alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ini Penjelasan Koster Soal Balian yang Viral di Medsos, Ternyata...
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bdf7daa947868a9148b4568/ini-penjelasan-koster-soal-balian-yang-viral-di-medsos-ternyata

Ini Penjelasan Koster Soal Balian yang Viral di Medsos, Ternyata...

Ini Penjelasan Koster Soal Balian yang Viral di Medsos, Ternyata...
DENPASAR - Beberapa hari belakangan ini viral di media sosial soal pernyataan Gubernur Bali I Wayan Koster terkait status balian dan tukang pijat yang bakal mendapat layanan spesial di rumah sakit.

Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Gubernur Bali, Jumat (2/11) petang, Gubernur Koster menyatakan,

"balian" yang dimaksudkannya adalah mereka yang telah mendapatkan legalitas resmi sebagai standar profesi untuk para pengobat tradisional Bali.

"Balian" ini nantinya bakal diproyeksikan mendukung program pelestarian dan pemberdayaan warisan leluhur Usadha ke dalam program kesehatan tradisional yang menjadi visi misi Pemprov Bali awal tahun 2019.

"Balian yang saya maksudkan itu bukan balian yang ada di masyarakat saat ini," katanya. Lanjut dia, balian yang dimaksudkannya adalah orang yang punya kompetensi

dalam pengobatan tradisional, obat-obatan herbal yang mendukung program pengembangan kesehatan tradisional 2019.

"Nantinya para balian ini mendapatkan upah layak sebagai pengobat tradisional Usadha, terstandar dan tercatat dengan surat tanda register oleh kementrian kesehatan," tambahnya.

Dengan begitu keberadaan balian dalam program ini juga sebagai bagian dari potensi perokonomian masyarakat Bali.

Di mana Bali dipercaya memiliki banyak potensi  yang bisa digali, untuk menjadikan Bali sebagai pusat obat tradisional dan obat-obatan herbal.

(rb/mar/mus/JPR)

https://radarbali.jawapos.com/read/2...dsos-ternyata.

Gw kira balian yg suka ngusir setan, jd kesurupan pun ditanggung BPJS emoticon-Ngakak (S)
Kalo pengobatan tradisional sih bagus, asal sama yg bener2 ahli. Tapi kasian praktisinya, sekolah tinggi2, kalo lulus gelarnya 'dukun' hahaha emoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 3
sip lah.. di Jerman udah jalan.. China udah dr dulu
Quote:


Di arab udah belum gan?
Quote:
Obat2 herbal itu dalam medis benernya udah ada ..mereka termasuk "complementary medicine"

Dan dri kalangan dokter sendiripun udh ada ahli-ahli bersertifikat resmi dalam hal pengobatan herbal

Obat-obat herbal disini adalah yg udah di akui melalui proses penelitian ilmiah
Quote:


yg laris cuman tongkat Arab.. emoticon-Leh Uga
di menlen pengobatan "timur" termasuk akupuntur sudah masuk rumah sakit koq emoticon-Embarrassment
Tukang pijat maksudnya disertifikasi fisioterapis?
enak juga pas pegel pegel ada tukang pijit


Quote:



Tongkat ali ye gan?

Ampuh tuh

Dulu pernah diminta masangin sama TTM, tapi karena kurang pas, musti bolak balik "masang"

Lama2 ane kasi "tongkat ane", baru deh pas
Balasan post bukan_hp_nokia
Quote:


apalagi kalau thera nya cewek dan bisa plus emoticon-Malu
Quote:


Pasak bumi disebut tongkat Arab, padahal dr Asia Tenggara

Ayam petelur dari Belgia, disebut juga ayam arab, karena pejantannya nafsuan

Apapun asal ditambahi embel2 'arab' laku di sini

emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Obat2an herbal masih dipandang sebelah mata. Setau ane jurusan yg khusus mendalami obat herbal cuma ada di UNS (agrofarmaka). Itupun cuma D3

Padahal kita dijajah ratusan taun ya karena rempah2 ajaib ini
hmmmm
sugestinya masih tinggi disana
org2 tua di Bali lebih percaya sama Balian, mungkin sugesti sih, tp tetep kita hormati, karena di Bali masih menjunjung tinggi ada istiadat nenek moyang emoticon-Peluk
Balasan post stealth.mode
Quote:


boleh juga nih diterapin ke warung jajanan ane

Quote:


betul, hanya di level diploma di fakultas pertanian

tapi kalo Kemristekdikti bolehin Jurusan Peternakan lepas dari Fakultas Pertanian dan jadi fakultas sendiri, Agrofarmaka bakal dikembangin jadi Sarjana dan Magisternya kok bray

Gitu kata profesor ane di UNS
kalo di pengobatan tradisional menurut gw yg berperan penting itu adalah sugesti positif dari otak si pasien, karena mikirnya 'kalau pakai pengobatan ini pasti saya sembuh' beda dengan ke dokter yang sugestinya (kebanyakan) negatif, seperti takut dioperasi, takut hasil diagnosis, dll... CMIIW.. emoticon-Big Grin
Pengobatan tradisional itu masih favorit kalo penyakitnya patah tulang....

Walaupun sembuh mungkin ngak 100% tp bisa mendekati 95%.....

Saya aja masih lebih percaya pengobatan tradisional klo utk patah tulang dibanding kedokter. Klo kedokter biasanya langsng pasang pen atau plat....

Tetapi banyak instansi pemerintah atau swasta yg belum mengijinkan persetujuan cuti sakit pegawainya yg melakukan pengobatan di tempat tradisional.....

Saya sangat mengapresiasi pak gubernur krn saya pernah menjadi korban patah/retak tulang....

Silakan ditanyakan kpd korban2 yg pernah kena mereka lebih percaya yg mana dan hasilnya mana yg lebih memuaskan...
tukang pengobatan tradisional kalau sakit larinya ke pengobatan modern?
Quote:


disana obatnya kan cuma madu dan korma....
Quote:


Banyak2in baca penelitian gan, hehe. Kehebatan rempah2 kita bukan sekedar mitos. Belanda saja mengarungi ribuan kilometer biar dapet rempah2 Indonesia, ente kok malah meremehkan. Ini salah satu contohnya, jahe merah vs sel kanker
Ini Penjelasan Koster Soal Balian yang Viral di Medsos, Ternyata...
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di