alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kinerja Dipertanyakan, Anggaran Honor TGUPP Jadi Perdebatan
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf6c209c1d770992b8b456c/kinerja-dipertanyakan-anggaran-honor-tgupp-jadi-perdebatan

Kinerja Dipertanyakan, Anggaran Honor TGUPP Jadi Perdebatan

Kinerja Dipertanyakan, Anggaran Honor TGUPP Jadi Perdebatan
DPRD DKI Jakarta mempertanyakan efektivitas kehadiran Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dalam mempercepat pembangunan di DKI sepanjang tahun ini. Pasalnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengusulkan anggaran untuk honor TGUPP sebesar Rp20,1 miliar pada rancangan APBD 2019.

Pelaksana tugas Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Subagyo menuturkan anggaran Rp20,1 miliar diusulkan untuk honor 63 anggota TGUPP dan honor pakar yang diundang sebagai narasumber untuk kebijakan yang akan diterapkan. Usulan anggaran tahun ini lebih besar dibanding tahun 2018 ini, yakni Rp19 miliar.

“Tahun 2018 sama-sama untuk 63 anggota TGUP. Tapi tahun 2019 ada tambahan untuk narasumber, karena memang tugas TGUPP memberikan saran dan masukan kepada gubernur, tentunya perlu mendengar dari narasumber,” ujar Subagyo dalam Rapat Badan Anggaran di DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/11).

Baca Juga:

Anggota TGUPP Isi Direksi Transjakarta

Usulan anggaran TGUPP ini kemudian menimbulkan perdebatan di Badan Anggaran. Anggota Badan Anggaran dari Fraksi Hanura Ruslan Amsyari menganggap pembangunan di DKI Jakarta justru berjalan lambat pada 2018. Ia merujuk pada angka penyerapan anggaran yang baru mencapai 59% atau Rp44,3 triliun dari total alokasi Rp75 triliun.

Selain itu, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD DKI tahun ini diprediksi mencapai Rp12,1 triliun. Padahal targetnya, anggaran 2018 hanya diproyeksi tersisa Rp7,7 triliun.

"Ada ketidakberhasilan tim ini dalam mempercepat pembangunan, karena SiLPA kita drastis. Saya minta ini (anggaran honor TGUPP) dikurangi," kata Ruslan.

Senada dengan Ruslan, Anggota Banggar dari Fraksi PDIP Meity Magdalena Ussu mempertanyakan tolak ukur kinerja TGUPP. Sebab, aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov DKI saja memiliki key performance index (KPI) untuk menentukan nilai tunjangan kinerja mereka. Wakil Ketua Banggar dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik pun menilai perlu ada parameter kinerja TGUPP.

"Mesti dikasih parameter di (pembahasan) APBD Perubahan nanti," imbuh Taufik.

Menanggapi kritik para anggota dewan, Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah bersikukuh adanya TGUPP untuk mempercepat pembangunan di Jakarta dengan berbagai masalahnya.

Selain itu, dia tidak sepakat jika pembangunan di Jakarta justru dianggap melambat. Sebab, berdasarkan proyeksi Pemprov DKI, penyerapan anggaran bisa mencapai 84% pada akhir tahun anggaran nanti.

"Lagipula kalau mengukur kinerja tidak cukup satu tahun, Gubernur kan masa kerjanya lima tahun," kata Saefullah.(OL-5)


http://m.mediaindonesia.com/read/det...adi-perdebatan

Oalaah dah ada tgupp masih aja nyewa atau mengontrak pakar sebagai narasumberemoticon-Embarrassment
Ta kira tgupp itu isinya para ahli atau pakaremoticon-Big Grin
Diubah oleh albetbengal
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
gimana caranya ngelamar jadi anggota TGUPP...??
Balasan post KRZR10
Quote:


Mungkin harus jadi timses Anies emoticon-Traveller
Diubah oleh levyrtrow
Balasan post KRZR10
Quote:


Dah cebong ga usah ngiri
emoticon-Wakaka
yaelah, baru 1 tahun.. udah pada nyinyir aja.. emoticon-Wakaka
Quote:
gerombolan yg ngurus jakarta
yg anggotanya ngalahin jumlah menteri di kabinet pemerintahan
yg salah satu anggotanya aktivis lgbt dan pembela pki
yg kerjanya ntah ngapain.......




emoticon-Jempol
sukses gak nya gubernur itu diliat nanti bisa menang lagi apa gak
kayak ahok dia gagal terbukti warga gak mau dia berkuasa lagi
foke gagal juga karna warga lebih milih jokowi
gak bisa bilang “wah sudah gagal ini anies” abis jabatan aja belom
Quote:


ada kok kerjanya.....ngusulin masang d nyopot waring buat ngilangin bau kali jiung? kan spektakuler tuh idenya....brilyan!
jadi gini.. pajang dah wajah org2nya tuh
biar nanti klo jakarta rusak tuh org2 bisa tanggung jawab juga

apakah uang bisa membuatmu bahagia?
Kinerja Dipertanyakan, Anggaran Honor TGUPP Jadi Perdebatan
transparansi TGUPP gimana ?
tata kerjanya dan lingkup kerjanya seperti apa ?
isinya siapa saja ?
tugasnya apa saja ?
proses rekrutnya bagaimana ?
evaluasi TGUPP seperti apa ?
TGUPP yg sukses seperti apa dan yang gagal bagaimana ?
Percepatan pembangunan targetnya apa ?
Percepatan pembangunan jangka waktunya kapan ?
cuma di Jakarta loh, jadi percepatan pembangunan apa yg dikejar oleh Jakarta ?
Proyeksi percepatannya kearah mana (teknologi/sarana prasarana/birokrasi/dll) ?
sebenernya tinggal diperiksa satu persatu di ruang interogasi, siapin samsak dan perlengkapan lainnya...ngaku dah itu satu2 emang ga kerja sesuai bayaran alias leha2 emoticon-Big Grin
Narasumber menyampaikan ke TGUPP
TGUPP menyampaikan ke gubernur

Nastak cebong mana paham dg alur beginianemoticon-Traveller
Quote:



ikut ndaftar

Balasan post cepute
Quote:

ente liat ahok gagal? kaya gak pernah liat tv aja. sekalian liat dong pilgub putaran 1 tuh hasilnya apa.


Quote:


hasilnya ya dia gak menang makanya dibikin 2putaran
Quote:


sungkem suhu penyerapan anggaran emoticon-Nyepi
Justru TGUP adalah cara nganis buat menyerap anggaran , masa nastak ga paham.
Quote:


Banyak prestasi anies om, ngeruk sungai pake tangan, membangun taman di depan halte, mencat trotoar dgn warna lgbt, meresmikan gardu listrik, dan masih banyak lg klo harus dsebutkan smua emoticon-Mad

#Cebong mana faham emoticon-Cool
Ajir 63 orang tuh cuma bwt perantara wan abud n narasumber tenaga ahli..dan tuh bth 20 M emoticon-Gila

Sungguh 63 orang sia2..emoticon-Big Grin
nah ini bener nih, tgup gak berguna. Sama gak gunanya kayak gaberner jekardah
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di