alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga Tomat dan Sayur Terjun Bebas, Pedagang Pusing
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdfcb32dad7702f438b456f/harga-tomat-dan-sayur-terjun-bebas-pedagang-pusing

Harga Tomat dan Sayur Terjun Bebas, Pedagang Pusing

Harga Tomat dan Sayur Terjun Bebas, Pedagang Pusing

jpnn.com, LUMAJANG - Harga tomat dan lombok di Pasar Lumajang, Jatim anjlok sejak sepekan terakhir. Bahkan harga tomat mencapai Rp 400 per kilo gramnya.

Sejumlah kios sayur mayur di Pasar Induk Kota Lumajang sepi pembeli. Sayuran milik pedagang masih banyak belum laku.

Awalnya, harga tomat Rp 8 ribu per kilogram. Kini hanya Rp 400 per kilogram. Harga lombok kecil merah biasanya Rp 100 ribu per kilogram, kini hanya Rp 22 ribu per kilogram.

Harga bawang merah, biasanya Rp 30 ribu per kilogram, kini hanya tembus Rp 13 ribu per kilogram.

Harga bawang putih, awalnya Rp 22 ribu per kilogramnya, kini hanya Rp 17 ribu.

"Hampir semua sayur mayur harganya turun. Diduga pasokan sayur mayur ini melimpah, sehingga penawaran melebih permintaan," ujar Yati, seorang pedagang pasar.

Berbanding terbalik dengan harga sayur, harga palawija justru cendrung naik. Rata-rata kenaikannya 100 persen.

Harga kencur awalnya Rp 30 ribu per kilogram kini tembus Rp 90 ribu per kilogram. Harga jahe bisanya Rp 13 ribu per kilogram, kini tembus Rp 35 ribu per kilogram.

Diubah oleh kaskus.infoforum
Halaman 1 dari 2
Quote:
katanya harga2 naek..... 100 rebu ga dapet apa2




skrg turun salah kowi juga???
ini kok ndak ada yang belain petani ama pedagang karna merugi



giliran harga naek pada protes, sampai buat bahan kampanye













emoticon-Cool
hoax itu

wan bango baru ke pasar harga tomat dll naik terusemoticon-Malu
loh katanya semua serba mahal(uno) , serba susah hidup di jaman ini (zonk) ... emoticon-Thinking
Diubah oleh firaga
Naik salah kokowi. Turun tetap kokowi hrs salah wkwkwkwk

Kokowi memang bukan yg terbaik tp selama lawannya kuda goblog dan pengusaha hitam sy tetap dukung kokowi 2 periode.
meroket fusing mwnerjun fusing mau nya apa
Quote:



apapun pokoknya salah kowi emoticon-Bingung
"Hampir semua sayur mayur harganya turun. Diduga pasokan sayur mayur ini melimpah, sehingga penawaran melebih permintaan," ujar Yati, seorang pedagang pasar.



Kebanyakan nawar ternyata,makannya jadi pembeli jangan pelit harga 8 ribu ditawar jadi 400emoticon-Bettyemoticon-Ngakak
Diubah oleh dempok
Pusing ya, naik salah turun juga salah emoticon-Blue Guy Smile (S)

Kayaknya harga sembako harus dibikin fix aja 1 harga kayak program bbm 1 harga emoticon-Hammer (S)



































emoticon-Ngacir
jadi nie yg bener harga naik apa harga turun ?
emang harga sayuran lagi turun, gw beli cabe aja bisa dpt banyak padahal beli goceng. yang mahal skrg kencur, pedagang kalo ga minimal beli goceng ga mau ngejual, akhirnya gw beli ceban. gpp lah terkompensasi sm harga yang lain
masalahnya disini terbiasa jual sayur apa adanya.
jd klo panen raya harga langsung jatuh.
padahal klo diolah bisa dpt nilai tambah.
tomat bisa dijadiin torakur
sayur klo sawi bisa dijadiin kimchi atau asinan yg bisa bertahan lbh lama.
cabe murah bisa dikeringin.
alhamdulillah harga kebutuhan pokok terjangkau. terima kasih kowi emoticon-Jempol
mumpung ane lg mo beli sayur nih..
Balasan post masmomon
Quote:


setubuh
musti ada semacam gudang penyimpanan yg guede banget dan bisa mempertahankan kualitas sayur, buah smpe masa panen lewat.
Bukan hanya pedagang yang pusing, petani juga.. Yang jelas konsumen akan senang, harga sangat murah.. Semuanya tergantung "Supply and Demand"..

emoticon-Angkat Beer
cek dulu harga2 dboyolali.... kbeli ama warga kgak?
Balasan post mansion_999
Quote:


wan bango otaknya ketutup petai gan, jadi susah berpikir emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
harusnya kita bersyukur karena harga murah

emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di