alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Indonesia Ladang Produksi Road Movie, Riri Riza: Sayang tak Banyak yang Suka
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf8aeabde2cf2704e8b456c/indonesia-ladang-produksi-road-movie-riri-riza-sayang-tak-banyak-yang-suka

Indonesia Ladang Produksi Road Movie, Riri Riza: Sayang tak Banyak yang Suka

Indonesia Ladang Produksi Road Movie, Riri Riza: Sayang tak Banyak yang Suka

PILIHANRAKYAT.ID, JAKARTA - Sineas sekaligus Sutrada film Riri Riza berpandangan Indonesia sebagai ladang yang subur untuk pembuatan film bergenre perjalanan atau road movie. Karena bagi dia negeri ini memiliki kekayaan budaya dan lanskap alam yang menarik.

Riri mencontohkan jika seseorang mengadakan perjalanan di Pulau Jawa ia akan menemui keragaman bahasa dalam rentang waktu yang dekat.

“Dalam satu jam perjalanan saja kita akan menemukan cara berbicara yang  berbeda-beda di setiap tempat,” kata Sutradara Kulari Ke Pantai (2018) ini dalam Diskusi Film bertema Mengemas Travel Dalam Film yang digelar terkait Festival Film Tempo, di Ruang & Tempo, Gedung Tempo, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat, (23/11/2018).

Melimpahnya panorama alam, ragam tradisi dan budaya Indonesia, baginya ganre road movie ini justru tak begitu banyak dibuat di sini.

“Sayang pembuat film kita tak banyak yang suka perjalanan,” kata Riri.

Sementara itu, seorang programer, Lisabona Rahman yang turut berbicara dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa, film Genre road movie berawal dari sebuah film dokumenter yang diproduksi pada 1927.

Lalu setelah perang dunia kedua, kata Lisabona, film-film fiksi perjalanan juga berbicara tentang kepahitan perang dan sebagainya.

Dalam perkembangan selanjutnya, film perjalanan menjadi reflektif karena tidak sekedar menunjukan perpindahan fisik karakter, tapi juga transformasi mental dan psikologis. Lisabona menunjuk film berjudul Journey to Italy (1953) (dibintangi  Ingrid Bergman dan Roberto Rossellini) sebagai salah satu tonggak jenis ini.

Editor: Didik Hariyanto
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Ane termasuk yg kurang suka road movie, biasanya ngebosenin. Lagian nggak perlu movie, hampir tiap tahun juga road trip mudik, bisa ngerasain sendiri.
Penonton butuh efek CGI yg fantastis. Bukan mulu disuguhin film cinta, horor dan berbau dokumenter.

Makanya harus membaca pasar. Kenapa orang demen film superhero dan karakter fiksi. Krn ada suasana baru
Diubah oleh nevertalk
pelem elang medan ya akhi
gw lagi nonton dokumentasi keluarga Muljadi yg keliling Indonesia naik camper van bikinan dia sendiri di youtube..
Potensinya besar ini kalau digarap..

sama lagi lihat Hawke yg keliling dunia naik Jeep kebanggaannya.. keren juga melintasi siberia
Diubah oleh anarchy0001
alasan aj nih. bilang aj ga mampu utk bikin film eksyen bagus. memuakkan cuma sputar drama mulu
Quote:


Quote:


bener juga ...

entah napa film indonesia sering nya drama / percintaan :P

gak ada nuansa baru nya emoticon-Frown
Quote:
mending buat pilm jalan hidupnya wowo
pasti seru tuh emoticon-Malu
IAV lebih menarikemoticon-Big Grin
Quote:


coba ente nonton felem the Lake House. drama percintaan tp ceritanya di campur dgn time travel jd nya menarik. ga prlu pk eksyen ataupun cgi tp enak di tonton

sutradara indon mana nyampe otaknya bikin film drama sprti itu
contoh pilem road movie paan yak? emoticon-Bingung
Quote:


Bukan nggak suka, tapi MAHAL BOSSS!!!

Bikin film perjalanan gitu minimal delapan bulan buat shooting

Emangnya filmmaker makan pakek daun kering???
Emangnya bensin diisi pakek air kencing???

Kan enggak bos!!!

Filmmaker Hollywood aja nggak berani kalau langsung modal nekad bikin kayak gitu.

Mereka ngimbangin diri dengan proyek bisnis & proyek idealis.

Saat punya keinginan bikin film idealis, mereka ikut bagian dulu di proyek film-film popcorn yang duitnya gede. Nah, duit dari proyek film popcorn tersebut sebagian mereka gunakan untuk bikin proyek-proyek idealis.

Itu filmmaker bikin film dokumenter kerjasama bareng PBB dikiranya dapet duit!
Malah mereka filmmaker keluar duit bos demi kemanusian & lingkungan!!!

Siapa sih yang nggak suka traveling!
Siapa sih yang nggak suka menjelajah!

Pastinya semua suka bosss!!!
Tapi kalau keasyikan sama ego pribadi bisa-bisa anak istri nggak makan!!!
Mungkin klo road nya dr kalijodo goes to Alexis and next trip going to ex gang dolly banyak yg minat emoticon-Malu


hiya... hiya.... hiya.... emoticon-Ngacir
Sama dokumenter beda ga sih?

Kurang bagus kalo film krna masalah durasi lbh pas di buat chapter model2 jejak petualang sama ring of fire tuh keren
bukanya film romance islami yg laku ya?
shootingnya kudu diluar negri biar keliatan film mahalan


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di