alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Polri Bentuk Tim Khusus Tangani Citra Polisi yang Salah di Sinetron
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be3753a14088dc5158b4568/polri-bentuk-tim-khusus-tangani-citra-polisi-yang-salah-di-sinetron

Polri Bentuk Tim Khusus Tangani Citra Polisi yang Salah di Sinetron

Medanbisnisdaily.com - Jakarta - Polisi menyoroti tayangan di televisi yang mencitrakan personelnya sebagai petugas yang loyo, bisa dibayar, dan salah memasang tanda pangkat. Untuk menanggulangi munculnya citra yang tak diinginkan, polisi membentuk tim khusus. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga turun tangan.

"Akan kita bantu, akan kita siapkan tim asistensi untuk membantu Bapak Ibu sekalian (para kreator berbagai rumah produksi) untuk mempelajari sikap tampangnya polisi. Polisi nggak ada yang jalnnya loyo-loyo, mulai dari sikap dan tampang," kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Gedung Bhayangkari, Markas Besar Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Dia berbicara dalam acara 'Workshop Bersama Production House: Sosialisasi Penggunaan Seragam Dinas Polisi dan Action/Tindakan Kepolisian dalam Pembuatan Layar Lebar, Film TV, dan Sinetron'. Hadir pula dalam acara ini, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Yuliandre Darwis. Setyo melanjutkan keluhannya perihal citra polisi yang tayang di televisi. Suatu saat dia dikomplain oleh seniornya di kepolisian.

"Saya terus terang mendapatkan komplain dari mantan Wakapolri, saya dikoreksi, 'Dik (adik -red), ada itu sinetron, primetime lagi, antara jam tujuh sampai jam delapan malam, masa polisi nangkap penjahat, kemudian penjahatnya bayar, terus dibebaskan?' 'Waduh,' kata saya," tutur Setyo.

Selain itu, ada pula pemasangan tanda pangkat di seragam dinas polisi yang awur-awuran di sinetron. Polisi tak mau kesalahan-kesalahan itu terus diulang oleh rumah produksi sinetron dan tayangan lain.

"Pakaian seragamnya nggak betul, itu makanya kita menyiapkan diri membentuk tim asistensi untuk membantu, supaya betul betul apa yang dilakukan production house atau produser stasiun televisi sesuai dengan aturan," kata Setyo.

Tim asistensi yang terdiri dari beberapa satuan kerja akan dibentuk oleh Divisi Humas Polri, khusus untuk mendampingi para kreator supaya tak salah dalam menampilkan sosok polisi di tayangan yang mereka bikin, mulai dari level televisi sampai layar lebar. Namun untuk sementara, Setyo mempersilakan para kreator untuk berkonsultasi ke Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Kombes Cahyo Budi Siswanto, untuk mendapatkan arahan yang benar sebelum memproduksi tayangan.

"Dan saya minta pada ketua KPI untuk memberikan referensi pada rekan rekan kita yang memproduksi film, FTV, sinetron. Mari kita jaga sama sama produksinya. Kreatif boleh, tapi harus tetap berpikir jangka panjang, kedepan, dan bermanfaat," kata Setyo.

Di sisi lain, Setyo mengapresiasi tayangan yang menampilkan polisi dengan baik, seperti tayangan acara realitas (reality show) yang menampilkan penindakan polisi terhadap situasi tertentu. Ada pula film The Raid yang menampilkan dengan benar bagaimana polisi memegang terduga pelaku kejahatan, hingga bagaimana polisi memegang senjata.

Adapun KPI menilai non-akurasi tentang tampilan polisi yang ada di tayangan televisi disebabkan oleh kecenderungan mengejar rating. Kualitas tayangan menjadi tercecer. Padahal sudah ada Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran.

"Oleh sebab itu, ini (komplain dari polisi) akan kami jadikan guidance, kemudian akan kami surati seluruh owner dalam lembaga penyiaran, sehingga ini mejadi isu yang paling utama. Kami yakin semua production house atau lembaga penyiaran menciptakan industri kreatif, tapi tentu kreativitas yang bertanggung jawab adalah yang paling utama yang paling penting dalam sebuah proses," tutur Ketua KPI Yuliandre Darwis.dtc

http://www.medanbisnisdaily.com/m/news/online/read/2018/11/07/56948/polri_bentuk_tim_khusus_tangani_citra_polisi_yang_salah_di_sinetron/

Polisi bisa dibayar emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2
Kesannya jadi kek polisi india.
Bukan merusak citra sebenernya, memang yg namanya manusia ya gitu itu, gak peduli dia polisi, atau jabatan yg lain, selama dia manusia ya pasti ada aja negatifnya. Di filem-filem yg ada polisinya dimanapun juga gitu sih, ada yg korup ada yg jadi centeng preman, cuma di sini kurang imbang dan dimulai dengan hal negatifnya jadi ya gak salah juga kalo dibatasi, harus ada imbangannya dulu baru yg beginian bisa lolos. Banyak juga cerita heroic/positif polisi di filem2 luar, itu mgkn yg kurang di sini.
gampang , tinggal dijawab aja 'itu oknum'
Emang selama ini citra polisi kayak gimana sih?!
apakah polisi India pernah melakukan hal yang sama emoticon-Wkwkwk wereng baper banget emoticon-Wkwkwk
bagaimana nasib si muklis ya...
Di film the raid aja polisi g berdaya..masih sangar iko uwais, mau solo,duo tetep menang emoticon-Ngakak
Bisakah bikin film polisi kita kayak di film training day?
Balasan post faqih22111988
Quote:




dia udah turun pangkat jadi hansip lagi

















emoticon-Cool
oh gitu toh....
polisi india,,,
Nanti perkumpulan pak haji juga pada protes karena peran nya gak sesuai disinetron tukang bubur.
Lah di India aja udah di tanamkan sejak dini...
Liat aja tuh kartun pagi di anteve...
Anak kecil yg ngalahin penjahat...
Polisi cuma datang pas penjahatnya udah keok...
cuma mencerminkan oknum itu pak, gak usah kebakaran jenggot gitu lah

urus aja dulu perut yg pada buncit

😂
Kalo di acara 86 net tv polisi tugasnya jd penceramah tuh.
Bandingkan dengan Inspektur Vijay pak emoticon-Cool
jadi inget flokis india
pakai jaket pegang ht terus bilang
"kebetulan ini buronan yang sedang kami cari."
pakem hollywood dan korsel donk yg dipake jgn bollywood emoticon-Malu jelaslah dari salah kaprah dan salah tafsir, soal ada polisi dibayar pastilah ada, namanya juga oknum cuman jgn vulgar juga
di film2 india atau hollywood polisi disana digambrakan tempatnya korupsi kolusi dan nepotisme bahkan terkadang disana polisinya malah jadi penjahat utamanya kalau disini bakalan dikenain pasal pencemaran nama baik itu sutradaranya emoticon-Ngakak
Diubah oleh laziale.id
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di