alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be2a2f91a997556178b459d/mensos-pemberdayaan-kelompok-adat-terpencil-di-asmat-masih-rendah

Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah

Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan jangkauan layanan Komunitas Adat Terpencil harus (KAT) diperluas. Menurut dia, realisasi pemberdayaan KAT seperti di Kabupaten Asmat masih sangat rendah, tidak berimbang antara populasi KAT di Kabupaten Asmat dengan target yang dicapai setiap tahun.“Ke depan pemberdayaan KAT hendaknya diperluas. Jangan cuma 40 KK tetapi lebih diperluas agar menjangkau lokasi-lokasi di pedalaman,” kata Agus di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Rabu (7/11).


1. Kondisi geografis Asmat masih sulit dijangkau
Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah
Para pemangku kepentingan, lanjut Agus, harus memiki kesadaran. Sebab, beberapa kali terjadi bencana, krisis pangan, wabah penyakit bahkan kejadian luar biasa (KLB) di lokasi terpencil di tanah air, termasuk bencana di Kabupaten Asmat. Presiden Joko Widodo pun telah menyarankan untuk dilakukan relokasi agar warga Asmat di pedalaman dapat mengakses berbagai pelayanan umum dan sosial. Sebab, situasi dan kondisi geografis di Kabupaten Asmat pada umumnya sulit dijangkau dan terpencil."Saran presiden soal relokasi merupakan relokasi terbatas yakni dengan tetap memperhatikan ciri-ciri, karakter budaya, dan hak ulayat mereka. Oleh karena itu, kita harus mengenal terlebih dahulu kehidupan sosial budaya mereka, melakukan pemetaan sosial, studi kelayakan, serta melihat situasi dan kondisi lingkungan mereka dari faktor keamanan bencana, serta status lahannya,” katanya.


2. Warga KAT tak terjangkau program sosial
Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah
Agus juga menyoroti masih kecilnya warga KAT yang memiliki identitas kependudukan baik Akta Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk (KTP), ataupun Kartu Keluarga (KK). Akibatnya, mereka tidak dapat mengakses program nasional yang mensyaratkan keberadaan identitas penduduk seperti Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS), Program Keluarga Harapan (PKH), dan program Beras Sejahtera (Rastra). “Untuk itu saya mengimbau agar ada upaya atau perlakuan khusus terhadap pendaftaran atau pencatatan penduduk KAT yang sesuai dengan karakteristik keberadaan KAT seperti sulit dijangkau dan cenderung berpindah,” katanya.


3. Pemberdayaan KAT membangkitkan mental warga
Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah
Menurut Agus, konsep pemberdayaan KAT adalah membangkitkan mental warga KAT untuk tumbuh dan berkembang secara mandiri di atas kepribadian budayanya. Dengan demikian, mereka mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi perubahan lingkungan alam dan soaial di luar lingkungan mereka. “Tentu kita tidak menawarkan modernisasi, tetapi mengajak mereka untuk mengenal lingkungan dunia luar yang cepat atau lambat akan mempengaruhi kehidupan dan penghidupan warga KAT,” ujarnya.


Sumber : https://www.idntimes.com/news/indone...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah Cerita Presiden Jokowi yang Diangkat jadi Panglima Perang Asmat

- Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah Status KLB Campak di Asmat Resmi Dicabut

- Mensos: Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil di Asmat Masih Rendah Tuntaskan KLB Gizi Buruk dan Campak Tim FHC Fokus di Asmat 3 Bulan ke Depan



×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di