alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Salah Sendiri Anggap Yusril Ihza Mahendra Gak Penting, Mending Gabung Jokowi-Ma’ruf
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be27b4056e6afc0248b4568/salah-sendiri-anggap-yusril-ihza-mahendra-gak-penting-mending-gabung-jokowi-maruf

Salah Sendiri Anggap Yusril Ihza Mahendra Gak Penting, Mending Gabung Jokowi-Ma’ruf

Salah Sendiri Anggap Yusril Ihza Mahendra Gak Penting, Mending Gabung Jokowi-Ma’ruf
Yusril Ihza Mahendra

POJOKSATU.id, JAKARTA – Keputusan Yusril Ihza Mahendra jadi penasehat hukum pasangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 cukup mengagetkan banyak kalangan.

Pasalnya, Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu selama ini dikenal lebih dekat dengan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandi.

Hal itu lantas memantik spekulasi arah dukungan Partai Bulan Bintang (PBB) di Pilpres 2019 mendatang.

Di sisi lain, partai yang pernah dikomandoi MS Kaban itu sampai kini sama sekali belum menentukan sikap politiknya.

Diyakini, bergabungnya Yusril di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) itu akan menambah kekuatan Jokowi-Ma’ruf.

Pengamat politik dari UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menyebut, keputusan Yusril pidah haluan itu diakuinya cukup menarik perhatian.

“Politik kita memang sukar dijelaskan dengan teori-teori politik kontemporer. Inilah realitas politik kita, di mana batas-batas ideologi menjadi tak berarti,” ujarnya, Senin (5/11/2018).

Sementara, pengamat politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengaku tak terkejut dengan keputusan pengacara dengan track record mengkilap itu.

“Saya termasuk yang tidak terkejut dengan sikap Yusril. Saya kira itu menjadi pilihan dia yang paling realistis,” katanya.

Ia menilai, hal itu dimungkinkan karena selama ini kubu Prabowo-Sandi mengabaikan upaya politik pakar hukum tata negara tersebut.

Bahkan, lanjutnya, sejak awal Yusril sebenarnya sudah berusaha menunjukkan sikap mendukung Prabowo Subianto.

Sayangnya, kubu Prabowo-Sandi sepertinya tidak menganggap Yusril sebagai faktor yang penting.

“Begitu pula pada saat dilakukan pembahasan mengenai calon pendamping Prabowo, Yusril dan partainya juga seolah dianggap tidak penting,” katanya.

“Menurut Yusril PBB kala itu tidak diajak bicara,” beber Said.

Padahal, sambung Said, Yusril dan PBB sebetulnya punya kecenderungan untuk mendukung pasangan Prabowo-Sandi dengan gelagat politik yang ditunjukkan selama ini.

“Situasi itulah yang saya lihat dimanfaatkan oleh kubu Jokowi-Ma’ruf untuk mendekati Yusril,” jelasnya.

“Mereka sangat jeli dalam melihat peluang. Maka di situlah muncul titik singgungnya,” kata Said.

Bisa jadi, sambungnya, Yusril berfikir akan sangat percuma membela orang atau kelompok yang justru tidak peduli bahkan meremehkan dirinya.

“Jadi lebih baik membela orang atau kelompok lain yang menunjukan sikap sebaliknya,” demikian Said.

Di sisi lain, keputusan Yusril bergabung dengan petahana itu sepertinya membuat kubu koalisi oposisi meradang.

Salah seorang juru kampanye pasangan yang diusung Koalisi Adil dan Makmur (KAM), Moh Nizar Zahro menilai keputusan Yusril itu sama sekali bukan hal yang mengejutkan.

“Biasa saja. Apa istimewanya? Tidak ada yang istimewa,” ujarnya kepada JPNN.com (grup PojokSatu.id), Selasa (6/11/2018).

Menurutnya, Yusril adalah seorang pengacara yang wajar jika menjadi penasehat hukum siapa saja.

“Prof Yusril adalah lawyer. Hak beliau untuk bisa menjadi pengacara siapa saja,” lanjutnya.

Sebaliknya, meski tak mendapatkan ‘servis’ Yusril dalam urusan hukum sekalipun, Nizar sama sekali tak merasa gentar.

Ia menuturkan, tim Prabowo-Sandi juga memiliki lawyer yang andal dan militan di bawah pimpinan direktur advokasi hukum Sufmi Dasco Ahmad.

“Bersama kami juga ada ACTA (advokat cinta tanah air). Rekam jejak ACTA tidak perlu diragukan lagi,” kata ketua DPP Gerindra ini.

Kendati demikian, Nizar juga berharap agar gerbong Partai Bulan Bintang (PBB) segera merapat ke Prabowo-Sandi usai MS Kaban memberi dukungan ke paslon nomor urut 02 itu.

“Dalam waktu dekat gerbong PBB saya kira akan merapat ke Prabowo-Sandi. Dan dalam waktu dekat akan segera dikukuhkan,” katanya.

“Ketua Dewan Syuro PBB MS Kaban sudah mendeklarasikan diri mendukung Prabowo-Sandi,” tandas Nizar.

https://pojoksatu.id/news/berita-nasional/2018/11/06/salah-sendiri-anggap-yusril-ihza-mahendra-gak-penting-mending-gabung-jokowi-maruf/amp/

Siapapun presidennya bos nya tetap Megatron emoticon-Cool

Mampoooooosss emoticon-Wkwkwk
Diubah oleh adamyvon
Disaat kubu petahana nambah pendukung nambah koalisi kubu oposisi malah berantem sendiri rebutan kursi wagub
2014 dimana kubu wowo engga banyak blunder aja keok apalagi sekarang
emang jelas terlihat kok, kan begitu deklarasi prabosan si ucil emang gak dianggep, kalo gak salah sempat komplain juga.... 😅😅😅
Diubah oleh galbadia
no kerdus no silaturahmi emoticon-Embarrassment
partai juga punya kepentingan di pemilu
Inget nopel sharkman kader nih partai emoticon-Leh Uga
itulah politik

kasihan nasbung die hard


cuman bisanya plonga plongo
kalo pengacara maunya bayar cash

mungkin kemarin gak sesuai bayarannya emoticon-Ngakak
Balasan post marvelrt
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Kalian belum pernah rasain dilempar hengpong ya??! emoticon-Mad
acta? novel? emoticon-Leh Uga
Balasan post adamyvon
Quote:


Paling di kasusin kayak Hary tanoe, terus ganti haluan emoticon-Ngakak
Katanya gak butuh suara hti eh.. emoticon-Kagets

Salah Sendiri Anggap Yusril Ihza Mahendra Gak Penting, Mending Gabung Jokowi-Ma’ruf
wowow emang dari dulu tukang cari gara2

peras la nyalla, akhirnya la nyalla ikut jkw
cuekin yusril, akhirnya yusril ikut jkw

awas jangan blunder lagi ya woooo

emoticon-Leh Uga
ah politik mah maenan orang atas..
yg susah yg dibawah, yg menderita yg kecil...
semuanya ada asas kepentingan perut...
Quote:
ini mah namanya sibuk ribut sendiri , kawan lama terlupakan


ya udh lah kawan jadi musuh sekarang
Quote:


Tiap suara yg dikluarin dia pasti jd bumerang buat diaemoticon-Ngakak
ucil ga ada kardus mana dianggep,, plpress 2019 itu ajang prabowo cari duit bukan mw jadi rpesiden aslinya. liat ajah prabowo ga kluar duit apa2 tp mlh yng mw nempel yang ngasih
bosan brow jadi oposan butuh duit banyak buat gedein partai brow
lumayan jg buat ngeredam HTI nih
Diubah oleh zanaf231
mikimos pindah klub , gimana nih nasib kampret pemuja mikimos ? emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di