alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Maaf Aku Sudah Membuangmu MAYA (Real Story)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be4622fded770cb218b4572/maaf-aku-sudah-membuangmu-maya-real-story

Maaf Aku Sudah Membuangmu MAYA (Real Story)

Maaf Aku Sudah Membuangmu MAYA (Real Story)

Hai.. Aku disini mau ceritain tentang sesuatu yg belum pernah aku ceritain sebelumnya. Tentang aku yang "membuang" sesuatu, atau mungkin tepatnya seseorang.

2007

Aku agung satria (bukan nama sebenarnya), baru aja masuk di salah satu SMK pilihan orang tuaku, karena menurut mereka sekolah ini bagus. Dan memang akhirnya aku sama sekali ga nyesel pernah sekolah disini, haha. Aku disini mungkin bisa dibilang jarang punya temen. Sampai akhirnya aku di'ciye-ciye'in dengan seseorang.

Dia adalah maya, seorang cewe berkacamata yang sata itu kelihatan agak cupu karena bentuk kacamatanya. Aku ga tau atas dasar apa anak-anak di kelas men'ciye-ciye'in aku dengannya, karena aku juga ga akrab dengan anak itu. Mungkin karena faktor cupu kali ya, sehingga menurut mereka kita cocok.

Pernah suatu ketika aku ga sengaja lihat dia buka kacamatanya dia, dan ternyata dia cantik saat dia ga pake kacamata, sejak saat itu aku mencoba untuk lebih dekat dengan dia.

Beberapa bulan kemudian kami udah akrab, bahkan sangat akrab. Namun, hubungan itu hanya sebatas "teman". Alasannya, satu sisi, aku sadar akan posisiku sebagai orang lain disini. sisi lain, karena dia punya pacar. Oh holy, kenapa momentnya pas gini ya..

Aku dengan dia itu ibarat,,,,, ntahlah, aku ga bisa mengibaratkan hubungan kami. Aku tiap hari pas jam sekolah, sangat dekat dengan dia, bahkan kemana-mana bareng, kecuali ke toilet. Makan bareng, belajar bareng, istirahat pun aku punya tujuan yang bisa aku ajak bercanda. Yang menjadi perbedaan signifikan antara kami adalah, dia anak asrama sedangkan aku anak rumahan yang jarak ku ke sekolah adalah 17KM (pernah aku hitung pakai speedometer).

Perbedaan yang mencolok itulah, yang meregangkan kami setelah pulang sekolah. Pacar dari maya adalah cowok asrama juga. Setiap pulang sekolah, aku harus rela melihat dia jalan bareng dengan pacarnya yang anak asrama itu, bahkan saat dia ganti pacar pun aku juga tau dan harus rela juga, karena pacarnya yang sekarang juga anak asrama.

Dia sering curhat padaku tentang pacarnya. Pacarnya yg gini lah, gitu lah, anu lah. Aneh sih memang, satu sisi dia punya pacar, tapi sisi lain dia semakin deket denganku. pernah suatu ketika salah satu anak di kelas tanya padaku.

"eh si maya udah punya pacar kan? Kamu ga cemburu gitu lihat dia sama pacarnya?"

Saat itu aku pengen bilang "nggak lah bego, apa hak gw buat cemburu?!"

namun kata yang keluar dari mulutku hanya "heheh nggak lah" sambil tersenyum kecut. Kedekatanku dengan maya semakin menjadi-jadi. saat ada acara darmawisata atau tour, pasti aku hanya berdua dengan maya tanpa ada pengganggu atau sebut saja pacar maya. Karena faktor teman sekelas itulah yang akhirnya membuat pacar maya ga mendapat keberuntungan yang sama denganku saat momen darmawisata.

Tahun ajaran berganti, dan kelas 2 SMK kini aku pakai kacamata juga karena minusku bertambah dan aku ga bisa handle pengelihatanku. Yang itu malah bikin aku semakin cocok dengan maya karena sama-sama berkacamata. Saat momen mencari tempat magang, hampir semua orang udah mencar cari tempat magang masing-masing. Kecuali, aku dan maya.

Aku dan maya akhirnya memutuskan untuk magang di satu tempat yang sama. Sedangkan pacar maya magang di luar kota. Alhasil aku semakin dekat lah ya dengan maya untuk beberapa bulan ke depan.. Tapi ternyata, semua ga sesuai yang aku bayangkan.

Magang

Saat-saat magang adalah saat yang maling menyenangkan selama sekolah. Karena pas magang kita bisa bebas bereksperimen dengan sesuatu yang bahkan ga pernah kita dapatkan di sekolah. Namun sesuatu tang ga pernah aku sangka justru menghalangiku, Yaitu maya.

Selama magang, maya hampir selalu nempel padaku dan ga pernah lepas sekalipun dariku. Satu hal yang aku sadari sekarang adalah maya ga bisa apa-apa dan menggantungkan segalanya padaku. Hal itu membuat aku jengkel dan perlahan-lahan aku menjauhinya dan bahkan membenci dirinya. Aku jadi sering membentak maya, aku ga pernah lagi bareng dengan dia kemanapun, dan yah,, akhirnya aku dan dia jalan masing-masing.

Mungkin, apa yang aku dapatkan sekarang, dimana aku selalu dibuang oleh orang lain, dimana aku selalu dikucilkan oleh orang lain, dimana aku selalu ga dianggap oleh orang lain, itu semua merupakan karma yang aku dapatkan karena perbuatan di masa laluku. Dan momen itu baru saja aku ingat dan aku langsung menulisnya. Yasudah lah, mungkin bisa jadi pelajaran untuk kalian.

(end)
hahaha. endingnya koo bikin ngakak ya. Maapkeun. emoticon-Big Grin
oh Maya
Quote:


Lah.. Yang mana yg bikin ngakak?? emoticon-Bingung

Quote:

emoticon-Turut Berduka
Ini cerpen atau apa emoticon-Hammer2
emang bisa gitu ngitung jarak pake speedometer??? emoticon-Bingung
Balasan post hapeelek
Odometer kali ya 😂
Mas ADP kau kah itu?
Coba dikasih dialog biar lebih kerasa bentak bentaknya
Btw salah kamar
hmmm.....
ya ya...
kisah cinta anak skolah..
anggap saja moment indah untuk kau kenang nanti saat sudah tau dunia kerja
Quote:


Anggep aja iya wkwkwk

Quote:


Quote:


Nah maksud saya itu keknya wkwkwk

Quote:


Keknya bukan gan wkwkwk

Quote:

Harusnya di kamar mana gan?? emoticon-Bingung

Quote:


emoticon-Shakehand2
Yang di bahas apa nih emoticon-Big Grin emoticon-Hammer
hadehhhhhh apaan sih
Quote:


Quote:


keknya TSnya gabut gan wkwkwk
luna MAYA ? atau MAYA estianti nih?


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di