alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Dunia Hiburan /
SEKATEN JADI PERPADUAN TIGA BUDAYA INI BUKTINYA
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be2960ddc06bd605f8b456b/sekaten-jadi-perpaduan-tiga-budaya-ini-buktinya

SEKATEN JADI PERPADUAN TIGA BUDAYA INI BUKTINYA

 JOGJA – Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) Yogyakarta dibuka mulai tanggal 2 November lalu. Helatan tahunan yang akan berlangsung 18 hari itu dibuka oleh Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X dan Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Jumat (2/11) .


Seperti dirilis Tempo.co, peresmian even yang dipusatkan di Alun Alun Utara itu ditandai dengan pemukulan kenong sebanyak tiga kali oleh Paku Alam X.

Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X mengatakan ada tiga nilai pokok dalam perayaan Sekaten.

Pertama, saat dibunyikannya perangkat gamelan keraton Kanjeng Kiai Guntur Madu dan Kanjeng Kiai Naga Wilaga di Kagungan Ndalem Pagongan Masjid Agung Yogyakarta selama 7 hari berturut kecuali hari Kamis malam sampai Jumat siang.

Kedua, menurut Paku Alam, inti Sekaten juga merupakan peringatan hari lahir Nabi Muhammad pada tanggal 11 Maulud malam, yang bertempat di serambi Masjid Agung dengan bacaan riwayat Nabi Muhammad oleh para abdi dalem Kasultanan.

Sedangkan inti perayaan Sekaten ketiga yakni pemberian sedekah berupa hajad dalem Gunungan dalam upacara gerebeg sebagai upaca puncak Sekaten.

“Saat merayakan dan menikmati Sekaten hendaknya juga menelaah bahwa perayaan ini memiliki nilai sejarah, religi, dan kebudayaan yang tersirat dalam setiap ritualnya,” ujar Paku Alam.

Nilai religi dalam Sekaten itu, ujar Paku Alam, ada dalam sesi pembacaan risalah Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah yang diperintahkan sebagai rahmatan lil alamin yang memiliki kepribadian dan akhlak yang baik. Sehingga dari perayaan Sekaten diharapkan masyarakat bisa ikut meneladani akhlak dan budi pekerti luhur meneladani sikap nabi.

Sedangkan nilai sejarah Sekaten tidak bisa terlepas dari peran para Wali Songo sebagai penyebar agama Islam di pulau Jawa. Sekaten pun menjadi sarana dakwah Islam dan berkaitan dengan keberadaan sultan sebagai ahli waris dari Kerajaan Mataram sebagai pencetus awal diadakannya Sekaten.

“Nilai Sekaten juga relevan kaitannya dengan nilai budaya karena Sekaten menjadi perpaduan budaya Jawa, Hindu, Budha dan Islam,” ujar Paku Alam.

Hal ini tampak ketika kebudayaan Jawa banyak menyelipkan makna tersirat dalam bentuk simbol dalam tiap kejadian penting. Sedangkan kebudayaan Hindu-Budha yang dalam peribadatannya erat dengan ritual.
Hal ini kemudian menjadi inspirasi para Wali Songo dalam mengemas ajaran Islam dalam budaya Jawa-Hindu-Budha yang terangkai dalam upacara adat Sekaten. (wiek/lna)

sumber : http://bit.ly/joss00073
Tradisi Ayam Panggang dan Dawet, Saat Bermunajat Di Petilasan Mbah Janjang

https://goo.gl/RxSNHf

#Blora #EyangJatikusumo #MbahJanjang

Melihat Blora Lebih Dekat


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di