alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Penerapan ERP Molor, Ini Penjelasan Anies
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be1295c529a45bb508b4579/penerapan-erp-molor-ini-penjelasan-anies

Penerapan ERP Molor, Ini Penjelasan Anies

Penerapan ERP Molor, Ini Penjelasan Anies
JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga tahun setelah sistem jalan berbayar atau electronic road pricing (ERP) digagas di Jakarta, penerapannya tak kunjung terlaksana.

Ketika ditanya soal molornya penerapan ERP, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku pihaknya masih fokus memperluas integrasi transportasi massal.

"Nomor satu, kami ingin agar integrasi angkutan umum itu dipercepat karena pada ujungnya semua kebijakan yang sifatnya restriktif (terbatas), itu harus punya fasilitas untuk masyarakat berpindah (moda transportasi)," kata Anies di Balai Kota, Senin (5/11/2018).

Baca juga: Teknologi ERP Harus Sudah Teruji, Dishub Tolak Saran KPPU

Anies mengatakan ia tak mau terkesan membatasi dan menghukum masyarakat lewat kebijakan jalan berbayar. Ia ingin agar sarana transportasi alternatif tersedia dengan baik dulu.

"Misal kendaraan umumnya terintegrasi jumlahnya ditambah. Sehingga ketika kami membuat kebijakan yang sifatnya restriktif, masyarakat bisa berpindah moda tanpa mengalami kesulitan. Jadi urutan itu harus benar," ujar dia.

Kendati demikian, Anies belum memastikan apakah ERP akan diterapkan setelah semua angkutan massal terintegrasi.

Ia hanya menyampaikan tengah menyiapkan integrasi berbagai moda transportasi mulai dari transjakarta, angkot, mass rapid transit(MRT), hingga light rail transit (LRT).

Sekarang sedang dikaji, harus tuntas betul bahwa bukan saja soal tendernya tapi di mananya itu diterapkan harus sesuai dengan skema pengembangan transportasi terintegrasi. Jadi nyambung di mana ada kendaraan umum, di situ diterapkan kebijakan untuk yang restriktif sifatnya," kata Anies.

Lelang investasi ERP di Sudirman-Thamrin yang berproses sejak awal 2018 hingga kini belum menemukan titik temu. Padahal target awalnya, pemenang lelang diumumkan 25 Oktober 2018 lalu.

https://megapolitan.kompas.com/read/...njelasan-anies
emoticon-Embarrassment
dulu buldozer ikut proyek ini tapi setelah jadi mantri gak ada kabarnya lagi
wan abud lg sibuk ngurusin becak, dulu yg mw bikin pelatihan genjot becak udah kabur duluan emoticon-Blue Guy Bata (L)
astajim ketularan molor kyak gabener lalu ngerjain ERP emoticon-Imlek
Kalo penerapannya pake deteksi plat nomor, yakin bakal susah. Lo tau sendiri banyak plat modifikasi. Tp kalo penerapannya pake alat tambahan dalam mobil mungkin bisa aja, tp kalo motor emang pada mau beli?
Mantapz
Dopost biar rame
benahi dulu jak lingko biar minimal 50% angkutan umum kota (angkot) sudah menjalankan sistem tersebut, kalo udah kan sekarang sistem ganjil genap udah cukup mengurangi (memindahkan emoticon-Ngakak (S)) jumlah kemacetan di beberapa ruas jalan, apalagi kalo nantinya erp sudah berjalan, orang semakin males untuk pake kendaraan pribadi (terutama mobil) dan akan beralih ke transportasi umum (dengan catatan jak lingko udah berjalan baik emoticon-Malu (S))
Quote:


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di