alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Bercermin Pada 7 (Tujuh) Prinsip Hidup Samurai (Bushido)
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be3e59cc0d7701d4b8b4569/bercermin-pada-7-tujuh-prinsip-hidup-samurai-bushido

Bercermin Pada 7 (Tujuh) Prinsip Hidup Samurai (Bushido)

Bercermin Pada 7 (Tujuh) Prinsip Hidup Samurai (Bushido)

 
Demi mejaga keharmonisan hidup manusia selalu menjungjung tinggi prinsip-prinsip hidupnya. Prinsip hidup yang di yakini tentu agar dapat menjaga nilai-nilai moral yang hidup di setiap zamannya.
 
Terkait dengan prinsip kehidupan tersebut diatas, kita mungkin pernah menonton film The Last Samurai yang dibintangi oleh Tom Cruise atau film 47 Ronin. Apa yang kita dapatkan dari kedua film tersebut adalah sebuah upaya manusia untuk menjaga agar nilai-nilai moral tetap tumbuh dan prinsip hidup selalu dipegang teguh sebagai suatu jalan ksatria atau samurai. Prinsip hidup yang ada dalam kedua film tersebut dikenal dengan ”Bushido”.
 
Bushido menurut pandangan awam (seperti saya J) dikenal sebagai jalan hidup atau prinsip hidup seorang ksatria atau samurai. Bushido merupakan jalan hidup yang dipegang teguh oleh para samurai yang hidup pada jaman feodal Jepang yang dimana samurai pada zamannya adalah golongan paling elit dalam strata sosial Jepang yang perolehan statusnya pun berasal dari faktor keturunan (bukan karena seseorang adalah ahli pedang seperti anggapan banyak orang).
 
Meski samurai adalah sosok kesatria kuno, bukan berarti masyarakat modern tidak bisa belajar dari keutamaan yang terdapat pada filosofi ”Bushido” ini yang sebenarnya bisa dimanfaatkan masyarakat modern untuk ‘berjuang’ dan menjadi pribadi yang lebih baik di era modern ini.
 
Bushido yang menjadi prinsip-prinsip dalam hidup seorang ksatria atau samurai bertujuan untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Yang dimana prinsip-prinsip tersebut diuraikan menjadi  beberapa prinsip yaitu :
 
1.   Gi (Kebajikan)
Gi memiliki arti kebajikan atau kebaikan. Disini seorang samurai senantiasa selalu menjaga nilai-nilai kebenaran, etika dan moralitas.
 
Gi merupakan suatu kemampuan untuk membuat keputusan yang benar yaitu kebenaran karena diri sendiri meyakini suatu hal sesuai dengan prinsip moralitas, bukan karena orang lain mengatakan hal tersebut benar.
 
Quote : "Seorang ksatria harus paham betul tentang yang benar dan yang salah, dan berusaha keras melakukan yang benar dan menghindari yang salah. Dengan cara itulah bushido biasa hidup."
 
2.   Yu (Keberanian)
Yu adalah kemampuan untuk menangani setiap situasi dengan berani dan penuh rasa percaya diri. keberanian merupakan sebuah karakter dan sikap yang harus dipertahankan dalam menghadapi berbagai tekanan dan kesulitan.
 
Keberanian mengambil resiko dalam hidup adalah satu dari sekian prinsip yang harus di jalani sebagai salah satu ciri dari seorang ksatria atau samurai.
 
Keberanian bukan hanya soal angkat senjata, berkelahi atau pun maju berperang. Tapi lebih kepada sikap berani dan bangkit dari segala persoalan hidup. Dalam prinsip ini, hidup dengan bersembunyi, berada paling belakang, dan hanya mengekor pada orang lain bukanlah kehidupan yang sesungguhnya.
 
Quote : "Pastikan kau menempa diri dengan latihan seribu hari, dan mengasah diri dengan latihan selama ribuan hari". (Miyamoto Musashi)
 
3.   Jin (Kemurahan Hati)
Jin adalah kombinasi dari kasih sayang dan welas asih. Kosep kunci Jin di sini adalah kasih sayang dan belas kasihan.
 
Seorang ksatria atau samurai bisa meredam keinginan untuk menggunakan kemampuan mereka secara arogan atau untuk mendominasi orang lain.
 
Seorang ksatria atau samurai pada umumnya lebih kuat dari orang lain karena ia selalu mengasah dirinya dengan cara latihan dan pertempuran. mereka menjadi sosok yang lincah dan kuat dengan latihan secara intensif. meski berlatih ilmu pedang dan strategi berperang, mereka harus memiliki sifat mencintai sesama, kasih sayang, dan peduli.
 
Quote : ”Jadilah yang pertama dalam memaafkan."(Toyotomi Hideyoshi)
 
4.   Rei (Rasa Hormat)
Rei berarti memiliki rasa hormat dan sopan santun kepada semua pihak, baik itu kepada lawan maupun kawan, sama seperti kita menghormati diri sendiri.
 
Seorang ksatria atau samurai tidak pernah bersikap kasar dan ceroboh, akan tetapi selalu menggunakan kode etiknya secara sempurna sepanjang waktu. Mereka tidak perlu menunjukkan sikap bahwa mereka itu kuat dengan cara pamer, menindas orang, dan sebagainya. Seorang ksatria atau samurai sejati selalu memiliki respect kepada siapapun, walaupun itu musuh mereka.
 
Quote : "Apakah kau sedang berjalan, berdiri diam, sedang duduk, atau sedang bersandar, di dalam perilaku dan sikapmu lah kau membawa diri dengan cara yang benar-benar mencerminkan prajurit sejati” (Kode Etik Samurai)
 
5.   Makoto (Kejujuran dan Ketulusan)
Makoto berarti bersikap jujur terhadap diri sendiri, selain juga bersikap jujur kepada orang lain.
 
Ketika seorang ksatria atau samurai mengatakan bahwa ia akan melakukan sesuatu, maka ia akan melakukan apapun risikonya. prinsip dari makoto ini adalah berbicara dan berbuat adalah hal yang sama tidak ada bedannya.
 
Seorang ksatria atau samurai tidak pernah berjanji akan tetapi selalu menyelesaikan apa yang seharusnya dijanjikan
 
Quote : "Samurai mengatakan apa yang mereka maksudkan, dan melakukan apa yang mereka katakan. Mereka membuat janji dan berani menepatinya." (Toyotomi Hideyoshi)
 
6.   Meiyo (Kehormatan)
Meiyo berarti kehormatan atau menjaga kehormatan diri. Meiyo dapat dicapai dengan cara selalu berpikir positif, namun tetap perlu diwujudkan melalui tindakan dan sikap yang tepat.
 
Bagi seorang ksatria atau samurai cara untuk tetap menjaga kehormatan adalah dengan menjalankan prinsip bushido secara konsisten dan tidak menggunakan jalan pintas yang melanggar moralitas. Oleh karena itu seorang ksatria atau samurai dinilai dari bagaimana dia bertindak untuk mewujudkan cita-citanya.
 
Quote : "Jika kau di depan publik, meski tidak bertugas, kau tidak boleh sembarangan bersantai. Lebih baik kau membaca, berlatih kaligrafi, mengkaji sejarah, atau tatakrama keprajuritan" (Kode Etik Samurai)
 
7.   Chugi (Kesetiaan)
Chungi adalah landasan dari semua prinsip. seorang ksatria atau samurai bertanggung jawab terhadap apapun yang mereka katakan dan lakukan. Mereka setia dengan orang yang mereka layani.
 
Seorang ksatria atau samurai memiliki harga diri yang tinggi. Kesetiaan ditunjukkan dengan dedikasi yang tinggi dalam melaksanakan tugas.
 
Quote : "Seorang ksatria mempersembahkan seluruh hidupnya untuk melakukan pelayanan tugas" (Kode Etik Samurai)
 
Meski ketujuh filosofi tersebut merupakan jalan kehidupan para ksatria atau samurai pada zaman kuno, bukan berarti kita tidak bisa menggunakan atau mengamalkannya di era modern sekarang ini. Seiring dengan perputaran waktu prinsip Bushido ini pun dapat kita terapkan dalam segala aspek seperti para pengusaha, birokrat dan kaum cendekiawan serta seluruh lapisan masyarakat.
 
Referensi
1.    http://www.kompasiana.com/bearnadi/7-prinsip-bushido_552ffdb46ea834f17f8b459b
2.    http://www.apakabardunia.com/2011/09/8-kode-etik-para-ksatria-samurai-yang.html
3.    http://info-cool.com/tujuh-prinsip-moral-bushido/
4.    http://www.boombastis.com/7-prinsip-samurai/51848
5.    http://rasimunway.blogspot.co.id/2011/05/prinsip-bushido-etos-kerja-bangsa.html
6.    https://jackalride.com/2014/03/31/7-prinsip-manly-para-bushido-biar-manly-kuadrat/


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di