alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Risma: Tahun ini Panitia Surabaya Membara Tidak Berkoordinasi
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be668ce9e7404b37d8b4567/risma-tahun-ini-panitia-surabaya-membara-tidak-berkoordinasi

Risma: Tahun ini Panitia Surabaya Membara Tidak Berkoordinasi

Risma: Tahun ini
Panitia Surabaya
Membara Tidak
Berkoordinasi

Reporter: Kukuh S. Wibowo
Editor: Syailendra Persada

Sabtu, 10 November 2018 11:22
WIB

Risma: Tahun ini Panitia Surabaya Membara Tidak Berkoordinasi
Wali Kota Surabaya Tri
Rismaharini memberikan
sambutan acara sharing session
Indonesia Road Safety Award
(IRSA) 2018 di Surabaya. Dok
Adira Insurance


TEMPO.CO, Surabaya - Wali Kota
Surabaya Tri Rismaharini
mengatakan panitia insiden
Surabaya Membara tidak
mengajukan izin atau
pemberitahuan ke Pemerintah
Kota. "Kami tidak tahu. Sudah
saya cek ke camat, asisten,
sekda, tidak tahu. Ngertinya
sudah ada kejadian," kata Risma
di Balai Kota Surabaya, Sabtu, 10
November 2018.

Menurut Risma, kegiatan drama
kolosal Surabaya Membara di
monumen Tugu Pahlawan tahun
ini tidak ada koordinasi dengan
pemerintah kota. Tahun-tahun
sebelumnya, menurut dia, ada
pemberitahuan. "Tahun ini yang
jelas tidak ada koordinasi, saya
ndak ngerti," kata Risma.

Meski begitu Risma telah
berupaya menangani korban
sebaik mungkin. Selain mengirim
10 unit ambulan ke lokasi
kejadian, ia juga memerintahkan
anak buahnya agar menghubungi
seluruh keluarga korban. "Bagi
yang belum diketahui keluarganya
malam itu juga Kabag Humas
saya suruh on air di radio," kata
Risma.

Sebelumnya pelaksanaan drama
kolosal Surabaya Membara di
lapangan monumen Tugu
Pahlawan diwarnai insiden.
Ratusan penonton yang berdiri di
atas viaduk panik saat kereta
lewat. Karena viaduk itu sempit,
belasan penonton terjatuh
terdorong rekan-rekannya.

Menurut Kepala Bagian Humas
Pemerintah Surabaya Muhammad
Fikser, korban Surabaya Membara
sebanyak 13 orang dan tiga di
antaranya meninggal. Korban
meninggal saat dibawa ke Rumah
Sakit Soewandhie dan Rumah
Sakit Soetomo. Adapun
beberapa korban luka telah
dibawa pulang keluarganya Sabtu
siang. "Sebagian sudah dijemput
keluarganya," kata Fikser.

https://nasional.tempo.co/read/11449...iUtama_Click_6
Halaman 1 dari 2
Quote:


Bu, acara sebesar itu hampir gak mungkin gak ada koordinasi...

Pasti ada ke aparat keamanan, pemerintah setempat..

Ada kemungkinan :
1. Memang tidak koordinasi sama sekali, dalam hal ini kebodohan yang nyata dari pihak panitia.
2. Salah satu anak buah ibu ada yang bohong...
Ini kayak kejadian es krim kemarin. Kalo lihat vudeo kecelakaan nya ngeri emoticon-Berduka (S)
Quote:


idem...
Acara sebesar ini minim ada pamflet iklan ..lucu aja kalo seluruh jajara pemkot gk tau 😂😂
Quote:


biasanya kalo waktunya mepet terpaksa gak mungkin ngurus surat2 apalagi prosesnya ribet dan butuh waktu lama. emoticon-Big Grin
Yg ribet itu warga susah d atur itu sudah
Antri ga bisa mauny serba seenakny
Kasian panitianya disalahkan, akibat kebodohan penonton yg nonton dr samping rel kereta api aktif
klo ada kejadian kaya gini pada cuci tangan gamau disalahkan emoticon-Big Grin
Balasan post PenggilaMudik
Quote:


Apakah orang tua korban mau d salahkan?Klo mao d salahkan masuk penjara kelalaian juga..
mending nyanyi regge dulu ajalah,,,

Pat pat gulipat
Siapa cepat main lipat
Pat pat gulipat
Siapa lambat kan terlipat
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Ini jaman makin gila
Mungkinkah tandanya akhir
jaman
Manusia tak lagi peduli
dengan manusia
Saling libas saling sikat
*Banyak orang sakit jiwa
Teman makan teman
dianggap biasa
Apalagi bukan teman
man..man..
Kalau lengah pasti lewat
Pat pat gulipat
Saling cepat main sikat
Pat pat gulipat
Orang kuat banyak dapat
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Pat pat gulipat
Bangsa kita lagi sekarat
Pat pat gulipat
Bangsa londo kan merapat
Waspadalah..Ingat-ingat..
Waspadalah..

Pat pat gulipat
Jangan keseringan rapat
Pat pat gulipat
Nanti kita bisa terlipat
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Pat pat gulipat
Siapa cepat kan mendapat
Pat pat gulipat
Siapa lambat kan terlewat
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Ya..ya..ya..ya..
Pat pat gulipat
Lebih asik itu sehat
Pat pat gulipat
Lebaran makan ketupat
Pat pat gulipat
Pat pat pat
Pat pat gulipat
Pat
Pat pat gulipat
Aha..Aha..
Pat pat gulipat
Pat pat gulipat
Pat pat gulipat
Quote:
giliran kejadian baru dah pada repot... emoticon-Big Grin
Balasan post .maoe.
Quote:


ane kerja di pemerintahan setempat emg gaada koordinasi kok bre ke pemkot sby.. ngga tau lagi kalo sama pemprov jatim yaa..
kalo sama pemkot sby sama sekali ngga ada emg, jd kalo ngga tau jgn ngasal dulu emoticon-Big Grin
Balasan post .maoe.
Setuju...




*cendol
mungkin beda pilihan politik
Quote:


Kita kasih kemungkinan aja bukan nuduh, karena kebiasaan untuk acara sebesar itu musti ada koordinasi dulu... Minimal dinas atau apa gitu...

Masa gak ada kirim proposal atau pengajuan dana atau apalah gitu....?

Kalo gak ada, ya disikat aja sudah.. Sudah gak koordinasi, nimbulkan korban lagi....
Quote:


hmm,,,
saya mah percaya 100% walikota gan.

cuma sayang aja klo memang ga ada ijin serta koordinasi yah ga ada retribusi,padahal acara sekitar tugu pahlawan kena retribusi itu.
lalu pemakaian badan jalan umum juga ada retribusinya.

moga aja kedepannya ga kejadian yah gan.
Balasan post .maoe.
Quote:


gaada. biasanya acara2 kya gt dibwh dinas pariwisata kota.. tp gtau lg klo uda koordinasi sm pemprov jatim. soalnya acara sby membara ini gawe nya komunitas swasta pemerhati sejarah dan budayawan
kok bisa sampek gak koordinasi, padahal acara rutin tahunan. Dan animo pengunjung yg besar, perlu diusut kayake. Acara di monumen pahlawan, ada pengalihan dan penutupan arus lalu lintas, kok sampek g koordinasi. emoticon-Cape deeehhcd moga aja gak ada kambing hitam
Quote:


Sama pemprov pun tetap harus koordinasi lagi harusnya...

Ini panitianya bego memang... emoticon-Nohope
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di