alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mafia Paket Murah Disikat, Konjen Tiongkok Lega Bukan Main, Bilang…
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf8f0a912e2575e4b8b4568/mafia-paket-murah-disikat-konjen-tiongkok-lega-bukan-main-bilang

Mafia Paket Murah Disikat, Konjen Tiongkok Lega Bukan Main, Bilang…

Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT), rupanya, merespons kasus pariwisata Bali dijual murah oleh mafia Tiongkok.

Kemarin Konjen RRT di Denpasar Gou Haodong bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Jaya Sabha, kemarin (23/11).

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) yang memimpin penertiban mafia Tiongkok juga hadir.

Gou Haodong didampingi Wakil Konjen RRT Chen Wei, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali AA Gede Yuniartha Putra dan Ketua PBC PHRI yang juga Ketua BPPD Badung IGN Rai Suryawijaya.

Gou Haodong mengaku lega mengetahui ketegasan gubernur dan wakil gubernur untuk menertibkan usaha-usaha pariwisata ilegal yang ada di Bali.

“Pengusaha yang telah melakukan tindakan ilegal harus ditertibkan, kalau tidak akan merusak pariwisata Bali,” kata Konjen Gou Haodong.

Menurut Gou Haodong, oknum pengusaha pariwisata ilegal merugikan baik untuk wisatawan Tiongkok begitu juga untuk citra Bali sebagai daerah pariwisata.

Ia mengatakan low season wisatawan Tiongkok di akhir tahun ini bisa menjadi momentum bagus untuk melakukan penertiban oknum yang mengambil keuntungan berlebih.

Gou berharap, penertiban kepariwisataan ini bisa segera dilakukan bukan saja untuk pengusaha Tiongkok namun juga semua praktik pariwisata ilegal lainnya.

“Kami mewakili pemerintah Tiongkok menyampaikan sikap kami mendukung peningkatan hubungan antara Indonesia dan Tiongkok. Apa yang dilakukan pengusaha ilegal bisa merusak hubungan kedua negara,” kata Gou.

https://radarbali.jawapos.com/read/2...an-main-bilang

lega gan
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Masak indo kalah.
Bikin paket ke xinjiang yg paket hemat

Jualan agama lagi dg etnis uighur

Pangsa pasar PA 212

Quote:
Itu namanya punya moral.. bisa bedain yang baik dan yang buruk.. jangan mentang-mentang segolongan, buruk juga di belain..

emoticon-Cool
tinggal bikin aturannya aja kok ribet pake mewek2 di media.

turis indo ke cina aja wajib ikut aturan mrk..

emoticon-Traveller
Keuntungan berlebihan ?

Untung ga berlebihan , tp memanfaatkan objek wisata indo tanpa memberikan keuntungan berarti . .
Bahkan uang yg dikeluarkan turis tidak msuk indo . .
Quote:
gak heran
Basa basi busuk
Semua kegiatan orang menlen kan dipantau konjen. Apalagi yg sampe buka usaha segala

Ini triknya cem utang ke menlen. Utang dari sono, pekerja n bahan baku dari sono, gaji langsung ditranfer ke sono

Jadi g heran utamg besar2an tapi g ada uang muter di sini
fencitraan tifu2 ala taikers menglen. banned aja turis menglen komunis PKC!
Banyak yg nggak ngerti persoalan sebenernya.. emoticon-Big Grin terutama di grup2 FB.

Ceritanya begini:
Ada sebagian travel2 nakal dari cina yang mensubsidi liburan ke Bali bagi orang cina. Mafia2 ini talangin dulu biaya pesawat dan hotel.
Lalu mereka jual murah paket wisata Bali ke orang2 cina. Dijual dengan harga sangat murah demi menarik peminat. Orang2 cina yg membeli paket2 murah ini sebnarnya yg kena tipu.

Mafia2 ini menutup kerugiannya dengan mengajak turis2 ini berbelanja di toko2 mereka sendiri. Jadi selama tur di Bali kegiatan utamanya belanja, mengunjungi objek2 wisata hanya sesekali saja. Lucunya barang2 yg dijual sama sekali tidak berhubungan dengan pariwisata. Misalnya kasur, bantal, peralatan makan dsb. emoticon-Big Grin Ane ngakak aja liat wisatawan diajak belanja spring bed emoticon-Big Grin. Harganya juga lebih mahal dari toko2 biasa.
Kalo wisatawannya belanja ya mafia untung, kalo nggak belanja mafianya buntung. Makanya ada istilah turis cina dimarahi agennya sendiri karena nggak belanja emoticon-Big Grin

Duit yg masuk ke hotel dan objek2 wisata harganya tetap sama kok. Tidak ada yg dipermurah.

Ada 2 pihak yg dirugikan dengan adanya praktek ini. Pertama tentu saja wisatawan cina yg tertipu. Waktu dan duit mereka habis cuma buat jalan2 di negara lain tapi mampir ke toko2 doang. Yang kedua Bali, namanya jadi tercoreng karena disangka Bali itu cuma ada toko2 saja, semua yg dilihat di brosur2 dan internet itu disangka tidak nyata. Jadi mereka yg ketipu menyebarkan kampanye negatif ke Bali.

Kalo masalah turis tidak membeli suvenir di toko lokal tentu ini sudah rejeki masing2. Turis bule juga tidak semuanya beli suvenir.

Meskipun ada praktek seperti ini, tidak semua turis cina dibawa oleh mafia kok. Mereka yg bepergian dengan travel agent bonafid atau pergi secara individual biasanya spend money jauh lebih banyak. Rata2 mereka nggak tau harga, jadi main hajar aja berapapun harga yg ditawarkan. Tipe seperti ini biasanya jarang nawar.

Bodohnya orang2 di FB pada menggiring opini menyangka negara dan presiden yg menjual murah paket wisata ke Bali. emoticon-Big Grin
Padahal turis cina yg ketipu ini nasibnya sebelas dua belas dengan orang Indonesia yg membeli paket umroh di travel abal2. Masih mending lah turis cina ini berangkat. Nah orang kita diem mulu di rumah, sedangkan duitnya habis dipake gaya hidup si pemiilk travel. emoticon-Big Grin
Quote:


komen yg kayak gini harusnya diperbanyak biar kaskuser pada ngerti . Bukan komen yg sok jadi pakar pariwisata , yg nyuruh bikin aturan aneh aneh .


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di