alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
[HOT] Nelayan Palestina Tewas Ditembak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be4330c925233e5128b4578/hot-nelayan-palestina-tewas-ditembak

[HOT] Nelayan Palestina Tewas Ditembak

Nelayan Palestina Tewas Ditembak
Senin, 15 Januari 2018 | Dibaca 11 kali

Angkatan laut Mesir mele­paskan tembakan ke arah ne­layan Palestina di laut dan membunuhnya, demikian laporan Kementerian Kese­hatan Gaza, Minggu (14/1).

Pejabat Mesir tidak segera mem­berikan komentar me­nge­nai insiden yang terjadi Jumat malam (12/1), setelah gelap di dekat kota perbatasan selatan Rafah, menurut juru bicara Kementerian Keseha­tan Gaza Ashraf al-Qidra, la­yaknya dikutip Reuters.

Tidak dapat dipastikan apa­kah nelayan tersebut ber­usaha menye­berang ke per­airan Mesir. Pasukan angka­tan laut Mesir sebelumnya telah melepaskan tembakan ke arah warga Gaza yang mereka tuduh menye­berangi perbatasan maritim.

Nelayan dari Gaza telah sering membawa tangkapan dari wilayah Mesir untuk menghindari pemba­tasan yang diberlakukan oleh blo­kade angkatan laut Israel di daerah kan­tong tersebut, yang dipertahankan Israel untuk alasan keamanan.

Sementara itu, nelayan Gaza mengatakan bahwa zo­na penang­kapan ikan terbatas yang dipaksakan oleh Israel tidak cukup besar untuk me­menuhi permintaan 2 juta orang di tempat tersebut.

Gaza dijalankan oleh ke­lompok Hamas, yang telah ber­tempur dalam tiga perang dengan Israel dan ditetap­kan sebagai kelompok teroris oleh negara-negara Barat dan Is­rael.

Israel menarik pasukan dan pe­mukim dari wilayah tersebut pada tahun 2005 na­mun tetap memantau saluran untuk barang dan pasokan sebagian besar listriknya.

Israel dan Mesir, dengan alasan keamanan, memperta­han­kan pemba­tasan ketat terhadap jalan masuk orang-orang Palestina melalui per­batasan mereka dengan dae­rah kan­tong tersebut.

Negara-negara Arab pekan lalu mengatakan akan segera melakukan langkah diploma­tik membujuk Perse­rikatan Bangsa-Bangsa mengakui negara Palestina dengan Jerusalem Timur sebagai ibu kotanya di wilayah yang di­rebut Israel pada perang tahun 1967, kata Menteri Luar Negeri Jordania Ay­man Safadi.

Enam menteri luar negeri Arab bertemu di Amman un­tuk menin­daklanjuti keputu­san-keputusan yang diambil Liga Arab sebelumnya me­nanggapi langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada De­sember meng­akui Jerusalem sebagai ibu kota Israel, sebuah keputusan yang membalik kebijakan AS me­ngenai Timur Tengah yang telah berlaku selama be­berapa dekade.

Sebuah komite yang ber­anggota Mesir, Maroko, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, pihak Palestina dan di­kepalai oleh Jordania diben­tuk setelah sidang darurat Liga Arab di Kairo beberapa saat setelah keputu­san Trump yang menyerukan Wa­shing­­ton agar membatalkan kepu­tu­sannya.

Liga Arab menyatakan pada waktu itu langkah ter­sebut akan memicu kekerasan di kawasan dan melu­kiskan pengumuman Trump sebagai "pelanggaran hukum interna­sional yang berbahaya" yang tak memiliki dampak hukum.

Safadi mengatakan para menteri akan merekomen­dasi­kan serang­kaian langkah untuk menyeleng­garakan per­temuan para menteri Liga Arab yang dijadwalkan akhir bulan ini,

Sekjen Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan pertemuan tingkat menteri juga akan membahas peran Washington dalam pemeliha­raan perdamaian Arab-Israel di masa depan yang negara-negara anggota menyatakan sekarang dibahayakan oleh apa yang mereka lihat bias AS terhadap Israel.

Negara-negara Arab juga akan membahas apakah me­nyeleng­gara­kan konferensi tingkat tinggi luar biasa bagi para pemimpin mereka atau menunggu sampai KTT yang dijadwalkan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada akhir Maret, katanya menambah­kan. (Ant/Rtr)

Sumber:http://harian.analisadaily.com/manca...424/2018/01/15
Kok sepi ya emoticon-Big Grin

emoticon-Leh Uga
emoticon-Sundul Up


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di