alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Komnas HAM RI Takar Keberpihakan Pemkot Malang Atas Kelompok Minoritas
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be647ec1a9975da5d8b4575/komnas-ham-ri-takar-keberpihakan-pemkot-malang-atas-kelompok-minoritas

Komnas HAM RI Takar Keberpihakan Pemkot Malang Atas Kelompok Minoritas

Komnas HAM RI Takar Keberpihakan Pemkot Malang Atas Kelompok Minoritas

Penulis

 Rosita Shahnaz

 -

 10 November 2018 

16

Komnas HAM RI Takar Keberpihakan Pemkot Malang Atas Kelompok Minoritas

Wali Kota Malang, Sutiaji bersama tim Komnas HAM RI (Istimewa)

MALANGTODAY.NET – Keberpihakan Pemkot Malang terhadap kelompok minoritas ditakar oleh Komnas HAM RI. Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbag Rencana Dukungan Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI.

“Kota Malang dengan kondusifitas serta heterogenitasnya yang tinggi, kami harap juga menjadi salah satu daerah yang memiliki skor sekaligus panutan untuk kepedulian terhadap kelompok minoritas, “ujar Kasubbag Rencana Dukungan Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Andre Wahyu Cahyadi saat melakukan visite dan verifikasi secara langsung kepada Walikota Malang, beberapa saat lalu.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun, Mobil Ayla Sasak Motor di Depan Nelongso

Didampingi Sekkota Wasto, Kadispendukcapil Eni Hari dan Kadisbudpar Ida Ayu Wahyuni, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan kepada Tim Komnas HAM, bahwa keberadaan FKUB Kota Malang menjadi jembatan sekaligus wadah merangkul kelompok minoritas di Kota Malang.

“Kelompok penghayat kepercayaan masuk bagian dalam FKUB, dan kita selalu ajak dalam setiap dialog dialog keagamaan maupun kemasyarakatan. Khusus terkait keputusan Pemerintah atas pencatuman dan pencatatan status keagamaan dalam identitas kependudukan (KTP dan KK) yang menjadi concern visite pihak Komnas HAM RI, Pemkot telah melakukan sosialisasi secara langsung kepada komunitas penghayat kepercayaan,” tuturnya.

Baca Juga: Curah Hujan Tinggi, Beberapa Wilayah Kabupaten Malang Terendam Banjir

Berdasarkan data Dispendukcapil kota Malang, dari sekitar 22 paguyuban penghayat kepercayaan dengan anggota sekitar 1000-2000 orang, yang melakukan perubahan status keagamaan menjadi Penghayat Kepercayaan Tuhan Yang Maha Esa, baru ada 2 KK serta 3 KTP, dan ke semuanya tidak diikuti dengan perubahan status keagamaan anak anaknya dan atau anggota keluarga lainnya.

“Iya itu juga telah jadi perhatian. Dan saya sudah minta kepada pemuka kepercayaan agar segera menyepakati dan merumuskan dalam kongresnya, agar membuat aturan pengajaran tersebut. Tentu akan berjalan efektif bila memang sudah ada siswa yang terdata dalam status keagamaannya menjadi Penghayat,” ujar orang nomor satu di Kota Malang itu.

https://malangtoday.net/malang-raya/...pok-minoritas/

Semoga aja bisa ditiru sama agama lainnya
Ormas yg suka monopoli surga jangan di kasih masuk. Agama Lokal harus bertahan dari Agama Impor
Quote:
minoritas?
maksudnya monyet2 yg sering teriak2 "merdeka" itu kah? emoticon-Najis
Delete
Diubah oleh raggiana
Balasan post harunjr.dante
yang dimaksud agama impor dan agama lokal yang bijimane ya ???? emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung
Quote:


Agama Lokal macem Penghayat, Kejawen, Wiwitan.
kebanyakan orang awam ngerti nya Kepercayaan tidak sama dengan Agama.
padahal Syarat Utama kita ikut sebuah Agama itu Beriman=Percaya. karena Agama=Kepercayaan.

Agama Impor macem Islam, Kristen, Hindu dan Buddha atau dll menggerus keberadaan agama lokal
denger2 cina pada betah tinggal dimalang
Memang daerah2 pdip heterogen
Baguslah pdip berkuasa dan menggilas islamist indon berkali2emoticon-Big Grin
Quote:


hindu & buddha juga kristen nggak pernah menggerus budaya lokal, malah menyesuaikan diri


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di