alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be53760a2c06e08508b457d/ditjen-imigrasi-bantah-pegawainya-bantu-eddy-sindoro-kabur-ke-bangkok

Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok

Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok

Jakarta, IDN Times - Direktorat Jenderal Imigrasi menjelaskan salah satu pegawai mereka tidak ikut terlibat di dalam upaya melarikan buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Eddy Sindoro. Di dalam pembacaan surat dakwaan terdakwa advokat Lucas, terungkap seorang petugas imigrasi bernama Andi Sofyar turut membantu agar nama Eddy tidak masuk ke dalam daftar cekal di Indonesia.  

Bahkan, atas bantuannya itu, Andi menerima uang senilai Rp30 juta dan ponsel Samsung tipe A6. Namun, Kabid Humas Ditjen Imigrasi, Theodorus Simarmata mengatakan hal yang berbeda. 

"Dalam rangkaian pelarian itu, Andi Sofyar tidak termasuk," ujar Theodorus ketika dihubungi IDN Times melalui telepon pada Kamis siang (8/11).

Hal itu tentu menimbulkan tanda tanya di benak publik. Lalu, apa komentar KPK terkait bantahan tersebut? 

Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok
Di dalam kasus mantan petinggi anak perusahaan Lippo Group, Eddy Sindoro, ia sempat kabur ke beberapa negara di kawasan Asia Tenggara sejak tahun 2016. Namun, pada Agustus lalu, ia berhasil diketahui tengah berada di Malaysia dan dideportasi ke Tanah Air. 

Ajaibnya, Eddy justru bisa meloloskan diri dan naik maskapai Garuda Indonesia pada (29/8) lalu dan terbang ke Bangkok, Thailand. Hal itu diduga berkat peranan dan bantuan dari beberapa pihak, termasuk petugas imigrasi. 

Di dalam surat dakwaan terdakwa advokat Lucas, disebut nama petugas imigrasi itu adalah Andi Sofyar. Seseorang bernama Dwi Hendro Wibowo alias Bowo memerintahkan Andi untuk berjaga di area imigrasi Terminal 3. 

"Kemudian, ia melakukan pengecekan status pencegahan atau pencekalan Eddy Sindoro," demikian isi surat dakwaan yang dibacakan pada Rabu kemarin oleh jaksa. 

Namun, menurut Theodorus, rekannya itu tidak terlibat. 

"Jadi, kasus ini berbeda dengan pelarian yang ke Thailand. Tapi, tidak terkait pelarian itu. Jadi, sikuensi waktunya memang berbeda," ujar Theodorus. 

Menurut Theodorus, Andi ditanyakan mengenai status cegah Eddy pada saat ia masih berada di Malaysia. Lalu, siapa yang menghubungi Andi? 

"Saya belum dapat monitor datanya, karena itu masih dalam proses pemeriksaan. Tapi, KPK yang lebih detail mengetahuinya," kata dia lagi. 

Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok
Menurut Theodorus, hingga saat ini Andi masih diperiksa secara internal. 

"Itu (masih diperiksa) di bawah kantor imigrasi Bandara Soekarno Hatta dan Kanim DKI," kata dia. 

Pemeriksaan tersebut masih terus berjalan dan belum ditentukan sanksi yang akan dijatuhkan. 

"Hingga saat ini Andi masih diminta keterangan oleh KPK. Tapi belum diketahui apakah proses tersebut sudah selesai," tutur dia. 

Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok
Pernyataan humas Ditjen Imigrasi itu kemudian direspons oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru bicara KPK, Febri Diansyah melalui keterangan tertulis pada Kamis (8/11) mengatakan semua nama yang muncul di surat dakwaan, termasuk Andi Sofyar usai dilakukan pemeriksaan. 

"Yang bersangkutan telah diperiksa dalam proses penyidikan di KPK dan mengembalikan uang Rp30 juta yang diduga diterima sebelumnya terkait dengan perkara ini," ujar Febri. 

Pengembalian uang itu nantinya akan dimasukan sebagai salah satu bukti di persidangan dan akan dibuka bersama bukti-bukti lainnya. Sementara terkait pemeriksaan internal yang akan dilakukan oleh imigrasi, KPK berharap proses tersebut dilakukan usai pengambilan keterangan oleh lembaga antirasuah. 

"Kita perlu sama-sama menjaga agar proses hukum yang sedang berjalan di Pengadilan Tipikor tidak terganggu," kata dia lagi. 


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok KPK: Zumi Zola Beri Suap Masing-Masing Anggota DPRD Jambi Rp200 Juta

- Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok Pengajuan Justice Collaborator Zumi Zola Ditolak KPK

- Ditjen Imigrasi Bantah Pegawainya Bantu Eddy Sindoro Kabur ke Bangkok Hari Ini, Gubernur Zumi Zola akan Mendengar Tuntutan Jaksa KPK



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di