alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be6392f1cbfaa212f8b4579/menengok-sentuhan-infrastruktur-pupr-di-kampung-nelayan-tegalsari

Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari

Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari

JPP, JAKARTA - Program Penataan Kampung Nelayan menjadi salah satu prioritas Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di mana program ini bertujuan untuk mengembangkan permukiman pesisir berbasis ekonomi perikanan di berbagai lokasi di Indonesia. 

Terkait itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama periode 2016-2019 melakukan Penataan Kawasan Permukiman Nelayan dan Tepi Air di 11 lokasi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dari 11 kawasan tersebut, ada tiga kampung nelayan yang dijadikan sebagai percontohan, yakni Kampung Beting (Kota Pontianak), Kampung Sumber Jaya (Kota Bengkulu), dan Kampung Tegalsari (Kota Tegal).

“Saya nilai dari segi estetika, penataan kampung nelayan Tegalsari merupakan yang terbaik. Saat ini progresnya sudah 80%, semoga akhir tahun 2018 ini bisa selesai. Penataan tidak untuk membangun taman-tamannya saja.Akan dikembangkan lagi yang bisa menjadi kawasan ekonomi seperti di Bali ada Jimbaran yang bisa untuk kawasan wisata juga," terangnya saat meninjau Kampung Nelayan Tegalsari, Tegal, Jumat (9/11/2018).

Kawasan Nelayan Tegalsari merupakan salah satu kawasan kumuh di Kota Tegal yang memiliki luas 27 hektare dan dihuni sebanyak 2.456 jiwa yang sebagian besar adalah nelayan dengan tingkat kekumuhan sedang.

Kondisi jalan lingkungannya bervariasi dengan lebar antara 1-3 m dan berkelok-kelok tanpa dilengkapi saluran drainase. Elevasi jalan pun sangat rendah, sehingga cenderung terjadi genangan pasca-air pasang (banjir rob). 

Selain itu, tingkat kepadatan bangunan di kawasan tersebut juga cukup tinggi sehingga rawan bencana kebakaran (sempadan bangunan terhadap jalan berkisar 0-0,5 m). Di kawasan ini sebenarnya terdapat ruang publik berupa lapangan, namun sebagian titik digunakan untuk menjemur pakaian. 

Penanganan Kampung Tegalsari mulai diinisiasi pada tahun 2015 dengan kolaborasi antara Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dengan Pemerintah Kota Tegal. Komitmen Walikota Tegal dalam penanganan Kampung Tegalsari ini telah ditunjukkan dengan diterbitkannya SK Walikota Tegal Tahun 2014. 

Selanjutnya, pada bulan Juli 2016, implementasi penanganan Kampung Tegalsari dimulai dengan pembangunan Tahap I yang meliputi turap dan penataan jalan lingkungan tepi air, drainase, jalan sekitar sekolah, MCK komunal, ruang terbuka hijau, dan jalan lingkungan. 

Pembangunan Tahap I dengan alokasi dana sebesar Rp16 miliar tersebut merupakan langkah awal yang dilakukan secara simultan dengan penyusunan rencana penataan kumuh lebih menyeluruh, yakni agenda penataan lingkungan Kampung Tegalsari Tahun 2017-2019.

Penataan Kawasan Kampung Nelayan Tegalsari kemudian dilanjutkan dengan anggaran tahun jamak 2017-2018 sebesar Rp78,11 miliar dan dikerjakan oleh kontraktor PT Dharma Perdana Muda. 

Pekerjaannya meliputi pemasangan tiang pancang total 16 ribu meter, pembangunan jalan paving sepanjang 1.780 meter, jalan lingkungan beton sepanjang 2.754 meter, jetty apung, drainase sepanjang 1.565 meter, penataan ruang terbuka hijau dilengkapi enam buah gazebo, dan tiga unit MCK komunal.  

Sebelumnya, pada Kamis (8/11/2018), Menteri Basuki juga meninjau penataan Kampung Nelayan Karangsong di Kota Indramayu yang sedang dikerjakan oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya. Penataan kawasan di sana berupa pembangunan ruang terbuka publik, peningkatan jalan lingkungan serta drainase desa, dan pembangunan gapura.

Penataan kawasan ini telah dimulai sejak Mei 2017 dengan biaya sebesar Rp24,19 miliar. Saat ini progres fisik pembangunan telah mencapai 90,35 % dan ditargetkan selesai pada Desember 2018.

Di kawasan tersebut, Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan saat ini juga tengah membangun rumah khusus nelayan sebanyak 37 unit. 

Pembangunan rumah khusus nelayan dengan tipe 28 m2 itu telah dimulai sejak September 2018 dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2018, di mana konstruksinya dilaksanakan oleh PT Hexindo Multi Utama dengan nilai kontrak sebesar Rp3,42 miliar. (pupr)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/infrastru...ayan-tegalsari

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari Kementerian PUPR Siapkan 8 Km Jalan Akses Ke Pelabuhan Patimban

- Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari Tingkatkan Konektivitas Kalimantan, Jembatan Tumbang Samba Rampung Agustus 2019

- Menengok Sentuhan Infrastruktur PUPR di Kampung Nelayan Tegalsari The 5th GHSA, Indonesia Mengawal Terciptanya Keamanan Kesehatan Dunia



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di