alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf6578a620881f9358b458c/bonus-apec-tak-kunjung-dibayar-polisi-papua-nugini-serbu-parlemen

Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen

Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen

Port Moresby, Papua Nugini, IDN Times - Dilansir melalui The Japan Times pada hari Selasa (20/11) polisi dan tentara Papua New Guinea menyerbu kantor parlemen negara, menyerang staf, menghancurkan jendela serta menuntut bonus APEC yang belum dibayar beberapa hari setelah pertemuan tersebut ditutup, menurut polisi dan beberapa saksi mata.


1. Kondisi di sekitar parlemen Papua New Guinea (PNG) pada saat terjadinya insiden penyerangan
Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen
Menurut Bryan Kramer, anggota parlemen, dalam sebuah video yang diposting di Facebook mengatakan bahwa para petugas kepolisian tersebut menuju gedung parlemen yang berada di ibukota Port Moresby untuk mengekspresikan rasa tidak puas setelah pertemuan dengan komisaris kepolisian dan kementerian polisi atas persoalan tunjangan.

"Banyak staf parlemen diserang selama konfrontasi ini, sebelum kelompok itu meninggalkan gedung dan berkumpul di luar menuntut jawaban dari pemerintah," ujar Kramer. 

Sebuah video di Facebook yang ia posting terlihat adanya pot tanaman yang hancur, bingkai foto yang dibanting ke lantai serta pecahan kaca dan perabotan.

Juru bicara kepolisian Dominic Kakas membenarkan insiden tersebut dan mengatakan ia belum tahu berapa banyak polisi dan tentara yang terlibat dalam insiden itu. 

"Mereka berurusan dengan itu," ujar Kakas.

Seorang saksi di luar parlemen mengatakan bahwa ratusan polisi dan tentara telah berdiri di tangga depan gedung mengeluh bahwa mereka belum dibayar terkait tunjangan tugas khusus APEC sebesar 350 Kina ($104).

"Keadaan di luar parlemen sangat tegang, ada lusinan mobil polisi dan kendaraan tentara," kata saksi mata. 

Ia menambahkan bahwa sebuah hotel di dekat lokasi kejadian juga terkunci dan pengunjuk rasa memblokir lalu lintas, selanjutnya grup tersebut berbaris dan berjalan menuju stadion terdekat.


2. Pada dasarnya pembayaran bonus APEC membutuhkan waktu untuk diproses
Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen
Kepala eksekutif sekretariat APEC, Chris Hawkins mengatakan bahwa pembayaran biasanya memakan waktu seminggu untuk memprosesan pada sebuah acara besar. 

"Pertemuan itu berakhir dua hari yang lalu dan operasi keamanan sekarang sudah mulai surut," ujar Hawkins pada sebuah pernyataan kepada ABC, penyiaran Nasional Australia.

“Pembayaran tujangan individu sudah mulai dibayarkan dan anggota pasukan keamanan sebaiknya mulai mengecek bank yang mereka gunakan sebagai pembayaran," jelas Hawkins.


3. Reaksi penduduk PNG terhadap pengeluaran pemerintah dalam rangka pertemuan APEC yang telah digelar beberapa hari lalu
Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen
Beberapa penduduk lokal Papua New Guinea (PNG) telah menyatakan kemarahannya terkait dengan pengeluaran mahal pemerintah untuk KTT yang datang bersamaan dengan negara berkembang berpenduduk 8 juta orang itu sedang berjuang melawan wabah polio dan kebangkitan malaria sementara itu juga berjuang untuk membayar gaji para gurunya.

Negara miskin di kawasan Pasifik itu telah menjadi tuan rumah dan mendatangkan para pemimpin dunia dalam konferensi yang berlangsung selama dua hari, selain itu PNG juga membeli mobil mewah 40 Maseratis untuk menjemput pejabat di lingkungan tersebut.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/world/...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen Pejabat Rusia Jadi Kandidat Kuat Pemimpin Interpol Baru

- Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen Walau pun Dituduh Perkosa Pasien, Dokter Ini Tolak Berhenti Praktik

- Bonus APEC Tak Kunjung Dibayar, Polisi Papua Nugini Serbu Parlemen Pengungsi Anak di Pusat Penahanan yang Didanai Inggris Alami Pelecehan

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
pertamax diamankeun emoticon-Cool
coba cari hutangan lagi sana.
emoticon-Traveller


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di