alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Di Indonesia, banyak warga tuntut pelayanan bagus negara tapi tidak bayar pajak
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be6bd7b62088178188b4567/di-indonesia-banyak-warga-tuntut-pelayanan-bagus-negara-tapi-tidak-bayar-pajak

Di Indonesia, banyak warga tuntut pelayanan bagus negara tapi tidak bayar pajak

Di Indonesia, banyak
warga tuntut pelayanan
bagus negara tapi tidak
bayar pajak

Di Indonesia, banyak warga tuntut pelayanan bagus negara tapi tidak bayar pajak
Ruangan khusus untuk peserta
tax amnesty. Azzura©2016
Merdeka.com

UANG | 9 November 2018 14:02
Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktorat
Jenderal Pajak (DJP)
mengadakan Pajak Bertutur
untuk meningkatkan kesadaran
pajak masyarakat. Salah satu
acaranya digelar pada Jumat
(9/11) di Kembangan, Jakarta
Barat.

Acara dihadiri oleh sekitar 100
peserta dari 5 universitas di
wilayah Jakarta Barat:
Universitas Esa Unggul,
Universitas Tarumanegara,
Universitas Trisakti, Universitas
Kristen Krida Wacana, dan
Universitas Mercu Buana.

Salah satu yang menjadi
pembicara adalah Kepala
Bidang P2 Humas Kanwil DJP
Jakbar Henny Suatri Suardi. Dia
mengajak para mahasiswa agar
menjadi pahlawan pajak dan
menolak hanya menjadi
penikmat.

"Faktanya, kita 265 juta, yang
terdaftar cuman 35,5 juta, yang
lapor 11,1 juta, kemudian yang
bayar 1,3 juta. Bayangkan dari
265 juta orang, masa yang
punya penghasilan cuman 1,3
juta? Yang kerja commute di
Jakarta saja ada 2 juta," jelas
Henny dalam pemaparannya.

Dia pun mengkritik mereka
yang tidak memenuhi
kewajiban bayar pajak, tetapi
menuntut pelayanan bagus
dari negara. Itulah yang
disebutnya sebagai free rider

"Si free rider ini menikmati
hasil pajak. Mereka
memanfaatkan fasilitas-
fasilitas yang sudah dibiayai
pembayar pajak, padahal dia
harusnya membayar juga. Jadi
dia tidak ikut melaksanakan
kewajibannya," ucap wanita
lulusan University of Southern
California itu.

Bagi dia, pembayar pajak yang
mangkir tetapi turut menikmati
hasil pajak, seperti
pembangunan dan jasa yang
disediakan oleh negara, sama
saja dengan berbuat curang.
Apalagi bila menuntut
pelayanan terbaik, tetapi
bahkan tidak memiliki NPWP.

Untuk para generasi muda
yang menghadiri Pajak Bertutur
tahun ini, Henny menanamkan
pola pikir sadar pajak dan sikap
kontributif agar berperan
menyebarluaskan pentingnya
membayar pajak. Dia yakin para
mahasiswa sadar bahwa
membayar pajak juga termasuk
bentuk dari membela negara
karena mendorong terciptanya
kemakmuran merata di daerah.

"Kita berharap di pikiran atau
mindset mereka kalau
membayar pajak tidaklah berat.
Itu tanggung jawab mereka,
bela negara mereka, kesadaran
mereka. Mereka harus
meneruskan perjuangan
pahlawan zaman dahulu dan
sekarang mereka menjadi
pahlawan zaman now dengan
membayar pajak," pungkasnya.

Reporter: Tommy Kurnia
Sumber: Liputan6
https://m.merdeka.com/uang/di-indone...ak-bayar-pajak
Halaman 1 dari 2
didaerah gw yg kek gitu biasanya orang Arab emoticon-Big Grin
Kalo dah bagus ,baru pada ikhlas bayar pajak
Lingkungan Gw selalu bayar pajak, selama ini pelayanan ok emoticon-Big Grin
Yg gak oke lingkungan orang ruwet, pelayanan kudu dikomplain. Seperti di Forum Surat Pembaca .. laporan demi laporan isi nya org ruwet berkeliaran bebas. Negara seperti tidak ada hukum.
rakyat juga jengkel rela ga rela bayar pajak..di korupsi hukumannya gak bikin kapok pelakunya..coba korupsi hukum mati..yakin rakyat semangat bayar pajaknya
Balasan post uwiwi
Quote:


ibarat nongkrong di restoran, kaga beli apa2
tapi ngancem2 ke manager klo mejanya kaga dibersihin emoticon-Wowcantik
Diubah oleh xshade
logika kagak bayar pajak gmn ....

punya kendaraan .... bayar pajak kendaraan
punya rumah ... bayar pbb


wajar kan klo nuntut pelayanan yg lebih baik dikit emoticon-Big Grin
Selagi masih banyak kaum kapitalis ,munafikun, mengleng di negri ini, mau Bayar pajak 8jt/day hasilnya juga sama2 aja,,, bikin susah emoticon-Cool

Makanya ane seneng banget klo tahun depan negri ini Jadi ganti sistem khalifah emoticon-I Love Indonesia

Ane Yakin seratus persen,,, hukum akan ditegakan,ga ada lg yg Namanya korupsi keadilan Dan kesejahteraan rakyat akan terjamin.emoticon-Salaman
Diubah oleh galer2124
Biasanya di desa yg taat pajak... Soalnya perangkat Desa lgsg nyamperin kerumah, dan gak prgi sblum dpt duit pajak...

MANA ADA RAKYAT TELAT BAYAR PAJAK.. PBB SETIAP TAHUN DIBAYAR.. PAJAK KENDARAAN DIBAYAR.. PAJAK PENGHASILAN DIBAYAR.. YANG ADA MALAH KORUPTOR KEPARAT TENGIK YANG NGGARONG PAJAK..
lho bukannya nasbung termasuk golongan gak wajib pajak

emoticon-Bingung
Kudu diinget dulu berdirinya negara ini sama sistem ekonominya, penguasaan banyak hal oleh negara sebagai bagian dari pemasukan negara yg kemudian cuman dijadiin bancakan segelintir orang, dan ketika potensi serta kekayaan mulai berkurang, sistem pengennya dirubah jadi pembiayaan penuh dari masyarakat secara langsung, dan itupun hasilnya masih aja dijadiin bancakan buat sebagian orang.

Biarpun misalnya permasalahan diatas bisa beres, bakalan tetep aja sama soal penerimaan pajak, karena...............sistemnya jelek, udah jelek pake banget, orang mau bayar pajak dipersulit, susah, ga jelas kadang, dan.......masih aja dijadiin bancakan.
Jadinya omongan kayak gini cuman jadi retorika aja, menuh2in media biar ada variasinya, mayan dapet ongkos jalan juga.
Bukannya kalo pekerja pasti bayar pajak? Yang susah itu kan pengusaha, kebanyakan kongkalikong ama petugas pajak.

Kalo pekerja gaji ada pajak, motor ada pajak, belanja juga kena pajak, yang mana lagi?
Gimana mau bayar pajak. Kalo yg menikmati koruptor dan ga tepat sasaran. Sedangkan pemimpinnya ga bisa kasih hukuman berat

Koruptor dibiarkan menikmati pajak rakyat. negara malah milih cari utangan

Govlok ga tuh???
Gimana mau bayar pajak. Kalo yg menikmati koruptor dan ga tepat sasaran. Sedangkan pemimpinnya ga bisa kasih hukuman berat

Koruptor dibiarkan menikmati pajak rakyat. negara malah milih cari utangan

Govlok ga tuh???
Quote:
tapi disini (di uni eropa) juga begitu . minta pelayanan yang bagus tapi tidak bayar pajak.kenapa mereka tidak bayar pajak? karena mereka kagak punya kerjaan sehingga supaya mereka punya kerjaan maka negara mewajibkan mereka untuk itu berbagai training dan selama ikut training mereka digaji layaknya kita-kita yang bekerja normal.

nah supaya para majikan mau rekrut tenaga kerja maka diberikanlah subsidi gaji (contoh: inkomensvoordeel kalau di belanda atau løntilskud di denmark serta anställningsstöd di sweden yang semuanya hanya berlaku bagi warganegara uni eropa) sehingga para majikan tidak perlu bayar 100% gaji tapi cukup antara 10-50% gaji tiap pekerja. dan ini jauh lebih bagus daripada penerapan UMR maupun UMP tapi pemerintahnya tidak berkontribusi apa-apa untuk meringankan beban para majikan (selain cuma sibuk mungutin pajak penghasilan seperti preman di pasar).
coba cek itu yg suka tereak ganti presiden punya npwp ga emoticon-Traveller
Diubah oleh nicopm
Di Indonesia, banyak warga tuntut pelayanan bagus negara tapi tidak bayar pajak
Bukannya kebalik ?

Korupsi merajalela itu paling parah, banyak yg kunker kunker tanpa hasil, pernah ada temen cerita tetangganya orang dprd jarang di rumah, kerjaannya ke luar negri. Mana ada orang mau bayar pajak kalo negara gak bisa jaga duit dari maling2. Selain itu juga liat cerita Ahok tentang modus-modus korupsi, kan itu duit negara dari pajak juga.

Kedua, layanan negara seperti polisi / keamanan / pemadam kebakaran / kesehatan dll juga kurang, contohnya kadang orang kalo kehilangan barang pada ogah lapor polisi, percuma toh gak diurus, gak bakal gerak kalo gak ada pelicinnya. Pemadam kebakaran, pernah liat sendiri ada org tempat usahanya kebakaran, dimintain uang kalo mau bagian gudangnya disemprot, mereka juga meminta dibelikan makanan, udah sial kebakaran malah dipalak, bea cukai juga sama, dll, cuma sekedar contoh, gw yakin masih ada kejadian2 spt itu.

Gw punya temen di Steam kerjaannya satpam bank di Inggris tapi bisa beli laptop gaming super mahal 3000 dolar. Kalo beli barang online impor dari negara tetangganya juga kena cukai murah banget. Di sini barang 50 dolar bisa jadi 1.7 juta rupiah. Udah kena dolar mahal kena palak biaya tetek bengek, terutama barang2 yang gak umum seperti perangkat VR dll.
Diubah oleh donal.duck
beli teh pucuk sebotol aja bayar pajak Di Indonesia, banyak warga tuntut pelayanan bagus negara tapi tidak bayar pajak
Ada nggak sih pemberitaan yang yang lebih bego dari ini...emoticon-Ngakak (S)
Nggak ngaca yah tuh elite di atas...emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di