alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5be016a2c1d770ab618b4581/equity

Equity

Masih di thread "Revenge by Order" 

Cerita ini berdasar dari sudut pandang brandon.

Tetap untuk inti cerita di thread ☝️
ini linknya"Revenge by order"

EQUITY (Keadilan)

Equity


Intro


Erfurt, jerman

Hari di bulan Desember


Tidak lama lagi adik laki-lakiku akan segera menikah dengan gadis manis berambut pirang, kimberly namanya. 


Sebenarnya ada rasa bahagia dan kecewa saat adikku meminta persetujuan untuk melangkahiku. Bahagia karena dia tidak akan uring uringan lagi di rumah, bahagia karena kini adiku sudah bisa mengambil sebuah keputusan besar dalam hidupnya. Dan kecewa karena aku masih saja dalam kesendirianku, iri rasanya melihat romantisme yang kim dan adikku buat.


Tapi sudahlah, aku masih akan tetap fokus dalam karirku menjadi seorang penegak keadilan, sesuatu yang dapat aku banggakan di depan kedua orang tuaku. 


Hari ini, ada sebuah panggilan tugas dari kantor pusat untuk mengawal rombongan bis marinir angkatan laut untuk sebuah pertemuan di Hamburg. Aku di tunjuk sebagai pemimpin pengawalan ini, dan tugasku mengantar rombongan ini berangkat dan kembali ke erfurt dengan selamat. Aku berada di mobil polisi paling depan dengan persenjataan lengkap dan di belakangku berjejer puluhan kendaraan bis dan mobil polisi lainnya yang berjalan beriringan sedang melalui jalan tol menuju hamburg.


Di dalam mobil, suara dari radio polisi yang sangat khas ramai dengan pembicaraan dari yang melaporkan tugas sampai memanggil bantuan. Ada 1 laporan masuk mengenai kejadian penembakan di kompleks perumahan A. 

Quote:



Rasa cemasku bertambah tatkala rumah mewah yang disebutkannya dan terdapat korban tewas satu keluarga. Aku mencoba untuk menenangkan diri, karena kini aku sedang dalam tugasku mengantarkan rombongan ini dengan selamat. 


Sesampainya di hamburg aku mencoba mengubungi bunda, sayangnya bunda tidak bisa dihubungi. Setelah beberapa kali ku coba akhirnya bunda mengangkat panggilanku. 

Quote:


Ingin sekali rasanya aku kembali ke erfurt untuk membantu keluarga kim. Tapi itu tidak bisa aku lakukan, aku sedang dalam tugas apalagi aku sekarang adalah penanggungjawanbnya. Lemas rasanya mengetahui hal ini. 


2 hari berikutnya barulah aku dapat kembali ke erfurt setelah mengantar pulang rombongan marinir, semuanya sudah selesai. Kim beserta keluarganya telah di kebumikan, rumah kim kini di pasangi pita police line melingari rumahnya. Akhirnya aku memutuskan kembali kerumah. 


Sesampainya dirumah aku hanya melihat bunda di ruang tamu, sedang menelpon sandra. 

Quote:


Aku segera ke atas menuju kamarnya, yang kudapati dikamarnya seperti ruangan kosong tanpa ada tanda kehidupan, dia hanya berbaring dikasur dan menghidup matikan tivi. Rasanya bukan waktu yang pas untuk menghiburnya, dia sangat depresi saat ini. 


Aku hanya berganti pakaian ke kamar dan lekas pamit kepada bunda untuk ke markas pusat. Aku benar benar akan mencari siapa pembunuh biadab ini, jika ketemu akan kupukuli dia sampai tengkoraknya hancur.


Di markas pusat, aku ditugaskan untuk mencari di daerah Dresden dengan 4 buah gambar wajah tersangka, Bersama dengan seorang rekanku dan sebuah mobil patroli polisi. 

Quote:


Kekuatan keempat polisi ini tidak tanggung tanggung, sesentipun aku tidak dapat mendekati pintu ruangan.
Akhinya aku menyerah, walaupun masih dengan emosiku yang membara, aku keluar dari gedung reserse untuk kembali ke markas dan mandi disana, untuk meredakan kepalaku yang panas dan berganti pakaian biasa.

Kuputuskan berjalan kaki untuk menyusuri lorong lorong kota erfurt, mencari angin sejuk pikirku, Anehnya masih saja tanganku gemetaran.
Di sebuah lorong aku dihadang oleh 3 orang pemuda tanggung bergaya punk yang menyodorkanku sebuah pisau. 

Quote:


Pemuda ini mengayunkan pukulan, yang tentu saja dapat dengan mudah kuhindari, aku memutar pergelangan tangan pemuda yang memegang pisau sampai pisaunya terjatuh kuberi bogem mentah di rahang pemuda ini, pukulan telak membuatnya roboh seketika. 


Dari belakang pemuda punk 3 memukul kepalaku dengan stik baseball, pusing rasanya

Quote:



Langsung kuhantam hidungnya dengan kekuatan penuh, pemuda tadi langsung tersungkur ke belakang. Sisa 1 tanpa basa basi langsung kudaratkan juga bogem mentah ke hidungnya. Emosiku masih membara, ku pojokan pemuda tadi ke di dinding dan memukuli wajahnya sampai keluar banyak darah dari hidung dan pelipis matanya sampai sampai terciprat ke lengan jaketku. Dan menggilir ketiga pemuda tadi untuk kupukuli.


Lumayan ketiga pemuda ini dapat sedikit mengurangi emosiku. Kuambil dompet dan mengeluarkan beberapa lembar uang, segera kulemparkan uang tadi ketanah. 

Quote:


Aku memang sengaja menyusuri lorong lorong disini untuk mencari brandalan untuk kupukuli. Tenang mereka tidak tau siapa aku, akhirnya aku kembali ke markas untuk mengambil mobil dan segera pulang. 

Quote:


Spoiler for peta panduan:


Spoiler for index cerita:


Quote:
Diubah oleh alexamini

Tokoh dalam alur cerita ini

Mulustrasi

Spoiler for brandon:


Spoiler for Sandra:


Spoiler for Ayah:


Spoiler for Bunda:


Spoiler for :
Diubah oleh alexamini
Yang dimaksud radio itu walkie talkie ya gan ? Karena ada interaksi lebih dari satu orang emoticon-Big Grin
Quote:


Bukan bukan, ini benar benar radio yang terpasang di tiap mobil polisi. Yang frekuensinya sudah di atur. Hihihi
Diubah oleh alexamini


Quote:



Bentuknya kotak kayak radio mobil tapi ada kayak gagang telponnya khan ?
Quote:


Equity

Kaya gini lah bentuknya
Diubah oleh alexamini
Quote:


Ngomong ngomong ini okarin yang naik kuda bukan?


Quote:



Itu juga termasuk Walkie Talkie juga gan


Quote:



Bukan gan Okarin lebih suka naik LS pinjaman emoticon-Big Grin

Quote:

Sama ya, ane kira HT itu cuma yang di genggam aja. Thanks ni infonya

Quote:

Lexus LS 500, wah keren ya okarin yang ini, Ikut naik dong.

Btw ini thread pandangan dari orang ke 2, bukan thread aslinya. jadi cuma sampingan. Tapi tenang aja ini juga bakalan ane ramein ko
Lexus pinjaman gan hehehe
Quote:


Kalo pinjaman berarti wajib dibalikin, sini balikin. Hihihi
Diubah oleh alexamini

Reka Adegan

Quote:


Quote:


Aku memberitahukan semuanya kepada dia, seperti yang sudah dia tulis dia thread sebelah. Tapi yang kudapat responnya tidak membahagiakan, biarlah aku sudah letih sekali, ingin berhibernasi rasanya. Jadi aku ke kamar untuk tidur 

Aku benar benar berhibernasi di kamar, Sudah 1,5 hari aku tertidur, bangun-bangun keesokan harinya saat jam makan malam, aku yang lapar segera turun ke bawah dan makan bersama ayah dan ibuku. 


Quote:



Aku bergegas ke kamar untuk berganti seragam polisi, entahlah kesal rasanya mendengar ayah dan bunda membicarakan dia sementara aku malah dimarahi ayah. 


Baru saja aku ingin memakai sepatuku ayah berbicara

Quote:



Aku segera keluar dari rumah dan menuju markas. 


Seharusnya ayah mengerti posisiku saat ini, bukan hanya dia yang marah dengan para pelaku ini aku pun sama, 3 pemuda itu juga cuma seorang penjahat. Kenapa pula aku yang dihukum. Semakin saja aku di buatnya marah.


Ayah sebenarnya orang yang baik. Buktinya saja dia memberiku sebuah mobil range rover, adikku dibelikannya subaru brz, dan sandra mini cooper. Tak jarang ayah juga sering memberikan kami kejutan yang tidak kami duga duga. Walaupun kadang kalau dia marah kepada kami, dia akan memberikan hukuman.


Aku yang sedang di dalam mobilku, mulai dipenuhi rasa amarah kepada ayah, semakin tak terkontrol akhirnya aku menepikan mobilku di pinggir jalan, aku menundukan kepalaku distir mobil, 5 menit sudah aku melakukannya semoga saja dengan ini emosiku bisa teredam, sesampainya di markas pun komandan memberikanku tugas untuk memimpin jalannya reka adegan. Aku hanya bisa pasrah menerimanya.


Yang kupikirkan hanyalah adiku ini pasti akan menuntut balas


Hari H 

Reka adegan nanti siang akan dilaksanakan di rumah kim, aku tidak ingin ada sebuah insiden saat aku melakukan tanggung jawabku, aku ingin memastikan bahwa adikku ini tidak akan menuntut balas. jadi aku meminta divisi teknologi dan komunikasi mengecek lokasi adikku dari nomor telponnya, sukurlah lokasi terakhirnya ada di Rothenburg, jadi dia benar benar pergi kesana. 


Tak lupa aku pun menelpon bunda untuk meminta doanya. 

Quote:



Dari markas aku sudah mengkomandoi untuk sertiap unit mengamankan kawasan ini hingga 300m dari lokasi. Untuk mencegah amuk warga, dan hal tak terduga lainnya. 


Keempat pelaku digiring masuk kedalam mobil, dengan menggunakan penutup wajah. 

Quote:



Amaraku memuncak melihat para pelaku ini, sebisa mungin untuk kuredam.


11.00

Kami tiba di lokasi kejadian, semuanya bersiap. Tiap unit turun dan melakukan penjagaan ketat di daerah sekitar, pemeran pengganti korban juga sudah siap, Photographer kami mulai melakukan pemanasan. tersangka turun dan mulai menunjukan bagaimana kronologisnya, aku tak sanggup untuk melihatnya. Tiba tiba tersangka jatuh satu persatu diikuti suara angin berkecepatan tinggi. Pertama 2 orang jatuh dengan berlumuran darah, kami masih terhentak ddngan kejadian barusan. 1orang lagi tumbang, kejadiannya terjadi sangat cepat. beberapa polisi lain dengan siggap momblokade tersangka terakhir. Mereka semua tertermbak pas di kepala. Aku mengkomandoi seluruh polisi yang bersiaga dengan ht ditanganku untuk mencari sumber tembakan. 

Quote:


Unit siaga mulai menyalakan sirine dan srobe di masing-masing mobil mereka, dan mulai mencari penembak misterius ini. Aku juga memanggil ambulance untuk datang ke lokasi guna mengamankan jasad para tersangka. 

😦 


Aku tak bisa berbuat apa-apa, kini hanya kebuntuan yang ada dipikiranku ketika tanggung jawab yang kupikul hancur sudah. 


Kuputuskan untuk seluruh unit segera kembali ke markas dan menunggu keputusan sdlanjutnya. Sebagai penanggung jawab pastinya aku akan diberikan hukuman berat. 

Yups benar saja, aku di mutasi ke daerah rostock dari erfurt sebagai hukumanku. 


Sebenarnya ketika mendengar keputusan itu ayah sempat protes dengan di mutasinya aku, aku menghentikan ayahku yang sedang melakukan protes di markas pusat, aku sadar ini adalah murni kesalahanku karna tidak mengecek terlebih dahulu seluruh area lokasi kejadian. Aku akan menerimanya

Quote:
Diubah oleh alexamini
mejeng pedone emoticon-Big Grin
Quote:


Hahaha siap.
Ane juga ga akan komen dulu deh biar pada dapet pejwan
Diubah oleh alexamini


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di