alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ibunda TKW Tuti: Anak Saya yang Diperkosa, Mengapa Malah Dieksekusi Mati?
3.33 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be3588cddd7702f1a8b4576/ibunda-tkw-tuti-anak-saya-yang-diperkosa-mengapa-malah-dieksekusi-mati

Ibunda TKW Tuti: Anak Saya yang Diperkosa, Mengapa Malah Dieksekusi Mati?

Ibunda TKW Tuti: Anak Saya yang Diperkosa, Mengapa Malah Dieksekusi Mati?

MAJALENGKA, KOMPAS.com — Wajah Iti Sarniti (52) digelayuti kesedihan yang dalam. Sebentar-sebentar dia mengusapkan punggung pergelangan tangan pada kedua kelopak matanya.

Ibunda dari Tuti Tursilawati (33), tenaga kerja wanita (TKW) yang dieksekusi mati di Arab Saudi pada Senin (29/10/2018) waktu setempat itu, berkali-kali mengucap tanya.

"Mengapa anak saya dihukum mati? Dia korban perkosaan, mengapa bukan yang memerkosa yang dihukum, malah dia yang dieksekusi mati?" ungkap Iti lirih saat dijumpai di rumahnya di Desa Cikeusik, Kecamatan Sukahaji, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Rabu (31/10/2018).

Baca juga: Sedih Dengar Berita Tuti Tursilawati, Ridwan Kamil Kaji Larangan Warga Jabar Jadi TKI

Tuti yang bekerja di Kota Thaif, Arab Saudi, dituduh membunuh majikannya, Suud Malhaq Al Utibi, pada 2010. Dia dieksekusi mati tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada keluarga.

"Saya kaget dan sempat enggak percaya karena infonya sangat mendadak," tambah Iti.

Iti yang mengenakan kerudung bercorak hitam putih itu tampak berusaha tegar meski tidak bisa menutupi kesedihannya.

Pasalnya, pasca-eksekusi mati, jenazah Tuti Tursilawati tidak bisa dipulangkan ke Indonesia. Dia mengaku hanya menerima informasi bahwa jenazah anak sulungnya tersebut telah diurus Kerajaan Arab Saudi.

"Soal jenazah Tuti sudah diurus dan dikubur di Arab," ujar Iti.

Menurut dia, kabar pemakaman jasad Tuti diterima berbarengan dengan informasi bahwa Tuti telah dieksekusi mati.

"Sedih iya, kecewa juga iya, apalagi informasinya sangat mendadak," ujarnya.

Kepala Desa Cikeusik, Jaenudin, menuturkan, pemerintah melalui Kemenlu RI telah berupaya maksimal untuk membebaskan Tuti.

"Saya tahu sendiri pemerintah memperjuangkan betul dan membantu all out, dari awal mengawal terus kasus Tuti," ujar Jaenudin saat ditemui di rumah Tuti Tursilawati, Selasa (30/10/2018).

Berdasarkan informasi yang diterimanya, perwakilan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Thaif setiap bulannya menjenguk Tuti di tahanan. Selain itu, Kemenlu juga rutin menggelar pertemuan dengan pihak keluarga setiap tahun.

Dalam pertemuan itu, menurut Junaedi, Kemenlu menyampaikan perkembangan kasus Tuti dan upaya apa saja yang telah ditempuh.

"Saya beberapa kali ikut, pertemuan itu juga membahas upaya ke depannya seperti apa," kata Jaenudin.

Quote:


Sangat kecewa
Jaenuddin juga mengaku sangat kecewa karena tidak ada pemberitahuan lebih dahulu mengenai eksekusi terhadap Tuti.

"Sangat kecewa kepada Pemerintah Arab Saudi, mereka baru memberitahu setelah Tuti dieksekusi," ujar Jaenudin.

"Keluarga sangat kecewa, seharusnya sebelum dieksekusi ada pemberitahuan ke keluarga," tuturnya.

Menurut Jaenudin, sebelum dieksekusi, dia sering melihat langsung almarhumah Tuti menghubungi keluarganya melalui sambungan telepon.

"Ya kadang ikut ngobrol juga, sekadar tanya kabar dan kasih semangat," kata Jaenudin.

Dia mengatakan, Tuti biasanya menelepon keluarga setiap satu bulan sekali.

Tuti menelepon menggunakan ponsel petugas Konsulat Jenderal RI (KJRI) Thaif yang menjenguknya. Selain telepon, menurut dia, sesekali Tuti juga menghubungi keluarganya melalui video call.

"Komunikasi itu rutin. Petugas KJRI menjenguk Tuti minimal satu kali setiap bulannya," ujar Jaenudin.

Menurut Jaenudin pula, kabar eksekusi juga tidak disampaikan Kerajaan Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia.

Pemberitahuan itu baru disampaikan ke Kemenlu RI setelah proses eksekusi terhadap Tuti dilaksanakan.

Jaenudin mengatakan, pihak keluarga baru mendapat kabar dari petugas Kemenlu RI bahwa Tuti telah dieksekusi mati pada Selasa (30/10/2018) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB.

"Dari Kemenlu menelepon ke keluarga, jenazahnya juga sudah diurus dan dikuburkan di Arab Saudi," ujar Jaenudin.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ibu Tuti Tursilawati Histeris, 'Dia Korban Perkosaan, Mengapa Dihukum Mati?'

sumber

Ya lagi lagi kena vancung, memang arab gitu kita dibodohi arab puluhan tahun , dan mereka menganggap ras Indonesia adalah ras budak, emoticon-Hansip



Quote:
Diubah oleh BowoSan
Halaman 1 dari 3
Itulah arab , habib belom pulang pulang ane jafi khawatir emoticon-Embarrassment
"Saya tahu sendiri pemerintah memperjuangkan betul dan membantu all out, dari awal mengawal terus kasus Tuti," ujar Jaenudin saat ditemui di rumah Tuti Tursilawati, Selasa (30/10/2018).

MBS emg udah ga peduli soal HAM, dari mulai Yaman sampe ke Khasgogi
dunia aja ga bisa menekan kasus Khasgogi, apalagi soal TKW ecek² gini mah
karena majikan mah bebas mau ngapain aja....emoticon-Berduka (S)
Balasan post I.Just.Run
Quote:


Orang arab masih menganggap orang selain ras mereka itu budak, hampir semua orang Arab pola pikirnya demikian, mereka gak bakal mau nikahin anak perempuan mereka dg babu / budak Indonesia sekalipun budak indon sudah dijamin kapling surganya
Balasan post twintower911
Quote:


Karena masih memiliki dogmatisme , ras selain mereka itu budak, emoticon-Stick Out Tongue
Quote:


Quote:


Ibunda TKW Tuti: Anak Saya yang Diperkosa, Mengapa Malah Dieksekusi Mati?
hmmmm....
semoga keluarga almarhum diberi ketabahan dan kesabaran
hem mungkin benar juga dikatakan gub jabar emoticon-Cool
Quote:


emoticon-Cape d...

Bebas ngobel juga emoticon-cystg
membunuh hukumnya ya di bunuh.dmn bumi dipijak,disitu langit dijunjung.
kalo acehnistan ntr sudah full ngarab,bkal ada penggal2an dsana.sayangnya,acehnistan cmn gimmick doang.ngaku make hukum islam,tp gk mau menyeluruh.kebnyakan NYIMENG
Balasan post dsturridge15
Quote:


Sma kyk ras bani taplak ya
Keadilan apa yg bs di dpt dr negara yg baru aja memperbolehkan cwe nyetir bu, itupun hal sepele gt aja melewati bny perdebatan, aplg nyawa seorang wanita, orang asing, pekerja biasa pula, ga ada etika jg cm buat ngasih tahu kapan di eksekusi
Makanya Jgn abisin duit tabungan yg cape2 di kumpul buat pilgrimage kesana bu
Balasan post twintower911
Sama2 samawi 11/12
Balasan post beenana
Quote:


Nah ini dia, kenapa ke arab panas2 an , kurban disana hanya buat orang arab, ibarat plesiran sj ngambhr hamburin duit, ketika dinasehati malah dibilang tapir emoticon-Embarrassment
Quote:


gk bisa menyalahkan MBS sepenuhnya sih, soalnya itu kasus udah sejak 2011 sebelum MBS dilantik. justru yg jadi pertanyaan waktu rombongan raja salman kesini jokowi ngapain aja!!? selfie sama bikin vlog?
Nusron pecat aja!!
Ga becus lindungi TKI!!
sedih.. miris.. jauh2 cari nafkah ..
harusnya indon berani menerapkan hukuman pancung biar para imigrant2 ini tidak berani macam2 dan berulah di indon..
Dia bunuh orang tong!
Arab emang kurang ajar. Makanya agama islam berdiri di sana. Tapi sifat asli arab tetap msh ada..
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di