alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fadli Zon: BIN Itu Bekerja dalam Senyap, Bukan Sumber Kegaduhan
5 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bf6138512e2575d638b458a/fadli-zon-bin-itu-bekerja-dalam-senyap-bukan-sumber-kegaduhan

Fadli Zon: BIN Itu Bekerja dalam Senyap, Bukan Sumber Kegaduhan



Fadli Zon: BIN Itu Bekerja dalam Senyap, Bukan Sumber Kegaduhan

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai pengumuman Badan Intelijen Negara (BIN) terkait ada 50 penceramah yang terpapar radikalisme di 41 masjid di lingkungan kementerian/lembaga justru menimbulkan kegaduhan baru di masyarakat. Menurut Fadli, cara kerja aparat intelijen berjalan senyap, tidak terbuka seperti saat ini.

"Saya kira pengumuman-pengumuman seperti ini justru membuat kegaduhan baru karena kita tidak jelas kriteria-kriterianya seperti apa," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Hal itu dikatakannya terkait informasi yang disampaikan BIN mendapatkan laporan dari Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) NU bahwa 50 penceramah di 41 masjid lingkungan pemerintah terpapar radikal.

Dia menilai tugas aparatur intelijen adalah program deradikalisasi yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga seharusnya program tersebut yang dievaluasi apakah berjalan atau tidak.

"Apa yang dimaksud dengan radikalisme? Apa yang dimaksud terpapar radikalisme? Kriteria-kriterianya seperti apa? Ajaran-ajarannya seperti apa? sekalian transparan," ujarnya.

Fadli menilai kriteria terpapar radikalisme tidak jelas sehingga orang akan saling bertanya dan saling tuduh terutama di perguruan tinggi, pesantren, dan institusi-institusi pendidikan lainnya.

emoticon-Cape d...

Dikasih peringatan katanya BIN salah, Bom meledak juga BIN yang disalahkan.... Oposisi kok nyusahin aja bisanya...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
setuju, harusnya BIN diam diam melenyapkan ancaman negara ituemoticon-Leh Uga
lha wong yg bikin gaduh tuh ente & gerombolan ente itu,

sok2an mau ngajarin BIN,
Kriteria sudah dijelaskan BIN emoticon-Imlek
Quote:
utang dilunasi, pajak dikurangi, gaji guru 20jt, paradox indonesia
kayak tim mawar ya, diam2 tp mematikan
request pada BIN: tolong yg banyak omong dibuat senyap hehehehhee
kalo diam2 hilang nanti kaya orde baru bukannya, saya sih setuju kalo BIN/BAIS menghilangkan para fans orgy bidadari di sorga ini
BIN buka cabang divisi petrus aj emoticon-Malu
BIN, kapan kalian mau senyapin ini politisi?

Eneq gw sama ni orang
kalo bin jaman now ampe ngomong gitu berarti udah lampu kuning siap2 mau ke lampu merah.
kalo dr penalaran si zonk sih bin harusnya mencontoh jaman orba....beneran nih maunya gitu?
lantas kenapa si zonk yg sewot....berasa dikeker ya?
Kalau senyap beneran paling situ juga lenyap, Zonk emoticon-Malu
Balasan post kinggidorah666
Quote:


bener bray, persetan dengan HAM. disenyapkan aja yg radikal2 gitu. emoticon-Ngacir Tubrukan
FadliZon layak dilenyapkan
mungkin maksud dari BIN..

"Nih.. gw udah kasih tau ke elu2 pada kalau kita udah tau siapa2 aja yg pada radikal! Tinggal sekarang elu2 aja yg kudu mikir.. mo tobat dan aman apa mo ngeyel tapi ga aman!"

emoticon-Big Grin

Soal si zonk..

Doi ngomong kriteria? Kriteria orang yg babak belur gara2 dipukulin atau bengep gara2 oplas aja kaga tau..
Diubah oleh khayalan
41 masjid emoticon-Takut

telolet telolet makin banyak aja emoticon-Takut
Fadli Zon: BIN Itu Bekerja dalam Senyap, Bukan Sumber Kegaduhan

emoticon-Goyang emoticon-Goyang emoticon-Goyang
kembali ke ORBA dong kalo senyap emoticon-Cool
preman sama gepeng diculik ?? pak ogah, pengamen, preman dikenai petrus??emoticon-Matabelo
Itu kan bentuk peringatan yang didapat dari laporan masyarakat, mau senyap bagaimana lagi lha masyarakat saja sudah pada tau kok
tar jg bakal kena batunya ni kunyuk
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di