alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bfa390112e257231c8b4588/harga-minyak-anjlok-pertemuan-opec-dipercepat

Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat

Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat
Menteri Energi Rusia Alexander Novak (kiri), Presiden konferensi OPEC dan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih (tengah), dan Mohammed Barkindo (kanan).
Harga minyak merosot hingga hampir 8 persen ke level terendah lebih dari setahun. Pertemuan Negara-Negara Eksportir Minyak (OPEC) akan dipercepat guna membahas strategi menahan kejatuhan lebih lanjut.

Dilansir dari Reuters, Jumat (23/11), harga minyak mentah Brent turun $0,96 AS menjadi $62,52 per barel. Di sesi perdagangan sebelumnya, harga Brent sempat tertekan lebih dari $1 per barel. Sementara, harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) merosot lebih dari $1 per barel sebelum akhirnya ditutup melemah $0,78 menjadi $53,85 per barel.

Tekanan terhadap harga minyak itu didorong kekhawatiran melimpahnya pasokan yang menyebabkan produsen utama mempertimbangkan pemangkasan produksi. Pasokan minyak yang dipimpin produsen Amerika Serikat tumbuh lebih cepat dari pada permintaan.

Turunnya permintaan, menurut Associated Press, dikarenakan kekhawatiran terhadap melemahnya pertumbuhan perekonomian dunia. Pelemahan tersebut bisa mengakibatkan menurunnya permintaan terhadap minyak.

Persediaan minyak di beberapa negara juga mengalami kenaikan. Inventori minyak Singapura, menurut The Star, lebih tinggi 13 persen dibandingkan empat pekan sebelumnya, meski jumlah impor turun 18 persen. Artinya, permintaan menurun.

Sementara persediaan di AS, dikabarkan Reuters, naik 7 persen dibandingkan tahun lalu.

Pertemuan para anggota OPEC rencananya dilakukan pada 6 Desember nanti di Vienna, Austria. Namun pertemuan tersebut diupayakan dipercepat menjadi akhir November di sela konferensi G20 di Buenos Aires, Argentina.

Putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang memimpin organisasi eksportir minyak terbesar dunia telah bekerja sama untuk mengelola pasar minyak selama dua tahun terakhir. Keduanya berencana untuk berada di ibu kota Argentina tersebut pada akhir pekan depan.

Bloomberg mengabarkan, kedua negara tengah mempertimbangkan opsi pemangkasan produksi dalam rentang 1-1,4 juta barel pada pertemuan 6 Desember mendatang,

Namun pemerintah AS dikabarkan meningkatkan tekanan kepada Arab Saudi dan OPEC untuk tidak menurunkan jumlah produksi mereka.

Penurunan jumlah produksi akan berdampak pada kembali naiknya harga minyak mentah.

Presiden AS, Donald Trump, dalam cuitan di akun Twitter-nya pada Rabu (21/11) sore, bahkan meminta agar Arab Saudi dan dunia menurunkan kembali harga minyak tersebut.
Oil prices getting lower. Great! Like a big Tax Cut for America and the World. Enjoy! $54, was just $82. Thank you to Saudi Arabia, but let’s go lower!
— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) November 21, 2018
"Saya berharap Presiden Trump akan membahas kisaran harga optimal dengan Putra Mahkota Muhammad bin Salman dan Presiden Putin di G20," kata Bob McNally, presiden konsultan Washington, Rapidan Energy Advisors LLC dan mantan pejabat energi Gedung Putih dilansir Bloomberg.

Minyak mentah AS bakal lebih banyak di pasar seiring dengan terurainya kemacetan pipa AS pada paruh pertama 2019. Kenaikan produksi minyak AS telah melampaui kapasitas pengangkutan tambahan minyak mentah.

Para analisis menduga turunnya harga minyak dunia itu terkait dengan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, warga negara Arab Saudi yang juga kolumnis Washington Post.

Wartawan yang kerap mengkritik kebijakan putra mahkota Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman--populer disebut MBS--itu dibunuh di Istanbul, Turki, oleh "pasukan liar" yang beberapa di antaranya adalah pengawal sang pangeran.

Badan intelijen AS, CIA, dilaporkan telah menyimpulkan bahwa pasukan tersebut diperintahkan oleh MBS. Kesimpulan itu didapat setelah Direktur CIA, Gina Haspel, juga harian AS The New York Times, mendapatkan bukti suara dari rekaman saat terjadinya pembunuhan yang dibagikan pemerintah Turki.

Dalam rekaman tersebut terdengar salah seorang pembunuh berkata dengan perintah "bilang ke bosmu...". Orang yang disebut "bos" dalam percakapan itu diduga kuat adalah MBS.

Trump pun memanfaatkan turunnya harga minyak dunia itu dengan menegaskan bahwa Arab Saudi adalah sekutu besarnya. Presiden AS itu mengisyaratkan pihaknya tidak akan menghukum putra mahkota Saudi atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pelaku pasar berpendapat, sang Pangeran mungkin tidak dapat menentang keinginan Trump untuk menurunkan harga minyak setelah Gedung Putih membelanya dari tuduhan CIA.

Jika OPEC memutuskan untuk memangkas produksi pada pertemuan bulan depan, harga minyak bisa pulih, kata para analis.

"Kami perkirakan OPEC akan mengelola pasar pada 2019 dan menilai kemungkinan kesepakatan untuk mengurangi produksi sekitar '2-in-3'. Dalam skenario itu, harga Brent kemungkinan pulih kembali ke $70-an," ahli strategi komoditas Morgan Stanley Martijn Rats dan Amy Sergeant menulis dalam sebuah catatan kepada klien.

Jika OPEC tidak memangkas produksi, harga bisa bergerak jauh lebih rendah, berpotensi terdepresiasi menuju $50 per barel, pendapat Lukman Otunuga, Analis Riset di FXTM.

Ekonom menilai neraca perdagangan Indonesia hingga akhir tahun ini akan diselamatkan oleh harga minyak yang terus melemah. Pasalnya, defisit utama neraca perdagangan Indonesia dan melemahnya nilai tukar rupiah salah satunya disebabkan karena naiknya harga komoditas dunia ini.

Direktur Riset Centre of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah kepada CNBC Indonesia (24/11) mengatakan penurunan harga minyak ini bisa menyelamatkan neraca perdagangan Indonesia pada akhir tahun. Harga minyak yang tinggi adalah salah satu penyebab utama defisit perdagangan dan melemahnya nilai tukar rupiah.

Piter memperkirakan neraca perdagangan pada kuartal keempat akan surplus walau tipis.
Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...pec-dipercepat

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat Petaka pernikahan anak di Indramayu

- Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat Kebijakan impor Solar B20 rawan celah korupsi

- Harga minyak anjlok, pertemuan OPEC dipercepat Dahnil dan dugaan penggelembungan dana kemah

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di