alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / ... / Pilih Capres & Caleg /
Sekedar Pemikiran Orang Biasa di Pilpres 2019
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be1cd7adc06bd151f8b4569/sekedar-pemikiran-orang-biasa-di-pilpres-2019

Sekedar Pemikiran Orang Biasa di Pilpres 2019

masalah pilpres 2019 bukanlah siapa yang akan jadi presiden. tetapi seperti apa kondisi, tabiat para pemilih saat ini. Kita manusia Indonesia, sudah terlalu banyak lelah dengan hayalan dan kenyataan. Setiap hari kita memendam kemarahan. entah karena antrian diserobot. lampu merah yang terlalu lama. terserempet, dirampok, dibegal, bahkan dibacok.

saat ini seakan-akan, siapa yang berseberangan dengan pilihan politik kita. adalah mereka yang selama ini menzolomi kita. padahal mereka hanya teman waktu sekolah, tetangga dekat rumah, saudara kandung !.

lebih gilanya lagi. karena kondisi pemilih yang seperti ini. para politisi tentu menggunakkan strategi kebencian. dimana kritik itu untuk menghancurkan. adu skor siapa yang menemukan kelemahan yang lain lebih banyak. akan dianggap juaranya.


tidak penting prestasi, karena bagi kedua kubu prestasi merupakan, pencitraan yang dibuat-buat.

kesalahan dan kecelakaan adalah hal yang harus dicela. jika membunuh adalah cara mengurangi suara lawan politik. saya yakin hari ini kita sudah saling bunuh. jika anda jatuh berarti anda layak diperbincangkan bahkan dihina. bukan ditolong, atau sekedar bertanya "apakah anda baik-baik saja". yang normal dilakukan adalah "bego banget tuh orang bisa jatuh".

kembali lagi, yang aneh bukanlah politisinya. tetapi kita yang memutuskan segala sesuatu dengan kebencian, dengan merasa kita superior karena yakin kita akan masuk surga.
yang merasa lebih baik karena agama yang sebenernya diwariskan orang tua. bayangkan kalau anda lahir sebagai babi. karena apalah bedanya, kebanyakan agama kita saat ini hanyalah apa yang suratan takdir kita putuskan.

semoga kita berhenti memilih berdasarkan jumlah kekurangan, kebodohan, ketidaksamaan dalam cara berpikir. pilihan lah berdasarkan apa yang baik. karena kekurangan sudah menjadi kutukan manusia. buatlah para politisi melihat kita memilih berdasarkan nilai yang baik. tidak ada gunanya satu jam mendengarkan kritikan. lebih baik satu jam kita berdiskusi memperbaiki kekurangan, ketidaklengkapan, evaluasi dengan rencana yang bisa dilakukan.

dan percayalah kalau kita membicarakan hal yang baik, kita akan mengantuk. karena tidak seasik membahas kesuraman orang lain.

tetapi disitu lah perbedaan bangsa kita saat perjuangan kemerdekaan dengan sekarang ini. pra kemerdekaan saat dimana hal-hal baik patut diperbincangkan. dimana impian memberikan harapan. dimana kita dibunuh jika kita berseberangan secara politik.
sekarang semua terbalik, dimana hal-hal baik, perencanaan adalah hal yang membosankan dan merupakan berita yang tidak hits. dan kesuraman, kesalahan, dan kecelakaan merupakan hal seru untuk dibahas setiap hari.

sampai kapan kita akan saling membenci. serunya dimana. musuh kita adalah orang yg hanya ingin meraup uang bangsa ini dengan cara-cara yang busuk. bukan pak prabowo dan pak jokowi. mereka berdua adalah putra terbaik bangsa hasil seleksi alam indonesia. suka tidak suka. merekalah kebanggaan kita.

emoticon-Stick Out Tongue sorry kalau typo atau ga nyambung dan ngelantur.










Urutan Terlama
sudah takdir selimut
di dalamnya ada musuh


emoticon-cystg


gue dukung aja presiden ... asalkan kalo bisa meningkatkan kualitas uang Rupiah (koin), juga nilai Rupiah terhadap mata uang negara lain, juga terhadap emas....

dalam sebulan ini nilai emas = Rp 620.000 (kurang lebih)
--> satu keping emas (koin) kira-kira 600 keping uang 1000 an

nah bisa tdk bulan depan menjadi 500 keping... atau di tahun 2019 nanti bisa 300 - 200 keping uang saja untuk segram emas ??


Sekedar Pemikiran Orang Biasa di Pilpres 2019
Diubah oleh wandaries
Nah poin nya itu di cara berfikir yg positif atau negatif, krn ane yakin semua capres ingin membuat indonesia lebih baik, hanya saja mereka punya cara masing2 dengan segala kelebihan dan kekurangannya, sehingga yg perlu di kedepankan adalah adu gagasan antar capres.
siapa pun presidennya yg kerja nanti itu2 juga kok..
mentrinya kalau ambil yg ahli ya gak jauh2..
kalau ngambil dr partai ya sama2 aja kaya skrg yg dari partai..
kementrian yg kerja juga pastinya sama..
Nastak ama nasbung jgn serius2 kali..
Junjungannya pada akrab dan gampang berganti pihal lah kelen ribut sesama teman..


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di