alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ormas Islam Belum Sepakat soal Penggunaan Bendera
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be6cd21a09a392e7c8b4567/ormas-islam-belum-sepakat-soal-penggunaan-bendera

Ormas Islam Belum Sepakat soal Penggunaan Bendera

Ormas Islam Belum Sepakat soal Penggunaan Bendera
Jumat, 9 November 2018 | 21:31 WIB
Sejumlah pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta Pusat, untuk mengikuti dialog kebangsaan, Jumat (9/11/2018).
JAKARTA, KOMPAS.com - Polemik soal pembakaran bendera yang terjadi di Garut, Jawa Barat akhirnya sudah disepakati semua ormas Islam, kepolisian, hingga pemerintah. Mereka sepakat menghormati proses hukum yang sudah berjalan terkait peristiwa itu.

Namun, masih ada isu yang belum disepakati yakni soal penggunaan bendera. Bendera berwarna hitam ini sebelumnya menuai polemik.

Ketua Forum Santri Indonesia Muhammad Hanif Al Attas, misalnya, mengklaim penggunaan bendera tak boleh lagi dilarang bahkan di-sweeping aparat. Dia menyebutkan bendera hitam ini berbeda dengan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

"Bahwa yang tidak boleh ini bendera ini (menunjukkan gambar bendera HTI menggunakan kertas), ini bendera HTI. Tadi sudah dijelaskan secara gamblang, tapi yang ini (menunjukkan gambar bendera bertuliskan kalimat tauhid menggunakan kertas) tidak pernah dilarang di indonesia," kata Hanif usai pertemuan.

Baca juga: Wiranto: Demo soal Pembakaran Bendera Ditunggangi Eks Anggota HTI

Hanif mengatakan, hasil pertemuan juga menyepakati bahwa bendera tauhid, dengam warna apapun, tidak boleh di-sweeping dan dilarang lagi, apalagi dibakar.

"Bendera tauhid yang seperti ini, dengan warna apapun, tidak boleh di-sweeping dan dilarang lagi, tidak boleh dikucilkan lagi, apalagi dibakar. Ini sudah menjadi kesepakatan dalam NKRI," ujar Hanif.

Bendera tauhid, lanjut Hanif, keberadaannya legal. Bendera tersebut juga wajib dihormati dan dimuliakan.

Lebih lanjut, Hanif meminta supaya publik tidak membenturkan antara bendera tauhid dengan bendera merah putih. Sebab, dua bendera tersebut adalah dua bendera yang berbeda.

"Jangan dibentur-benturkan dengan merah putih. Kita bangga dengan merah putih sebagai negeri kita, kita bangga tauhid sebagai keyakinan umat Islam," katanya.


Belum disepakati

Akan tetapi, pandangan Hanif itu dianggap sebagai klaim sepihak. Pasalnya, tak ada kesepakatan apapun yang menyinggung soal bendera dalam pertemuan ormas Islam, kepolisian, hingga pemerintah di Kemenko Polhukam.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faisal Zaini menolak klaim dari pihak Hanif itu.

"Tidak ada kesepakatan dalam silaturahmi. Bahkan Menkopolhukam menolak pengertian pembolehan penggunaan bendera hitam yang sering digunaman oleh kelompok yang justru merugikan Islam di dunia Internasional," ucap Helmy.

Helmy menyatakan bahwa ada banyak cara yang bisa digunakan untuk memuliakan kalimat tauhid, antara lain dengan taqorrub kepada Allah SWT melalui Dzikir, tahlil dan sebagainya. Dengan dzikrullah akan terpancar kebijaksanaan untuk kemudian mau berbagi dan membantu antar sesama.

Baca juga: Ini Kesepakatan Menko Polhukam dan Sejumlah Ormas Islam soal Pembakaran Bendera

Dalam pandangan Helmy, kalimat tauhid itu kalimat yang tepat digunakan untuk mempersatukan, bukan sebaliknya digunakan untuk mencerai-beraikan persatuan.

"Pemahaman seperti inilah yang penting untuk dimiliki bersama," ucap dia. Helmy menyayangkan adanya framing sepihak yang dilakukan kelompok tertentu.

"Masalah bendera di Garut, kita serahkan ini sebagai ranah hukum. PP GP Ansor telah memberikan sanksi kepada oknum yang membakar," kata Helmy.

https://nasional.kompas.com/read/2018/11/09/21310911/ormas-islam-belum-sepakat-soal-penggunaan-bendera


Jadi mana yg bener ini..
Jadi yg kemaren itu klaim sepihak atau gimana...
Quote:
Kalo diTimTeng udah pada saling perbudak perempuan itu.. Boleh diapain aja...
emoticon-Ngakak
Kesepakatannya pakai Undang-Undang.
Minta Pemerintah memfasilitasinya dengan Undang-Undang.

Kesepakatan Ormas mah buka hukum positif yg harus dipatuhi.

emoticon-Nyepi
kalo ngibarin sempak dilarang nggak?
Bebas bebas silakan saja buat bendera diewer ewer di jalanan......tambah murah saja ini ajaran. Uda jaman akhir uda mulai muncul ajaran yg melenceng.
Belajar dari sejarah tiang jemuran dulu juga dibawa dalam simbol penghancuran dan perang. Bagusnya juga dilarang dan dibakar emoticon-Big Grin
Pasang bendera hitam ini ajaemoticon-Ngakak
Ormas Islam Belum Sepakat soal Penggunaan Bendera
ni riweh ngurus we bendera emoticon-Ngacir
Quote:

Boleh dong
Emang benderalu sempak?
Islamist macam apa luemoticon-Mad
bendera al qaeda sama persis
kalo kita legalkan bakalan banyak investor bertanya2, ni indonesia support radikalis teroris atau gmn?

dan mereka pun pergi menjauh
dan yg salah si wiwi emoticon-Ngakak
NU tidak akan pernah sepakat mengakui bendera tauhid, pastinya lebih condong kepada pendapat internasional seperti negara arab saudi, turki, malaysia yang menyatakan bahwa bendera ht, isis, al qaeda dikategorikan bendera teroris
Ormas Islam Belum Sepakat soal Penggunaan Bendera
Balasan post nanang.f
Quote:


karena hadist soal bendera itu lemah jadi tidak diambil, herannya pengasung khilafah yg doyan membid ahkan kegiatan nu ...
yang ngegas kan hanya pb NU...selain itu ormas islam sepertinya ga masalah...idup kok dibuat sulit
Diubah oleh wiseman14
Yg brpotensi menimbulkan polemik sebaiknya dilarang ajh yg tegas
Mbok pada nyadar napa, kok maunya menang sndr itu yg pd klaim sepihak, indo merdeka krn prjuangan brsama bung emoticon-Jempol
masih pada sibuk ngurusin bendera.
emoticon-Cool


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di