alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Ta'dhimnya Mbah Abdullah Hadziq Balekambang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be4c17f60e24ba2048b4567/tadhimnya--mbah-abdullah-hadziq-balekambang

Ta'dhimnya Mbah Abdullah Hadziq Balekambang

Sungguh, sebuah cerita yg sangat mendalam dari Habib Muhammad Luthfi bin Yahya Pekalongan tentang Mbah Abdulloh Hadziq Balekambang.

Habib bercerita bhw Mbah Dullah adl min ba'dhil auliya yg laku sehari harinya tdk menunjukkan seorang ulama besar.. Beliau mempunyai rutinitas setiap pagi ke pasar topinan laken celananan seperti warga biasa ke pasar utk belanja keperluan rumah dan santri santri pondok pesantren balekambang.. Padahal beliau sebenarnya Alim Allamah karena beliau belajar di makkah selama 12 tahun mengaji dengan Mbah Syech Nahrowi, Syech Dimyati, Syech Mahfudz at turmusy dan ulama ulama besar haramain.. Sanad keilmuan Mbah Dullah saat ngaji  kitab Alfiyah dan umrity yg diberikan kepada Habib Luthfi adl dari Syech Mahfudz at turmusi dan syech Dimyaty yg secara langsung di ijazahkan kpd Habib Luthfi..

Dari cerita di atas, kita pahami bhw ulama ulama kita sangat primpen dlm mencari, menerima dan mengamalkan ilmu.. Seharusnya rasa ta'dhim ulama ulama terdahulu menjadi ibroh bagi kita semua utk tdk sekedar ribut hy krn namanya tdk di sebut dlm list ulama... Akhlaqul karimah memang pengendali hidup... Jauhnya sekolah akn selalu menjadi alasan utk meraih  "ketenaran" jika tdk kita imbangi dg Akhlaqul Karimah dalam hidup dan kehidupan.

Habib Luthfi Senang Mengetahui Mbah Dullah Tawa Lepas



Layaknya seorang santri, yik luthfi.. Panggilan bib luthfi oleh mbah Dullah saat mondok di Balekambang pada tahun 1961.. Yik Luthfi berbaur dg santri santri lainnya tidur gelasaran di lantai pondok...



Saya seakan akan ikut hanyut pada masa di mana habib Luthfi mondok di Balekambang.. Habib menceritakan dengan detail bagaimana mbah Dullah "open dan telaten" kepada para santri santrinya.. Yg jarang  dimiliki oleh kyai lain adalah Mbah Dullah jika memanggil santri santrinya tidak "gapah" tapi dihormati dengan menyebut "kang".. Setiap santrinya di panggil dengan panggilan kang...



Mbah Dullah sangat disiplin dan istiqomah dalam mendidik santri santrinya.. Hal ini beliau lakukan karena memang beliau itba' gurunya Mbah Hasyim Asy'ari saat mondok di Jombang, kedisiplinan beliau tertempa saat Resolusi Jihad NU dan meletus perang 10 November beliau ditugasi mbah Hasyim secara khusus mengamankan dan menyiapkan logistik para pejuang melawan pasukan NICA di bawah pimpinan Inggris... Sejarah kecil ini terlupakan oleh banyak orang..



Di sela cerita habib yg mengagumkan.. Habib melanjutkan ceritanya.. Mbah Dullah pada waktu lenggang mengajak "mayoran" santri santrinya.. Dan sebagai sebuah tradisi santri Balekambang saat itu.. Jika mbah Dullah ngajak mayoran maka para santri langsung berhamburan ngambil pancing untuk mancing ikan lele, bethik, kuthuk dan ikan apa saja di sungai belakang pondok Balekambang yg selanjutnya di masak bareng untuk mayoran santri santri...



Memasuki bulan Ramadhan banyak santri berdatangan untuk ikut ngaji posonan bersama mbah Dullah... Habib melanjutkan ceritanya saat bulan Romadhan yaitu ada  peristiwa yang menyenangkan bagi diri Habib... Saat semua santri santri tidur di lantai... Habib Luthfi tidur di bawah kenthongan pondok... Sebagaimana kebiasaan pondok.. Saat subuh tiba santri menabuh kenthongan lebih lama bak musik enak renyah enjoy, dan habib luthfi kaget lalu bangun yg dikiranya ada musik secara reflek habib menari dan mbah Dullah tertawa lepas melihat habib luthfi reflek menari saat kenthongan di tabuh saat memanggil shalat subuh... Betapa bahagia senangnya habib luthfi memandang guru kinasihnya tertawa lepas.. Baru kali ini saya melihat guruku tertawa lepas yg biasanya kulihat selalu tersenyum kenang habib Luthfi....  



Sungguh, cerita ini ibroh bagi kita untuk saling mengasihi, menyayangi dan menghormati satu sama lain lintas jabatan, lintas umur dan lintas gelar..
Diawali dengan membiasakan memanggil seseorang siapa pun dengan pilihan  panggilan nama yang menyenangkan bukan panggilan yang   "gapah" hanya menyebut nama atau justru dengan sebutan panggilan yang jelek.. Maka kekuatan persaudaraan akan terjalin indah sampai ahir hayat...



Semoga kita, anak cucu kita mampu meneladani Mbah Dullah dan mampu meneruskan perjuangan beliau.. Amin

Sumber https://www.empatputrajepara.net/201...ah-hadziq.html


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di