alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Prabowo Sebut Tidak Akan Impor Jika Jadi Presiden, PPP: Janji Palsu
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be0c0955a5163a0458b4567/prabowo-sebut-tidak-akan-impor-jika-jadi-presiden-ppp-janji-palsu

Prabowo Sebut Tidak Akan Impor Jika Jadi Presiden, PPP: Janji Palsu

Prabowo Sebut Tidak Akan Impor Jika Jadi Presiden, PPP: Janji Palsu

JAKARTA, iNews.id – Pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang tidak akan melakukan kebijakan impor jika terpilih jadi presiden dianggap sebagai khayalan. Pernyataan itu tidak akan mungkin bisa direalisasikan.

Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi mengingatkan, Pemerintah Indonesia tidak akan bisa lepas dari impor, termasuk pangan. Bukan karena tidak ingin melakukan swasembada, namun sejumlah faktor membuat Indonesia harus mendatangkan barang kebutuhan dari luar negeri.

Khusus pangan, misalnya, saat ini jumlah penduduk terus meningkat, sementara lahan berkurang. Belum lagi masyarakat banyak yang berpindah dari sektor pertanian ke sektor formal. Hal-hal ini mendorong Indonesia melakukan impor.

Atas dasar itu, janji Prabowo yang tidak akan impor dianggap sebagai sesuatu yang mustahil. "Itu utopia (khayalan). Mana mungkin bebas impor," kata anggota Komisi II DPR ini di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Politikus yang mengawali karier sebagai jurnalis itu lantas mengilustrasikan kampung halamannya di Banyuwangi. Sewaktu kecil, saat itu hanya ada 50 kepala keluarga pada satu rukun tetangga. Sementara luas sawah masih puluhan hektare.

Namun, keadaan sekarang sudah berubah. Jumlah kepala keluarga meningkat berkali lipat dan hunian juga bertambah. Imbasnya, lahan pertanian itu semakin berkurang.

"Itu menunjukkan apa? produktivitas pangan kita pasti merosot. Kalau tidak impor lalu bagaimana kita mencukupi kebutuhan. Sementara kita semua makan nasi. Kecuali kita ke zaman dulu makan umbi-umbian, sekarang mana orang yang bisa makan umbian-umbian, kalau ada hanya sedikit. Sementara produksi beras menurun," ujarnya.

Menurut Baidowi, kebijakan impor yang dilakukan oleh pemerintah merupakan hal biasa. Karena itu dia meminta agar Prabowo tidak terlalu berlebihan dalam mengumbar janji.

"Saya kira, jangan sampai bikin janji yang muluk-muluk. Karena nanti akan terbelenggu janjinya. Soal ekspor dan impor itu kan biasa. Seperti kita hidup sehari hari, kita kan enggak mungkin menjual, pasti kan membeli," ujarnya.

Saat berorasi di deklarasi dukungan oleh Kopassandi di GOR Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Minggu (4/11/2018), Prabowo mengaku keputusannya maju sebagai calon presiden bukan atas dasar kepentingan pribadi, melainkan untuk memperbaiki ekonomi Indonesia. Dia ingin Indonesia tidak tergantung pada impor.

"Saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki sendiri, kita tidak akan impor, kita mampu mengelola negara dan kekayaan milik kita sendiri. Kita akan swasembada pangan, energi, dan air. Kita akan tegakkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Prabowo.

Baidowi menegaskan, mengingat situasi perekonomian saat ini, merupakan hal yang tak mungkin bagi Indonesia benar-benar menggantungkan kebutuhan dari dirinya sendiri.

"Jadi menurut saya kalau misalnya tanpa impor itu sudah pasti janji palsu. Kalau masih zaman Orde Baru, apalagi tahun 1960, luas pertanian kita masih melimpah, janji itu masih bisa," kata alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Janji palsu muke lo jauh? gak mungkin Jenderal Prabowo mengeluarkan janji palsu. masalahnya saat ini memang beliau memang belum menjadi presiden aja. nanti kalau dah jadi presiden, semua janji dijamin 100% akan direalisasikan. apalagi kalau khilafah benar-benar ditegakkan di negeri ini oleh Beliau. kita semua akan kawal realisasi janji tersebut. semua janji pasti akan ditepati. camkan itu.
Halaman 1 dari 2
Setujuhhhhhh........dg janji Pak Owo.....jangan ada impor lagih.....
berkaca dari yang sebelumnya, itu hanya janji palsu emoticon-Malu
setuju,tukang ngibul yg pelopori itu
kampretoz munafikun .... emoticon-Traveller
yg jualan janji kan situ juga.
emoticon-Takut (S)

alamat ga bisa nyari duit dari olshop neeh

semua tv radio hilang


kita kembali ke jaman batu

milenial bgt
Diubah oleh g2reload
kagak bisa makan tempe mendoan lagi





















emoticon-Cool
Keduanya sama-sama jual janji.. Tapi yang satu ini jual janji yang tak masuk akal.. Jadi inget pilgub Jakarta kemarin..

emoticon-Ngakak
tidak ada satupun negara di dunia yg tidak lakukan import
jadi gini.. raja hoax

apakah uang bisa membuatmu bahagia?
Prabowo Sebut Tidak Akan Impor Jika Jadi Presiden, PPP: Janji Palsu
Orang asal ngomong di depan pendukung ya ga tahu ekonomi. Ga ada satupun negara di dunia ini yang bisa tidak mengimpor apapun dari luar.
bukan hanya janji palsu tapi seperti sandiwara hebat mendukung Jokowi secara ga langsung.....


Kalo masih ada Nasbung yang percaya berhenti import, sesungguhnya Nasbung adalah mahkluk yang Dungu.... Se Dungu-dungu nya manusia
Diubah oleh nyairara
Sama aja sih sebenarnya, cmn yg ini lebih kliatan. Dulu juga ada yg bilang stop impor beras.tapi lum kesampaian
Kan emang janji palsu. Semua janjinya cuma buat nyari suara buat pilpres nanti. Realitanya nanti pasti tetep impor jugaemoticon-Wkwkwk
Balasan post 15dreka19
dijamin jika Jenderal Prabowo menjadi presiden, khilafah akan tegak di Indonesia. kami lagi butuh lagi barang2 impor dari negeri kafir. kami akan berupaya keras mengadakan/memproduksi/membudidayakan sendiri di dalam negeri
Janji seperti anunya, hilang.. emoticon-Turut Berduka
Quote:


bodo amat
Balasan post nyairara
dibawah kepemimpinan Jenderal Prabowo, umat islam akan bangkit & Khilafah akan tegak. kalau Khilafah ditegakkan, kami nggak butuh produk2 dr negara kafir. kami akan berusaha keras untuk memproduksi/membudi-dayakan/mengadakan semua barang di dalam negeri.
Balasan post 15dreka19
emoticon-Cool
Quote:
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di