44d44f9f62718b458c/sebelum-dugaan-korupsi-kemah-dahnil-sebut-koruptor-adalah-penista-agama-sesungguhnya

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
Prabowo Subianto dan Dahnil Anzar Simanjuntak. (Foto: Twitter @Dahnilanzar)

JURU bicara tim kemenangan Prabowo-Sandi,Dahnil Anzar , kini ikut-ikutan diperiksa Polda Metro Jaya terkait dugaan korupsi kemah.

Kabar paling terbaru Dahnil Anzar mengembalikan uang Rp 2 milliar ke Kemenpora usai kasus dugaan korupsi kemah statusnya naik ke penyidikan.

Kasubdit Tipikor Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan mengatakan Dahnil baru saja mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kemenpora berkaitan acara tersebut.

"Dahnil mengembalikan Rp 2 miliar ke Kemenpora. Hari ini mengembalikan," tutur Bhakti di Mapolda Metro Jaya, Jumat (24/11).

Namun demikian, polisi tak membeberkan alasan Dahnil mengembalikan uang tersebut setelah kasus itu naik ke tahap penyidikan. Padahal, kegiatan itu berlangsung pada tahun lalu.

Bhakti menyebut total anggaran Kemenpora untuk kegiatan kemah tersebut berjumlah Rp 5 miliar. Uang itu terdiri dari dana untuk GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah.

Terdapat dua proposal yang diajukan ke Kemenpora guna mencairkan dana sebesar Rp 5 miliar.

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan video call dengan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Rabu (11/10/2017). (TRIBUNNEWS/THERESIA FELISIANI)

"Rp 5 miliar, untuk kegiatan itu nilai anggaran Rp 5 miliar. Dibagi jadi 2 proposal. Satu proposal itu ada yang 2 miliar ada yang Rp 3 miliar. GP Ansor kemarin sudah terklarifikasi, kita cek di Kemenpora segala macem. Tapi kami klarifikasi di lapangan ternyata kita temukan ada perbuatan malhukum, makanya kita lagi sidik dan itu kan udah gelar sama BPK juga," ujarnya.

Dahnil diperiksa karena tandatangannya tertera di Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan yang proposalnya terpisah.

"Yang tandatangan ketua panitia (Ahmad Fanani), mengetahui Dahnil Anzar. LPJ-nya satu-satu karena masing-masing pihak mengajukan LPJ masing-masing. Makanya dari GP Anshor kemarin sudah terkonfirmasi dan sejauh ini memang klarifikasi itu kita masih agak benar," katanya.

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
Ketua PP Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak (tengah) bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Bhakti pun menilai ada kejanggalan saat Dahnil diketahui baru saja mengembalikan uang sebesar Rp 2 miliar ke Kemenpora berkaitan acara tersebut.

Ia mengaku tak mengetahui secara pasti alasan Dahnil mengembalikan uang itu.

"Yang aneh baru hari ini. Dia (Dahnil) bilang ada pengembalian Rp 2 miliar," ucap Bhakti.



Klarifikasi Dahnil Anzar

Dikutip dari tribunnews.com, Dahnil Anzar sudah pernah buka-bukaan terkait tudingan korupsi yang dituduhkan kepadanya.

Bahkan Dahnil Anzar mengonfirmasi hal tersebut bersama Ketua panitia acara kemah Pemuda Islam Indonesia, Ahmad Fanani yang merupakan Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Ia menyatakan bahwa acara itu diinisiasi oleh Menpora Imam Nahrowi yang mengkhawatirkan adanya potensi konflik horizontal akibat meluasnya isu anti Pancasila, anti toleransi dan tudingan bahwa Pemerintahan Presiden Joko Widodo anti Islam. Oleh sebab itu Menpora mengundang Dahnil bersama Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut untuk mendiskusikan membuat suatu acara yang bisa meredam isu tersebut.

"Jadi sekitar bulan September itu Pak Menpora, Pak Imam Nachrowi, 2017. Itu mengundang saya, telepon saya, kemudian mengundang saya untuk hadir di rumah beliau, untuk diskusi. Begitu kira-kira. Saya datang ke sana, ternyata di rumah Menpora, sudah ada Gus Yaqut, Ketua Umum GP Ansor. Kemudian kami berdiskusi di situ," ujar Dahnil di Mapolda Metro Jaya, Jumat (23/11) malam.

Sebelum menerima ajakan Menpora, Dahnil terlebih dahulu mendiskusikan hal itu kepada petinggi Muhammadiyah. Mereka pun mengatakan kepada Dahnil agar berhati-hati.

"Kata bapak-bapak Muhammadiyah, yang disampaikan juga oleh bapak Haedar, menyampaikan, 'tapi hati-hati dan waspada, kami hanya khawatir kalian dikerjai'. Kira-kira begitu," ungkap Dahnil.

Singkat cerita, Dahnil pun menyanggupi ajakan Kemenpora dengan mengajukan program kegiatan yang disebutnya pengajian akbar GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah. Lalu, ditunjuk lah Ahmad Fanani sebagai ketua penyelenggara.

"Kemudian dari situ, dari proposal yang disampaikan oleh timnya Mas Fanani, mewakili Pemuda Muhammadiyah. Itu Pemuda Muhammadiyah diberikan fasilitasi untuk memobilisasi peserta sekitar Rp 2 miliar. Nah kemudian sedangkan GP Ansor Rp 3 miliar plus 500 juta. Jadi Rp 3,5 miliar," ungkapnya.

Sementara itu, Ahmad Fanani menjelaskan dalam proses perjalanannya, baik dia maupun Dahnil sempat meminta agar pihak Kemenpora sendiri yang turun tangan mengelola anggaran kegiatan. Namun demikian hal tersebut tak memungkinkan lantaran terbentur prosedural.

"Pertama kami minta bentuk program saja, kemenpora yang jadi panitia kami hadir saja. Ternyata alokasi anggaran dari Kemenpora itu langsung alokasinya untuk organisasi kepemudaan. Jadi itu harus masuk ke kami. Setelah itu kami diskusikan kembali kemudian kami coba minimalisir risiko," ujar Fanani.

Alokasi anggaran kemudian terbagi menjadi dua, dimana GP Ansor bertindak sebagai pengelola dana penyelengaraan acara, sedangkan PP Pemuda Muhammadiyah sebagai pihak yang mengelola anggaran terkait mobilisasi.

"Akhirnya kami ajukan seminimalisir mungkin, untuk penyelenggaraannya teman-teman Ansor yang berlaku mengelola dana penyelenggaraan itu. Pemuda Muhammadiyah hanya praktis anggaran untuk mobilisasi saja," tuturnya.

Ia pun kecewa karena kasus tersebut dinilainya menyudutkan PP Pemuda Muhammadiyah.

"Kami upaya ikhtiar tidak, menerima duit itu dalam bentuk cash, sampai akhirnya anggaran itu kami terima sebatas mobilisasi massa. Kemudian hari ini seolah apa yang di-framing kalau Pemuda Muhammadiyah melakukan korupsi. Ketum kami dituduhkan. Padahal beliau secara teknis tidak banyak terlibat secara langsung," jelasnya.

Oleh karena itu tuduhan korupsi yang menyudutkan pihaknya selama ini dinilainya terlalu berlebihan lantaran baik ia maupun Dahnil tak berniat melakukan acara tersebut hanya demi uang semata.

"Kalau hari ini tuduhan terkait korupsi, korupsi apa yang disampaikan? Yang pertama kita tidak punya sama sekali niat. Kami bukan pihak yang mengajukan, inisiasinya dari Kemenpora dan kami justru ditagih-tagih pada waktu itu. Motif kami bukan uang, tapi murni karena itikad kami sebagai organisasi kepemudaan. Pemuda muhammadiyah sebagai salah satu organisasi pemuda Islam terbesar di republik ini," kata Fanani.

Apel dan Kemah Kebangsaan Pemuda Islam Indonesia digagas oleh Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) dan GP Ansor. Acara itu diadakan pada 16-17 Desember 2017 di area Candi Prambanan, Yogyakarta.

Acara yang bertema ‘Pemuda Hebat Jaga Bumi’ ini diikuti sekitar 20 ribu dari Kokam, GP Ansor, Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) dan organisasi kepemudaan lainnya. Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kemenpora.


Koruptor Penista Agama

Tapi jauh sebelum kasus dugaan korupsi kemah ini mencuat, ternyata Dahnil Anzar pernah mengucapkan sesuatu terkait korupsi yang cukup menohok.

Dikutip dari Kompas.com, Dahnil Anzar Simanjuntak pernah menegaskan bahwa koruptor adalah penista agama yang sesungguhnya pada acara penutupan Tanwir PP Pemuda Muhammadiyah di Tangerang, Banten, Rabu (30/11/2016), yang turut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Dahnil mengungkapkan, dalam Tanwir ke-I PP Pemuda Muhammadiyah ini dihasilkan sejumlah komitmen, di antaranya yakni merawat integritas dan kejujuran.


http://wartakota.tribunnews.com/2018...uhnya?page=all





*Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Anzar Pernah Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Iya in aja dah
Dia ngatai dirinya sendiri kah?
Maling teriak maling sudah lazim di negara ini. Pelihara jenggot kambing dan bikin jidat gosong buat menutupi kelakuan bejatnya jg sdh lazim di negara ini. Jd jgn kaget.

Sdh di bilang pada akhirnya akan muncul binatang2 munafik iblis setan berkedok manusia suci dan berkedok agamis
Berbalik menyerang jidatnya sendiri yang kopong emoticon-Ngakak (S)
Quote:
Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya

Kalo situ yang minta maaf kok gak diproses?????
Diubah oleh nyairara
joss

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya

Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya

sangat memojokkan emoticon-Stick Out Tongue


Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya


makanya punya mulut jangan asal mangap emoticon-Peace
Diubah oleh wololoduar
Kasus korupsinya gimana yah?
Dari berita yg gw baca gak ada yg menjelaskan dimana kasus korupsinya.
Balasan post aganaganaga
Quote:


nah iya itu gan, ane juga baca beritanya gak ada kasus korupsinya.
apa mungkin uang 2M yang dikembalikan setelah 1 tahun acara selesai? atau setelah pemeriksaan KPK kemudian uang 2M nya baru dikembalikan? Kalau tidak ada pemeriksaan KPK berarti uang 2M tidak dikembalikan?
Dasar munafik!!!!!!! emoticon-Blue Guy Bata (L).....Tuhan mboten sare...siapa salah pasti ga bener.
Balasan post aganaganaga
2 milyar bagi organisasi sebesar muhamadiyah juga gak banyak.

Bukan berarti duit itu dikorupsi..
Artinya semua biaya yg keluar untuk acara kemarin itu ditanggung semua oleh muhamadiyah sendiri..

Jadi kalau polkis masih mencari2 celah untuk mengatakan ini ada masalah hukum ya gak bisa lagi..

Lo baca berita yg bener deh.

Kasus ini diusut oleh polkis..bukan KPK.
Penampilannya agamis sekali.. Agamanya jangan dibawa ya, ini murni individu..
emoticon-Leh Uga
Balasan post pocong.212
Quote:


Satu persatu munafikun munafikan bangchad itu jatuh dipermalukan emoticon-thumbsup
ngomong gk ada isi ya begitu..jadi bumerang
jadi gini.. nunggu panas

apakah uang bisa membuatmu bahagia?
Sebelum Dugaan Korupsi Kemah, Dahnil Sebut Koruptor Adalah Penista Agama Sesungguhnya
dijebak Gendruwo.... sabar ya mas.... emoticon-Wkwkwk
kalo katanya rekan sekoalisi ini adalah rekayasa Allah emoticon-Big Grin
Diubah oleh twintower911
bagaimana rasanya dimahokkan ? emoticon-Leh Uga
Quote:


https://m.detik.com/news/berita/4315...a-kemah-pemuda
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di