alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be6970e529a452d548b4582/sejarah-hari-belanja-online-1111-untuk-para-lajang

Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang

Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang
Ilustrasi gambar. Pedagang menunjukkan sejumlah produk yang dijual secara daring di Bandung, Jawa Barat, Rabu (31/10/18).
Jika Indonesia memiliki Hari Belanja Online Nasional atau Harbolnas, Amerika Serikat (AS) memiliki Black Friday dan Tiongkok memiliki Single’s Day atau hari bagi para lajang yang dirayakan setiap tanggal 11 November.

Meski masyarakat Indonesia sudah terbiasa pesta belanja daring (online) saat Harbolnas yang jatuh setiap tanggal 12 Desember, beberapa tahun ke belakangan, banyak pelaku usaha e-commerce mengadopsi Single’s Day sebagai strategi pemasaran mereka.

Sejumlah situs belanja daring mulai menggempur masyarakat dengan berbagai tawaran promo besar-besaran menyambut pesta belanja besok, Minggu (11/11/2018). Misalnya, situs belanja Lazada.

E-commerce yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh Alibaba ini meluncurkan mega kampanye 11.11 dengan beberapa tawaran belanja.

Kampanye yang sudah berlangsung adalah Wonderland (permainan kota virtual sambil berburu harta karun voucher belanja), Shake It (goyang ponsel untuk voucher belanja) dan Slash It (meminta referensi dari teman untuk potongan harga). Sementara untuk besok, Lazada menyiapkan 11x Flash Sale produk-produk unggulan dalam sehari. Pelanggan juga memiliki kesempatan mendapatkan diskon hingga 90 persen.

Beragam penawaran diskon juga diberikan oleh Blibli.com; mulai dari elektronik, fashion, hingga kebutuhan sehari-hari pada perayaan 11.11. Tawaran ini termasuk dari bidang hiburan seperti tiket masuk wahana wisata, paket perjalanan wisata, konsol permainan, tiket konser, gadget, dan lainnya.

Blibli.com menghadirkan promo 11.11 dengan konsep gamification, yaitu Game 11 11 Harbolnas Blibli.

Single’s Day awalnya merupakan perayaan untuk para lajang atau jomlo yang digagas sekelompok mahasiswa Universitas Nanjing, Tiongkok. Ini adalah antihari Valentine yang jatuh tiap tanggal 14 Februari.

Akan tetapi, justru perayaan ini menjadi parade belanja daring terbesar di Tiongkok setelah Alibaba menjadikannya sebagai hari belanja daring bagi para lajang pada 2009. CEO Alibaba, Daniel Zhang, merupakan pencetus konsep 11.11 satu dekade lalu.

Hari Lajang yang ditandai dengan angka 11.11 di kalender merupakan ajang belanja terbesar di Tiongkok yang dirayakan 24 jam tanpa henti. Laporan Reuters menyebut, perayaan ini memiliki total penjualan melebihi Thanksgiving, Black Friday, dan Cyber Monday di AS pada 2015.

Festival 11.11 pertama di tahun 2009 meraup penjualan kotor atau Gross Merchandise Value (GMV) sebesar 7,8 juta dolar. Pada pelaksanaan tahun 2016, hanya dalam waktu satu jam, raksasa e-commerce itu berhasil meraup nilai transaksi hingga 5 miliar atau setara Rp66 triliun.

Lalu pada 2017, total GMV yang berhasil diraup sebesar 25,3 miliar dolar.

Namun Alibaba bukanlah satu-satunya perusahaan e-commerce yang panen untung di hari bagi para lajang tersebut. JD.com, rival utama Alibaba di Tiongkok, dan sejumlah perusahaan lain ikut ambil bagian di hari besar itu. Mereka bersaing dengan menawarkan diskon besar untuk menarik pelanggan.

Pertumbuhan penjualan tersebut didukung oleh pertumbuhan pengguna internet dalam beberapa dekade terakhir. Dalam satu dekade, jumlah pengguna internet di Tiongkok telah meningkat menjadi 802 juta dan 98 persen di antaranya mengakses internet melalui telepon genggam.

Meski animonya tidak sebesar Harbolnas, perayaan yang jatuh pada tanggal 11 November ini disambut cukup baik oleh konsumen di Indonesia, terutama di kalangan konsumen muda.

Pertumbuhan minat pada Single's Day sangat jelas di kalangan anak muda Indonesia. Survei Picodi mencatat, dibandingkan dengan hari biasa, jumlah transaksi pada Single's Day di antara orang yang berusia 18-24 tumbuh hampir 1.500 persen.
Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang
Kenaikan jumlah transaksi pada Single's Day dibandingkan dengan hari biasa.
Hasil survei juga menunjukkan bahwa lebih dari separuh orang Indonesia tidak mempersiapkan untuk berbelanja pada Singles Day, akan tetapi membeli secara impulsif pada hari itu.

Sebanyak 41 persen responden ternyata kerap membandingkan harga di toko yang berbeda dan hanya 13 persen yang menyatakan bahwa mereka sempat membuat daftar sebelum berbelanja.

Perilaku serupa ditunjukkan menjelang festival belanja 11.11 sebagai kesempatan untuk memenuhi keinginan mereka daripada kesempatan untuk menjalankan rencana belanja secara matang.

Selain itu, sebagian besar konsumen — hampir 70 persen — menyatakan bahwa mereka membeli barang-barang hanya untuk diri mereka sendiri.

Hanya sepertiga dari responden juga membeli hadiah untuk orang lain pada hari itu. Serupa seperti yang ditunjukkan oleh nama acara ini — Single's Day adalah hari yang sempurna untuk mendapatkan hadiah untuk diri sendiri.

Rata-rata orang Indonesia membeli empat produk selama festival belanja Single's Day. Barang-barang yang paling diminati di antara pria adalah pakaian, sepatu dan elektronik. Sedikit berbeda, wanita membeli produk pakaian, sepatu dan kosmetik.
Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...uk-para-lajang

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang 500 Laporan korban fintech ilegal jadi perhatian LBH

- Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang Tol Pejagan-Pemalang beroperasi, Trans Jawa nyaris usai

- Sejarah hari belanja online 11.11 untuk para lajang Sensor Lion Air, langkah mundur Bupati Indramayu, dan anomali harga beras



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di