alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
"Ketamakan" Properti Indonesia Perlu Belajar Dari Kelam nya Tiongkok
3.67 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be02caeddd770a11c8b4567/quotketamakanquot-properti-indonesia-perlu-belajar-dari-kelam-nya-tiongkok

"Ketamakan" Properti Indonesia Perlu Belajar Dari Kelam nya Tiongkok

Agan-Aganwati ngerasa berat ngak sih nyari properti untuk tempat tinggal menetap?

1 day left - 22 Voters

Lihat poll
Agan-Aganwati ngerasa berat ngak sih nyari properti untuk tempat tinggal menetap?
Berad mang!
40.91%
Biasa aje, orang kaya bebas
31.82%
Ngak kepikiran ane mah. Ngopi dulu atuh
27.27%
Disclaimer:
Quote:


"Ketamakan" Properti Indonesia Perlu Belajar Dari Kelam nya Tiongkok


"Beli Sekarang Sebelum Harga Naik" seperti ini sudah biasa dan selalu menjadi template bagi setiap marketing. Sebenarnya, tanpa tulisan gimmick itu nyatanya memang harganya akan naik seiring semakin laku batch tertentu, hukum permintaan-penawaran pasar akan sendirinya efektif, menjadikan iklan ini tidak menjadi isapan jempol belaka.

Peningkatan harga tersebut menarik minat pembeli yang sekedar hanya mencari asset sebagai tambahan investasi, membuat harga semakin melambung melebihi ekspetasi semua orang, termaksud calon pembeli yang memang membeli rumah sebagai tempat tinggal.

Kejamnya hukum permintaan-penawaran bukan hanya berdampak pada lesunya minat beli, namun gagal investasi yang akan merugikan bagi pembeli yang memang niat awalnya sekedar investasi pada property.
"Ketamakan" Properti Indonesia Perlu Belajar Dari Kelam nya Tiongkok


Menurut hasil riset dan analisis yang dilakukan bersama antara portal properti Rumah123.com dan Karir.com,bahwa hanya 17% dari generasi milenial yang memiliki kemampuan untuk membeli rumah dengan nilai tiga ratus juta.


Niscaya dari ketimpangan antara ekspetasi dari permintaan-penawaran yang diharapan dengan realita, menjadikan investasi properti menjadi investasi "bodong" semakin naik harga yang ditawarkan semakin menurun minat beli, semakin lama banyak rumah kosong, semakin parah menciptakan fenomena "ghost city"


fenomena ghost city adalah akibat dari ketamakan developer properti, dimana dengan memanfaatkan ketamakan pembeli rumah yang niatnya hanya investasi alias makelar, menjanjikan nilai re-sell yang tinggi, sehingga harga pasar menjadi meroket, namun tidak memperhitungkan kemampuan masyarakat. Akhirnya, properti tidak dilirik, generasi milenial lebih memilih menyewa rumah, dan berdampak pada kerugian pada semua orang.


"Ketamakan" Properti Indonesia Perlu Belajar Dari Kelam nya Tiongkok

Tiongkok adalah salah satu negara dengan fenomena ghost city terbesar, dimana begitu banyak apartemen kosong, karena hanya sedikit yang mampu membeli dengan harga yang luar biasa tinggi. Hampir seluruh dari perumahan apartemen dikuasai oleh makelar sehingga harga dimainkan begitu tinggi dan tidak ada yang sanggup membeli.


Dan entah mengapa, banyak developer Indonesia, mulai menapak pada langkah kaki yang sama.


Diubah oleh bisabegitucom
Halaman 1 dari 2
pertamak diamanken
Di pulau jawa mungkin baru akan berlaku ratusan tahun lagi
Kan sudah ada DP 0
Kan ada mekikarta
Pohon bahagia hidup di mekikarta
Aku ingin tinggal di mekikarta
Diubah oleh Betjanda
bubble ???
Yap bgtulah orang2 serakah, beberapa perumahan menengah ke ataa ga ada penghuni padahal sold out
Di china ghost city serem. Banyak arpatement gak ada penghuninya. Jalan juga hening. Banyangin kalau malamemoticon-Takut
hantu? diindonesia banyak properti hantu, jual gambar, saat pada dp, kabur pengembangnya, impian punya rumah tinggal kenangan. hahaha.

by: www.payungpromo.com
china itu kuasai pasar properti dunia
amerika aja kalah
enakan juga jual punya ortu, ngapain juga beli emoticon-Traveller
Balasan post 5tar5.
hus~ ntar di demo lu xD
Balasan post payungpromo2012
wkwkwk, bawa aku pergi dari sini~
Balasan post dramango2773
ya, banyak dokumenter nya kalau memang di china sendiri, apartemen banyak, yang huni cuma 1-2 orang
serasa kayak dead walking, kota segede gaban. jalan sendirian xD
setan yang harus disingkirkan dari pasar properti indonesia adalah setan pajak berganda. apapun namanya.

ini penjelasannya: kau beli dan bayar pajak pembelian (penjual juga bayar pajak penjualan) tapi meskipun sudah bayar pajak, ternyata kau belum pula mendapatkan hak atas apa yang harusnya menjadi bagian kau.

untuk mendapatkan hak atas tanah / bangunan yang kau beli ternyata kau masih harus bayar extra lagi yang namanya bea perolehan hak atas tanah / bangunan (bphtb) dan itu berupa prosentase yang tidak murah / sedikit / kecil.

masalah properti sampai bubble itu wajar dan (pernah) terjadi ditiap negara yang menganut ekonomi (bukan politik) kapitalis termasuk republk rakyat cina.
Balasan post Doenanz
dalam bahasa finance, yep bubble. Segmentasi pasar yang justru membuat pasar makin antipati.
akhirnya malah ngak kesentuh.
Balasan post Doenanz
Quote:


Bukan bubble, tapi penguasaan sektor properti oleh para makelar...
Ruko sepi, rumah kosong, tapi harga naik terus gak pernah turun..bikin hukum ekonomi gak berlaku
Balasan post kingoftki
kalau pajak sih tergantung transparansi regulator daerah, karna misal untuk PBB, ada daerah yang dipermudah dan ada daerah yang malah "mempersulit diri"
Untuk hak tanah, sama. Tergantung apa ada "setan" yang main, biasanya selalu karna itu. Tanah luas yang deket ibukota pasti developer besar udah gentayangan. alhasil, mau beli pasti udah dipersulit, ambil contoh yang izin nya dicabut bawa-aku-pergi-dari-sini.

Memang fenomena bubble itu wajar, tapi itulah yang harus disingkapi pemerintah terkait kebutuhan penduduk akan hunian layak sesuai dengan UMR
Balasan post bisabegitucom
bahasamu cukup 'bersayap' h h h
Balasan post kingoftki
memang, agak bau politis, harus diakui.
tapi berharap kedepannya ada perumahan proyek negara yang lebih rapi dalam pemilihan siapa yang lebih berhak.
karna saia juga lagi nyari properti tempat tinggal, tapi asli harganya... my god kapan bisa beli ya emoticon-Frown
Biar tau rasa emoticon-Mad

Kedepan sistem joint akan naik, tinggal tunggu startup yg berani bikin konsep bikin rumah tingkat dengan kerjasama dengan pemilik tanah atau bangunan kosong
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di