alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be2b91cdc06bd77168b4584/ekspansi-wechat-dan-alipay-incar-turis-tiongkok-di-indonesia

Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia

Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia
Ilustrasi ikon aplikasi mobile WeChat.
Potensi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia mendapat perhatian makin besar dari para investor asing. Yang terbaru; dua raksasa perusahaan digital asal Tiongkok, WeChat dan Alipay, mulai melirik Indonesia sebagai pasar.

Peningkatan kunjungan turis asal Tiongkok ke Indonesia menjadi salah satu faktor yang menarik perusahaan tersebut masuk ke tanah air.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. tengah memproses kerja sama dengan tiga penyedia platform pembayaran WeChat Pay, Alipay dan Liquidpay. Saat ini, prosesnya telah memasuki tahap kajian model bisnis dan pengajuan izin kepada Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tujuannya agar WeChat dan Alipay bisa terhubung dengan sistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Indonesia sesuai peraturan BI No.19/8/PBI/2017 tentang Gerbang Pembayaran Nasional.

Lewat kerja sama tersebut, BNI ingin menangkap peluang bisnis dari transaksi wisatawan asing yang menggunakan tiga platform pembayaran tersebut. Direktur Perencanaan dan Operasional BNI, Bob Tyasika Ananta, menilai selama ini potensi transaksi digital di Indonesia belum optimal dieksplorasi oleh perbankan nasional.

Menurut Bob, pihaknya membuka peluang kerjasama dengan WeChat dan Alipay lantaran besarnya potensi wisatawan asal Tiongkok yang datang ke Indonesia. Terlebih, wisatawan Negeri Tirai Bambu itu biasa bertransaksi menggunakan dompet digital.

"Memang perputaran pembayaran yang terjadi di domestik belum sepenuhnya ditangkap oleh perbankan nasional," ujar Bob dalam Katadata, dilansir Rabu (7/11/2018).

Gayung bersambut, BI pun memberikan kesempatan kepada perusahaan sistem pembayaran digital seperti WeChat Pay dan Alipay untuk bekerjasama dengan perbankan lokal dalam menjalankan operasinya di Indonesia.

Mereka menyatakan berkomitmen untuk memfasilitasi sistem pembayaran digital agar segera bergandengan tangan dengan perusahaan bank nasional.

Deputi Gubernur Senior BI, Mirza Adityaswara, menuturkan WeChat Pay dan Alipay merupakan dua sistem pembayaran yang paling banyak digunakan oleh penduduk Tiongkok. Dengan banyaknya turis negeri itu yang datang ke Indonesia, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan untuk mengembangkan sistem pembayaran online.

"Turis dari Tiongkok ini kan mereka sudah terbiasa untuk membayar menggunakan QR Code, turis Tiongkok nomor satu jadi bagaimana kami harus fasilitasi itu," ungkap Mirza dalam CNNIndonesia.com.

Ia mengatakan jika WeChat Pay dan Alipay sudah bergandengan tangan dengan perusahaan bank lokal, keuntungan perbankan domestik akan semakin meningkat di tengah banyaknya turis Tiongkok.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Onny Widjanarko, mengatakan pihaknya sedang bekerja untuk menerbitkan standarisasi transaksi pembayaran menggunakan fitur kode atau QR Code.

Ia mengatakan aturan itu bakal meluncur pada tahun ini. Namun, ia enggan membocorkan lebih detail mengenai aturan main yang akan dituangkan dalam standar QR Code.

Hanya saja, Onny memastikan standarisasi aturan QR Code akan mengikuti patokan internasional. Selain itu, sistem QR Code ala BI juga akan terhubung dengan GPN.

Pertumbuhan jumlah kedatangan turis Tiongkok ke Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) Tiongkok ke Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan sejak 2005.

Pada tahun tersebut, kunjungan mencapai 128.681 lawatan atau tumbuh sebesar 222,22 persen dibandingkan 2004 yang berjumlah 39.936 kunjungan. Setelahnya, rata-rata kunjungan wisman Tiongkok tumbuh sebesar 25,82 persen per tahun.

Tiongkok kembali menjadi negara asal wisman terbanyak sepanjang tahun 2017. Kemampuan Tiongkok melesat ke posisi lima teratas sebagai negara asal wisman terbanyak di Indonesia tak lepas dari kebijakan bebas visa yang diberikan oleh Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 69 Tahun 2015 tentang Bebas Visa Kunjungan, Tiongkok masuk sebagai salah satu dari 45 negara yang menerima keistimewaan ini. Mereka mendapat izin tinggal kunjungan untuk waktu paling lama tiga puluh hari dan masa berlaku tidak dapat diperpanjang.

Adapun WeChat dan Alipay adalah dua perusahaan teknologi yang dinilai sebagai representasi Tiongkok dalam industri digital.

WeChat adalah jaringan sosial pertama di dunia yang menyediakan ekosistem media mandiri sehingga industri media Tiongkok menjadi makin kuat dan lebih objektif. Dalam waktu singkat, WeChat telah menggeser posisi media konvensional di Tiongkok.

Sementara Alipay adalah sebuah platform pembayaran kode QR, pembayaran tanpa uang tunai (cashless) yang diciptakan oleh Alibaba -- perusahaan e-commerce raksasa asal Tiongkok.

Kehadiran platform digital telah membawa budaya baru dalam bertransaksi di kalangan masyarakat Tiongkok. Menurut Financial Times, skala pasar pembayaran mobile di Tiongkok meningkat hampir 50 kali lipat dari pasar Amerika Serikat pada 2016.

Saat ini, warga Tiongkok dapat meninggalkan rumah tanpa harus membawa uang tunai atau kartu kredit karena semua pedagang, supermarket, hotel, restoran, pusat perbelanjaan, dan pedagang kaki lima menerima pembayaran kode QR mobile.

Sementara di Indonesia, tren transaksi menggunakan uang elektronik meningkat setiap tahunnya. Bahkan BI mencatat nilai transaksi menggunakan uang elektronik melonjak tajam dari 2017 ke 2018. Nilainya pun mencapai tertinggi meskipun tahun 2018 baru dicatat sampai bulan September dengan transaksi mencapai Rp31,7 triliun.
Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...k-di-indonesia

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia Sebagian besar sektor menghijau, IHSG ditutup naik

- Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia Banjir Tasikmalaya, waspada curah hujan tinggi

- Ekspansi WeChat dan Alipay incar turis Tiongkok di Indonesia Rizieq diperiksa polisi Arab Saudi, kasusnya belum diketahui

Ane udah lama banget gak pake WeChat Gan...


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di