alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be56045d44f9f61498b4578/kisah-tragis-tel-selamat-di-vegas-tertembak-mati-di-california

Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California

Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California
Seorang pria memegang kepalanya usai tragedi penembakan di sebuah bar di Kota Thousand Oaks, California, AS, 8 November 2018.
Keberuntungan bersama Telemachus Orfanus (27) saat hujan peluru terjadi di lapangan terbuka dekat Hotel Mandala Bay, kawasan kasino Las Vegas Strip, Amerika Serikat (AS), 1 Oktober tahun lalu.

Pria yang akrab disapa Tel ini tengah menikmati festival musik country bersama sekitar 22.000 orang lainnya di lokasi penembakan paling mengerikan itu.

Sedikitnya 59 tewas dan 851 lainnya terluka akibat peluru yang dihempaskan Stephen Paddock (64). Tel mujur. Pria yang bergabung dengan Angkatan Laut (AL) AS setelah lulus dari SMA Thousand Oaks pada 2009 ini selamat tanpa luka sedikit pun.

Namun tidak ketika insiden serupa terjadi di Borderline Bar & Grill, Thousand Oaks, California, Rabu (7/11/2018) malam waktu AS—Kamis (9/11/2018) waktu Indonesia.

Malam musik country bertajuk “College Country Night” menjadi magnet yang membuat Tel ada di bar tersebut bersama 200 orang lainnya, kebanyakan pelajar perguruan tinggi.

Nahas, Tel menjadi satu dari 12 orang yang dinyatakan meninggal dunia akibat tembakan membabi buta oleh seorang veteran Korps Marinir AS, David Long (28).

“Ketika anakku pergi ke Vegas bersama teman-temannya, dia tetap pulang ke rumah. Tapi, malam tadi dia tidak pulang ke rumah,” ucap ibu Tel, Susan Schmidt-Orfanos, kepada ABCNewsLive, Jumat (9/11/2018).

“Aku tak butuh doa, tak perlu ada yang mengirimiku lebih banyak doa. Aku menginginkan aturan kepemilikan senjata,” sambungnya.
“I hope to God no one sends me anymore prayers. I want gun control. No more guns!” - mother of shooting victim Telemachus Orfanos. She says he survived the #LasVegasShooting but did not survive the #ThousandOaksMassacre. @ABC7 @ABCNewsLive pic.twitter.com/UMqTY1RATK
— Veronica Miracle (@ABC7Veronica) November 8, 2018
Mimpi paling buruk bagi AS itu terjadi sekitar pukul 23.20 waktu setempat. David Long, veteran yang disebut CNN pernah bertugas di Afghanistan, berhasil masuk setelah menembak petugas keamanan yang berjaga di pintu bar.

Long mengenakan jubah hitam. Sebelum puluhan peluru dilepaskannya, Long melemparkan sebuah granat asap ke arah massa.

Petugas kepolisian setempat menyebut Long menggunakan pistol genggam semi otomatis Glock 21 berkaliber 0,45 dengan magasin sambungan (extended magazine) yang penggunaannya dilarang di California.

Magasin sambungan memberikan ruang peluru lebih banyak untuk sebuah pistol genggam yang normalnya hanya mampu membawa 11 peluru. Polisi belum bisa menyimpulkan berapa banyak peluru yang ditembakan, pun apakah pelaku sempat mengisi ulang peluru ketika melakukan aksinya.

Petugas berhasil tiba tiga menit pertama saat aksi penembakan berlangsung. Baku tembak terjadi. Long menjadi salah satu dari 12 orang tewas, berikut dengan Sersan Ron Helus, petugas kepolisian yang telah mengabdi selama 29 tahun.

“Aku sampaikan kepada istrinya, Ron adalah pahlawan,” sebut Sheriff Ventura County Geoff Dean dalam laporan Aljazeera.

Penembakan di kota yang berjarak sekitar 65 kilometer (km) dari Los Angeles ini mengubah citra positif Thousand Oaks sebagai tempat teraman di negara bagian California.

“Tidak peduli seberapa aman lingkungan Anda berada, tidak peduli seberapa rendah tingkat keamanan di sana, orang-orang yang tidak bisa berpikir secara rasional akan selalu ada,” sambung Dean.

Awal tahun ini, Long pernah berurusan dengan petugas keamanan lantaran perilaku irasionalnya. Tetangganya, Tom Hanson (70), menghubungi 911 ketika mendengar Long berteriak histeris tanpa diketahui apa penyebabnya.

“Aku tak tahu apa yang akan dia lakukan, apakah dia akan bunuh diri atau melakukan hal gila lainnya. Jadi aku putuskan untuk melapor ke kepolisian untuk diinvestigasi,” kata Hanson kepada The New York Times.

Petugas kesehatan mental kemudian menyimpulkan Long mengalami apa yang disebut PTSD atau post-traumatic stress disorder. PTSD dikenal sebagai gangguan mental yang dialami penderita akibat trauma besar. Dalam kasus Long, trauma itu kemungkinan besar terjadi saat bertempur di Afghanistan.
Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California
Prosesi jenazah Sersan Ron Helus, yang tewas dalam kejadian penembakan di bas Thousand Oaks, berkendara di Ventura Highway 101 di Thousand Oaks, California, Amerika Serikat, Kamis (8/11/2018).
Penembakan di Thousand Oaks hanya berselang satu pekan dari insiden serupa di Tree of Life Congregation, sebuah sinagoga yang terletak di Squirrel Hill, Pittsburgh, Pennsylvania. Peristiwa berdarah ini terekam sebagai serangan terburuk terhadap komunitas Yahudi dalam sejarah AS.

11 orang meninggal dunia dan dua luka parah akibat serangan tersangka yang teridentifikasi bernama Robert Bowers, pria kulit putih berusia 46 tahun. Empat petugas polisi juga terluka dalam baku tembak dengan pelaku. Pelaku menderita luka tembak dan masih menjalankan perawatan insentif di rumah sakit.

Presiden AS Donald Trump memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Gedung Putih, Washington DC, dan seluruh kantor pemerintahan untuk menghormati korban meninggal dunia akibat insiden menyedihkan ini.

Kendati kejadian penembakan massal terus terjadi, Trump masih mengelak peristiwa ini disebabkan oleh longgarnya aturan kepemilikan senjata. Trump malah mengalihkan persoalan itu dengan memberikan penghargaan kepada petugas kepolisian yang berhasil tiba di lokasi penembakan (Thousand Oaks) dalam waktu cepat.

“Pelaku meninggal dunia, bersama dengan petugas kepolisian yang berhasil masuk ke bar…sebuah keberanian yang sangat luar biasa,” sebut Trump melalui akun Twitternya, @realDonaldTrump.

USA Today mengutip Gun Violance Archive mencatat, sepanjang 2018 telah terjadi 307 penembakan massal di AS dengan total korban meninggal dunia mencapai 328 orang, sementara 1.251 lainnya terluka.
Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-di-california

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California Raih dana Rp58 triliun, Inalum siap tebus saham Freeport

- Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California 10 Sektor seret pelemahan IHSG

- Kisah tragis Tel; selamat di Vegas, tertembak mati di California Banjir dan longsor di Mandailing hanyutkan 77 rumah

pake pasword ato enggak?


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di