alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Female / ... / Kids & Parenting /
Sharing: Jangan Berhenti Support Minat dan Bakat Anak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be40103582b2ef62c8b4569/sharing-jangan-berhenti-support-minat-dan-bakat-anak

Sharing: Jangan Berhenti Support Minat dan Bakat Anak

Mau sharing, nemu artikel ini di internet. Siapa tau bisa motivasi buat didik anak lebih baik.

Seorang anak bernama Ding Ding divonis celebral palsy yang membuat otak dan ototnya tak akan berkembang dengan baik. Hal ini menyebabkan pukulan keras bagi orang tuanya. Zou Hongyang, ibu dari Ding Ding, tak mau menyerah padanya. Sedangkan suaminya tak mau membesarkannya dan ia pun memutuskan untuk meninggalkan istri dan anaknya.

Zou Hongyang pun harus membesarkan Ding Ding sendiri. Ia tak pernah lelah melatih otot melalui terapi rutin yang Ding Ding lakukan. Ia juga memaksa anaknya melakukan aktifitas yang biasa dilakukan orang pada umumnya. Walaupun sulit pada awalnya, tapi ia harus mengajarkan pada anaknya.

Karena Ding Ding punya kekurangan dalam hal fisik, ia harus bekerja jutaan kali lebih keras daripada orang lain agar hidup lebih baik," kata Zou Hongyang.

Usahanya terbayar! Setelah Ding Ding tumbuh, ia mampu mengambil gelar ganda sarjana di Peking University jurusan ilmu lingkungan dan hukum internasional. Setelah ia mendapat pekerjaan, ia kembali mencoba untuk melamar S2 di Harvard dan ia lolos dengan beasiswa 75 persen yang ditanggung oleh Harvard.

Selain Ding Ding, ada juga anak bangsa yang memiliki cerita yang kurang lebih sama. Setelah kemampuannya direndahkan oleh ayahnya karena ia memutuskan untuk memilih jalan karir yang berbeda dari arahan orang tua, ia sekarang mampu menciptakan satu aplikasi yang bernama Dengar Radio dan sudah rilis di Play Store. Untung lah sang ibu selalu mendukung apapun yang ia lakukan, seperti yang dilakukan oleh Zou Hongyang.

Aplikasi itu terinspirasi dari rasa sedihnya yang tak memiliki wadah untuk mencurahkan isi hatinya, akhirnya ia menciptakan aplikasi yang dapat menjadi wadah semua orang. Ia ingin banyak orang yang bisa menyuarakan isi kepalanya dan mengekspresikan dirinya lewat audio. Sekarang ia pun membuktikan pada orang tuanya bahwa ia mampu menghasilkan sesuatu dari buah pikirnya.

Dari cerita di atas, kita dapat mengambil pelajaran bahwa jangan lah merendahkan kemampuan anak. Anak selalu butuh dukungan dan motivasi dari orang tuanya. Maka dari itu, kita harus selalu mendukung minat dan bakat anak. Jangan sampai anak hilang arah dan tak tau harus bertindak apa.
great story sis,
Quote:


Makasih sis



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di