alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf65266c1d770b8568b457e/tingkatkan-potensi-daerah-bupati-banyuwangi-genjot-40-inovasi-publik

Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik

Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik

JPP, SURABAYA - Menurut Benjamin Barber dalam sebuah buku yang ia terbitkan, potensi nilai lebih sebuah daerah bisa menjadi kunci bagi kemajuan pembangunan nasional. Karena secara beriringan, daerah juga harus menyelesesaikan problem nasional.

Hal itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB'9) dengan tema "Membangun Indonesia Dalam Perspektif Peningkatan Daya Saing Daerah" di Ruang Hayam Wuruk, Gedung Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur (Jatim), Surabaya, Kamis (22/11/2018).

"Saya ingin cerita, tadinya ingin Tour Bnyuwangi Ijen mendapat exelent yang mendapat zero APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) bagi calon kepala daerah maupun para pengabil keputusan publik," ujar Abdullah Azwar Anas.

MenurutBupati Banyuwangi, dengan masuknya industri 4.0, ucapan terima kasih dilayangkan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah mampu merumuskan problem infrastruktur yang menjadi program Presiden.

'Kamimengambil cara, salah satunya dengan program smart kampung. Ketika di beberapa kota ada program smart city, kami pilih smart kampung," ungkap Abdullah Azwar Anas.

Sehingga, lanjut Bupati Banyuwangi, ini menjadi pekerjaan bagi daerah. Wilayah Banyuwangi harus prioritaskan ini semua karena saat ini sudah terakses dengan 172 desa dengan fiber optic.

"Alhamdulillah, upaya yang dikerjakan dengan Pemda Banyuwangi ini membuat rakyat bisa melayani program ini sendiri. Contohnya, program pengentasan kemiskinan," jelas Abdullah Azwar Anas.  

Tentusaja, lanjut Bupati Banyuwangi, ini semua untuk meningkatkan daya saing daerah dengan meningkatkan perekonomian, koperasi bisa berdikari, dan kredit bisa berdiri.

"Tapi jika potensi tersebut tidak ditingkatkan, kredit tidak akan berjalan. Alfamart dan Indomart tidak kami izinkan di Banyuwangi. Kami sedang membangun warung pintar, di mana mereka (masyarakat) bisa menjul tiket pesawat dan hotel. Sehingga tidak hanya menjual indomie dan kopi, tapi juga dibuka touris center. Bule bisa masuk ke sini," papar Abdullah Azwar Anas.

Karena tanpa inovasi, Bupati Banyuwangi menegaskan, kta akan terbatas yang hanya mengandalkan APBN dan APBD. Sekarang perhari sudah ada 1.600 orang ke Banyuwangi. Pada 19 Desember nanti ada direct flight ke Banyuwangi. Bandara itu tidak dibangun dengan APBN, tapi dengan sharing antara pemda dan swasta.

"Semua hotel di Banyuwangi ada nilai kelokalan, seperti batik. Karena jika yang tidak ada arsitek lokal tidak kami izinkan. Sekarang Bank Indonesia sudah rapat di Banyuwangi, OJK rapat di Banyuwangi. Ada jaksa agung, ada 580 hommestay untuk meningkatkan daya saing lapis bawah. Sekarang homestay bisa mudah dipesan lewat online yaitu traveloka," jelas Abdullah Azwar Anas.

Hingga saat ini, Bupati Banyuwangi mengungkapkan, ada 740 mahasiswa yang sudah dikuliahkan. Hal itu dilakukan untuk menyiapkan anak-anak Banyuwangi bisa mengajar di desa, yaitu anak fresh baru lulus, digaji 2 juta rupiah perbulan.

"Kami juga memberikan uang saku setiap hari kepada anak sangat miskin. Mengapa mereka tidak sekolah? Bukan hanya tidak mampu bayar sekolah, bapak Presiden sudah menggratiskan sekolah, tapi mereka tidak punya sepatu, baju, buku, maka kami kasih uang saku setiap hari, yang syaratnya keluarganya tidak merokok dan tidak punya smartphone," ulas Abdullah Azwar Anas.

Selainitu, lanjut Bupati Banyuwangi, saat ini pihaknya sudah siapkan SMK jurusan kopi dan coklat, sehingga setelah mereka keluar bisa menjadi enterepereneur. Lalu infrastruktur, dibangun fiber optic. Juga merangkul gojek, di mana gojek di Banyuwangi juga mengantar obat untuk orang sakit.

"Semua ini masuk ke 40 inovasi public, gojek juga mengantar rantang kasih, setiap hari kami kasih rantang makanan secara gratis. Inovasi ini tidak menunggu petunjuk dari Jakarta. Kami juga ada mall pelayanan public, ada 199 pelayanan, imigrasi, KTP, bilik nikah, kami layani," jelas Abdullah Azwar Anas.

Selain Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, turut hadir sebagai narasumber dalam Dismed FMB'9 kali ini antara lain Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Laskda Agus Setyadi, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi.

KegiatanDismed FMB'9 ini juga bisa diikuti secara langsung di www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube). (nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/peristiwa/lintas-d...inovasi-publik

---

Kumpulan Berita Terkait PERISTIWA :

- Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik Bupati Banyuwangi: Presiden Terus Memberi Arahan Melayani Rakyat dengan Cepat

- Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik Kemenkop UKM: Penyaluran dan Serapan KUR yang Besar Dorong Kemajuan Koperasi dan UKM

- Tingkatkan Potensi Daerah, Bupati Banyuwangi Genjot 40 Inovasi Publik Inhan Indonesia Jadi Saingan Sejumlah Industri Strategis Lain di Dunia

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di